Tak Asal Gigit, Nyamuk Juga Pilih Mangsa

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 23 Juni 2021 | 11:55 WIB
Tak Asal Gigit, Nyamuk Juga Pilih Mangsa
Ilustrasi digigit nyamuk. (Shutterstock)

Suara.com - Semua orang tentu pernah merasakan digigit nyamuk. Gigitan itu biasanya meninggalkan bekas bentol atau kemerahan yang gatal. Banyak hal pun dilakukan untuk menghindarinya, mulai dari mengoleskan lotion anti-nyamuk ke kulit hingga memasang obat nyamuk.

Namun tahukah Anda? ada beberapa faktor yang membuat nyamuk tertarik menggigit seseorang dibanding yang lain.

Dirangkum dari Very Well Health, berikut beberapa di antaranya.

1. Pakaian

Nyamuk ternyata sangat visual, sebab cara pertama mereka mencari manusia adalah melalui penglihatan. Memakai warna gelap seperti hijau, hitam, dan merah membuat Anda lebih mudah dikenali nyamuk.

2. Golongan darah

Beberapa golongan darah mungkin lebih diinginkan nyamuk daripada yang lain. Penelitian telah menemukan, faktanya, bahwa orang dengan golongan darah O ternyata hampir dua kali lebih menarik bagi nyamuk daripada mereka yang bergolongan darah A maupun B.

Ilustrasi nyamuk sedang mengisap darah manusia (Shutterstock).
Ilustrasi nyamuk sedang mengisap darah manusia (Shutterstock).

3. Panas dan keringat

Nyamuk dapat mengendus korban melalui asam laktat, amonia, dan senyawa lain yang dikeluarkan melalui keringat. Olahraga berat meningkatkan penumpukan asam laktat dan panas dalam tubuh Anda, sementara faktor genetik memengaruhi jumlah zat lain yang dilepaskan secara alami oleh setiap orang, sehingga nyamuk lebih mudah menemukan beberapa orang daripada yang lain.

4. Kulit

Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa jenis dan jumlah bakteri pada kulit seseorang dapat berperan dalam membawa nyamuk juga. Bagi nyamuk, yang lezat memiliki lebih dari mikroba tertentu pada kulit mereka daripada yang tidak menarik.

5. Karbon dioksida

Nyamuk dapat merasakan karbon dioksida dari jarak yang cukup jauh, dan mereka dapat melihat manusia dari jarak 5-15 meter. Semakin banyak napas yang dihembuskan, semakin menarik bagi mereka. Dan karena manusia menghembuskan karbon dioksida melalui hidung dan mulut, tak heran nyamuk suka mendengung di sekitar telinga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Benarkah Ribuan Nyamuk Yang Disuntik Viagra Lepas dari Lab Wuhan?

CEK FAKTA: Benarkah Ribuan Nyamuk Yang Disuntik Viagra Lepas dari Lab Wuhan?

News | Selasa, 22 Juni 2021 | 19:22 WIB

5 Cara Atasi Gatal Bekas Gigitan Nyamuk

5 Cara Atasi Gatal Bekas Gigitan Nyamuk

Health | Selasa, 22 Juni 2021 | 18:37 WIB

Dibilang Mirip Lee Kwang Soo Running Man, Cowok Ini Ikutan Joget Nyamuk

Dibilang Mirip Lee Kwang Soo Running Man, Cowok Ini Ikutan Joget Nyamuk

Lifestyle | Selasa, 22 Juni 2021 | 14:20 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB