Simak, Ini Tips Meningkatkan Asupan Vitamin D saat Isolasi Mandiri di Rumah

Yasinta Rahmawati

Kamis, 08 Juli 2021 | 10:40 WIB
Simak, Ini Tips Meningkatkan Asupan Vitamin D saat Isolasi Mandiri di Rumah
Ilustrasi membuka jendela. (shutterstock)

Suara.com - Baik sedang positif dengan gejala ringan maupun baru saja kontak dengan pasien Covid-19, seseorang diwajibkan untuk menjalani isolasi mandiri dulu di rumah.

Tapi isolasi mandiri membuat banyak orang hanya bisa berdiam dalam ruangan, membuatnya kurang terpapar sinar sinar matahari yang memberi vitamin D.

Padahal, vitamin D memainkan peran yang sangat penting dalam tubuh kita dan membantu tubuh untuk tetap terlindungi dari masalah kesehatan yang serius, tak cuma Covid-19.

Vitamin D berperan penting dalam tubuh kita dengan menjauhkan seseorang dari masalah kesehatan seperti penyakit jantung, hipertensi, diabetes, infeksi bakteri, gangguan kekebalan, penuaan cepat, beberapa jenis kanker, dan multiple sclerosis.

Dilansir dari Everyday Health, berikut cara mendapatkan vitamin D saat pandemi:

1. Duduk dekat jendela

Pastikan ruangan memiliki ventilasi yang baik dan mendapatkan sinar matahari. Jadi biarkan jendela terbuka di pagi sampai siang hari, karena sebagian jendela menghalangi sinar matahari yang mendorong produksi vitamin D.

Cahaya natural dari jendela besar. (Foto: Q-House)
Cahaya natural dari jendela besar. (Foto: Q-House)

2. Makan lebih banyak ikan

Supaya tidak melulu ayam dan daging merah, coba fokus konsumsi ikan yang tinggi vitamin D seperti salmon (3 ons memiliki 447 IU), tuna (3 ons memiliki 154 IU, dan sarden (2 fillet 46 IU). Tapi jika tidak ada ikan di atas boleh lho makan ikan yang lain, sebab pada dasarnya ikan penuh gizi yang membantu daya tahan tubuh.

baca juga

3. Sertakan makanan yang diperkaya vitamin D

Saat isolasi mandiri Anda bisa makan lebih banyak makanan yang diperkaya vitamin D. Seperti telur, sereal yang diperkaya vitamin D, cokelat hitam, bawang putih, jeruk, yogurt hingga jamur.

4. Konsumsi suplemen vitamin D

Jika Anda sedang kekurangan vitamin D, suplemen vitamin D bisa menjadi tambahan. Anda dapat mengonsumsi suplemen Vitamin D yang tersedia di apotek, namun disarankan untuk berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi suplemen medis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Guru Besar Paru Beberkan Bagaimana India Atasi Krisis Oksigen di Saat Covid-19 Naik Tajam

Guru Besar Paru Beberkan Bagaimana India Atasi Krisis Oksigen di Saat Covid-19 Naik Tajam

News | Kamis, 08 Juli 2021 | 10:38 WIB

Warga Balikpapan Tak Perlu Panik, IGD RSUD Beriman Tutup 2 Hari, Besok Sudah Buka Lagi

Warga Balikpapan Tak Perlu Panik, IGD RSUD Beriman Tutup 2 Hari, Besok Sudah Buka Lagi

Kaltim | Kamis, 08 Juli 2021 | 10:35 WIB

Semua Orang Susah Urus COVID-19, AHY Malah Tanya: Mampukah Indonesia Selamatkan Rakyat?

Semua Orang Susah Urus COVID-19, AHY Malah Tanya: Mampukah Indonesia Selamatkan Rakyat?

Kalbar | Kamis, 08 Juli 2021 | 10:28 WIB

Terkini

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

×