Dokter Zaidul Akbar Bagikan 5 Kiat Menjaga Kesehatan Anak dengan Autisme

Kamis, 22 Juli 2021 | 07:05 WIB
Dokter Zaidul Akbar Bagikan 5 Kiat Menjaga Kesehatan Anak dengan Autisme
Ilustrasi anak autisme. (Shutterstock)

Suara.com - Berdasarkan hasil tes laboratorium, Dokter Zaidul Akbar mendapati tubuh anak dengan autisme atau autism spectrum disorder (ASD) mengandung logam berat yang tinggi.

"Kenapa logam berat tidak baik? Kalau logam beratnya itu masih tinggi, itu sistem metabolisme tubuh juga akan berat," ujarnya dalam kanal YouTube dr. Zaidul Akbar Official, dikutip suara.com, Rabu (21/7/2021).

Zaidul Akbar. (suara.com)
Zaidul Akbar. (suara.com)

Untuk itu lanjutnya, penting membersihkan racun (toksin) logam berat dalam tubuh anak autis, salah satunya dengan cara melakukan terapi kelasi. Simak video lengkapnya di sini.

Terapi kelasi bekerja dengan cara memasukkan obat dalam bentuk cairan infus, yang akan mengikat logam atau mineral dalam darah yang nantinya dikeluarkan melalui urine.

Selain terapi kelasi yang merupakan terapi medis, dr. Zaidul juga mengatakan jika toksin logam berat bisa dihilangkan dengan ramuan herbal, di antaranya sebagai berikut:

1. Terapi fermentasi daun kelor

Kegunaan Daun Kelor Bagi Kesehatan dan Kecantikan Wajah
Kegunaan Daun Kelor Bagi Kesehatan 

Pembuatan fermentasi daun kelor bisa dilakukan dengan cara mencampurkan daun kelor direndam dalam wadah berisi air dan ragi, yang juga bisa digunakan ragi tempe.

"Setelah daun kelor terfermentasi, bisa dibalurkan ke tubuh anak dengan autis untuk mengikat logam berat dalam tubuhnya," tutur dr. Zaidul.

2. Mengonsumsi air kelapa

Baca Juga: Dikenal Sehat, Dokter Zaidul Akbar Justru Tidak Sarankan Konsumsi Kelapa Bakar, Mengapa?

Ilustrasi air kelapa (Craig Adderley/Pexels).
Ilustrasi air kelapa (Craig Adderley/Pexels).

Semua jenis air kelapa, baik kelapa muda maupun kelapa tua akan sangat baik untuk mengikat logam berat dan racun lain dalam tubuh.

Dalam air kelapa terkandung jumlah elektrolit yang lebih banyak dibanding air putih, kandungan zat air kelapa juga bisa berguna untuk detoksifikasi pembuangan racun dalam saluran cerna, dan dibuang melalui urine.

3. Mengonsumsi sayuran dan buah organik

Ilustrasi sayur dan buah-buahan. (Unsplash/engine akyurt)
Ilustrasi sayur dan buah-buahan. (Unsplash/engine akyurt)

Dokter Zaidul menyarankan anak dengan autis untuk rutin mengonsumsi buah dan sayur, lantaran tinggi antioksidan yang sama baiknya untuk detoksifikasi racun dalam tubuh.

"Sayuran yang warnanya hijau seperti brokolo dan asparagus itu bagus untuk mendetoks. Termasuk buah kurma, madu, dan zaitun," imbuhnya.

4. Mengonsumsi produk rempah 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tes Kepintaran GTA Kamu Sebelum Grand Theft Auto 6 Rilis!
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Kamu Tipe Red Flag, Green Flag, Yellow Flag atau Beige Flag?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Kabar Kamu Hari Ini? Cek Pesan Drakor untuk Hatimu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tablet Apa yang Paling Cocok sama Gaya Hidup Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Film Makoto Shinkai Mana yang Menggambarkan Kisah Cintamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kalau Jadi Superhero, Kamu Paling Mirip Siapa?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Destinasi Liburan Mana yang Paling Cocok dengan Karakter Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Merek Sepatu Apa yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Karakter Utama di Drama Can This Love be Translated?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Menu Kopi Mana yang "Kamu Banget"?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Kepribadian MBTI Apa Sih Sebenarnya?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI