Jangan Diagnosis Diri Sendiri, Ini 3 Kriteria Pasien Covid-19

Rabu, 21 Juli 2021 | 17:48 WIB
Jangan Diagnosis Diri Sendiri, Ini 3 Kriteria Pasien Covid-19
Ilustrasi Pasien Covid-19. (Pexels)

Suara.com - Meski memiliki gejala khas, namun infeksi Covid-19 juga bisa menyerupai penyakit umum lain.

Beberapa gejala Covid-19 adalah demam, pilek, sakit kepala, gangguan indera pengecap dan penciuman, hingga sesak napas.  Tetapi belum tentu setiap gejala tersebut menunjukan infeksi Covid-19.

Dokter spesialis paru RS Sulianti Saroso dr. Syahril Mansyur menyampaikan, ada kriteria khusus seseorang dikatakan menjadi pasien Covid-19.

"Covid-19 itu ada tiga kriterianya. Satu, apabila seseorang dengan PCR positif tanpa gejala ataupun bergejala. Kedua, dengan rapid antigen dan ada gejala salah satu bentuk covid. Kemudian ketiga, ada kontak erat (dengan pasien positif Covid-19)," kata dokter Syahril dalam webinar DPN Apindo dan ATC, Rabu (21/7/2021).

Jika memenuhi tiga kriteria tersebut, menurut dokter Syahril, orang awam juga perlu memahami lima derajat keparahan Covid-19. Lima derajat keparah Covid-19 adalah sakit tanpa gejala atau OTG, gejala ringan, gejala sedang, berat, dan kritis.

"Jangan sampai kita salah langkah atau melakukan treatment berlebihan," ucapnya.

Ia mencontohkan, pada pasien Covid-19 tanpa gejala ataupun gejala ringan cukup melakukan isolasi mandiri di rumah.

Dirut RS Sulianti Saroso itu mengingatkan, usahakan tidak panik saat mengalami gejala ringan seperti demam dan batuk.

"Tapi karena ringan, di rumah saja, jangan panik. Yang perlu dicermati adalah saturasi oksigen. Ayo rame-rame punya barang ini (Oximeter) karena tidak terlalu mahal," ujar dr. Syaril.

Baca Juga: DPR Desak Pemerintah Buka Data Riil Penanganan Kasus Covid-19 Selama PPKM Darurat

Oximeter atau alat mengukur saturasi oksigen itu dinilai penting dimiliki untuk mengetahui lebih dini jika pasien Covid-19 sudah harus membutuhkan bantuan oksigen.

Dokter Syahril menjelaskan,  saturasi normal jika di atas 95. Apabila turun menjadi 93 ke bawah, harus hati-hati dan cepat-cepat konsultasi ke rumah sakit. 

"Ini tanda penting, menjadi suatu perhatian pasien harus dibawa ke rumah sakit. Kalau hanya demam di rumah saja dulu, jangan panik," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI