Vaksin Covid-19 Novavax Diklaim 100 Persen Efektif Cegah Keparahan Akibat Corona

Bimo Aria Fundrika | Suara.com

Selasa, 15 Juni 2021 | 07:10 WIB
Vaksin Covid-19 Novavax Diklaim 100 Persen Efektif Cegah Keparahan Akibat Corona
Vaksin Covid-19 Novavax. [Justin Tallis/AFP]

Suara.com - Vaksin Covid-19 Novavax baru-baru ini diklaim 100 persen efektif untuk keparahan akibat virus corona. Vaksin Covid-19 itu juga disebut memiliki efikasi atau kemanjuran 90,4 persen

Hasil yang menggembirakan berasal dari uji coba fase tiga perusahaan Amerika untuk vaksin mereka. Dilansir dari Metro UK, uji coba itu melibatkan 29.960 orang dewasa di 113 lokasi di AS dan enam lokasi di Meksiko.

Dari mereka yang menerima vaksin dalam uji coba, hanya 14 kasus virus corona yang terdeteksi. Novavax mengatakan bahwa semua kasus mengakibatkan penyakit ringan.

Novavax menambahkan bahwa ada 10 kasus sedang dan empat kasus parah pada kelompok plasebo, menunjukkan kemanjuran vaksin 100 persen terhadap penyakit sedang atau berat.

Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)
Ilustrasi vaksin COVID-19 (pixabay)

Sebagian besar kasus positif terjadi pada orang yang 'berisiko tinggi', seperti mereka yang berusia di atas 65 tahun. Namun, vaksin tersebut masih 91 persen efektif bila diberikan kepada kelompok berisiko tinggi menurut Novavax.

Uji coba fase tiga untuk vaksin Covid-19 mereka dimulai pada bulan Desember dan melibatkan beberapa peserta yang diberi plasebo sementara yang lain diberikan dua dosis vaksin Novavax dengan jarak 21 hari.

Perusahaan itu mengatakan vaksin itu 'umumnya dapat ditoleransi dengan baik' dan efek samping yang umum termasuk rasa sakit di tempat suntikan, yang berlangsung kurang dari tiga hari, serta kelelahan, sakit kepala, dan nyeri otot.

Novavax mengatakan pihaknya berencana untuk mengajukan otorisasi penggunaan darurat di AS untuk vaksinnya pada musim gugur. Merea juga mengatakan akan memproduksi sekitar 100 juta dosis per bulan pada akhir tahun.

Jika disetujui oleh regulator AS, jab Novavax akan menjadi vaksin Covid keempat yang mendapatkan persetujuan untuk penggunaan publik, mengikuti jejak tembakan Pfizer, Moderna, dan Johnson & Johnson yang sudah banyak digunakan.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), pejabat kesehatan AS telah memberikan satu dosis vaksin Covid kepada 53% dari total populasi dan dari mereka telah memvaksinasi penuh 43,4% orang Amerika.

Secara total, sejak Januari, 309 juta dosis telah diberikan di seluruh Amerika Serikat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Jokowi Minta 7,5 Juta Warga DKI Divaksin Akhir Agustus, Anies Menyanggupi

Presiden Jokowi Minta 7,5 Juta Warga DKI Divaksin Akhir Agustus, Anies Menyanggupi

News | Senin, 14 Juni 2021 | 19:58 WIB

Malaysia Targetkan Herd Immunity Agustus 2021, Indonesia Kapan?

Malaysia Targetkan Herd Immunity Agustus 2021, Indonesia Kapan?

Health | Senin, 14 Juni 2021 | 17:35 WIB

Vaksinasi Covid-19 bagi Penyandang Disabilitas

Vaksinasi Covid-19 bagi Penyandang Disabilitas

Foto | Senin, 14 Juni 2021 | 13:31 WIB

Terkini

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB