Berapa Lama Antibodi Covid-19 Bertahan? Studi Ini Ungkap Faktanya

Bimo Aria Fundrika Suara.Com
Rabu, 21 Juli 2021 | 15:10 WIB
Berapa Lama Antibodi Covid-19 Bertahan? Studi Ini Ungkap Faktanya
Tes Antibodi Covid-19. [Shutterstock]

Suara.com - Orang yang terinfeksi Covid-19 dipercaya memiliki antibodi yang melindunginya agar terhindari tertular di kemudian hari. Tapi, antibodi yang ada ternyata tidak selamanya alias tidak seumur hidup.

Ada rentang waktu tertentu antibodi Covid-19 bertahan. Lantas, berapa lama antibodi Covid-19 alami bertahan?

Para peneliti dari Universitas Padua di Italia dan Imperial College London di Inggris menguji lebih dari 85 persen dari 3.000 penduduk Vo', Italia, pada Februari dan Maret tahun lalu untuk infeksi SARS-CoV-2, virus yang menyebabkan COVID. -19.

Mereka kemudian mengujinya lagi pada Mei dan November 2020 untuk antibodi terhadap virus.

Studi yang diterbitkan dalam jurnal Nature Communications, menemukan bahwa 98,8 persen orang yang terinfeksi pada Februari dan Maret menunjukkan tingkat antibodi yang terdeteksi pada November.

Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona. (Pixabay)

Hasil penelitian juga menunjukkan bahwa tidak ada perbedaan antara orang yang mengalami gejala COVID-19 dan yang tidak memiliki gejala.

“Kami tidak menemukan bukti bahwa tingkat antibodi antara infeksi bergejala dan tanpa gejala berbeda secara signifikan, menunjukkan bahwa kekuatan respon imun tidak tergantung pada gejala dan tingkat keparahan infeksi,” kata penulis utama studi Ilaria Dorigatti, dari Imperial College.

“Namun, penelitian kami menunjukkan bahwa tingkat antibodi bervariasi, terkadang sangat mencolok, tergantung pada tes yang digunakan,” kata Dorigatti.

Tingkat antibodi dilacak menggunakan tiga 'pengujian' - tes yang mendeteksi berbagai jenis antibodi yang merespons bagian virus yang berbeda.

Baca Juga: Dariapada Nganggur, Bandara Kertajati Diusulkan Disulap Jadi RS COVID-19

Hasilnya menunjukkan bahwa sementara semua jenis antibodi menunjukkan beberapa penurunan antara Mei dan November, tingkat peluruhan berbeda tergantung pada pengujian.

Tim juga menemukan kasus tingkat antibodi meningkat pada beberapa orang, menunjukkan potensi infeksi ulang virus, memberikan dorongan pada sistem kekebalan tubuh.

Temuan menunjukkan bahwa kehati-hatian diperlukan ketika membandingkan perkiraan tingkat infeksi pada populasi yang diperoleh di berbagai belahan dunia dengan tes yang berbeda dan pada waktu yang berbeda.

“Pengujian Mei menunjukkan bahwa 3,5 persen populasi Vo telah terpapar virus, meskipun tidak semua subjek ini menyadari paparan mereka mengingat sebagian besar infeksi tanpa gejala,” kata Profesor Enrico Lavezzo, dari Universitas. dari Padua.

“Namun, pada tindak lanjut, yang dilakukan kira-kira sembilan bulan setelah wabah, kami menemukan bahwa antibodi kurang berlimpah, jadi kami perlu terus memantau persistensi antibodi untuk rentang waktu yang lebih lama,” kata Lavezzo.

Para peneliti juga menganalisis status infeksi anggota rumah tangga, untuk memperkirakan seberapa besar kemungkinan anggota yang terinfeksi menularkan infeksi di dalam rumah tangga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI