Tingkatkan Kekebalan dan Redakan Peradangan, Yuk Konsumsi Makanan Fermentasi

Yasinta Rahmawati | Fita Nofiana | Suara.com

Kamis, 22 Juli 2021 | 13:00 WIB
Tingkatkan Kekebalan dan Redakan Peradangan, Yuk Konsumsi Makanan Fermentasi
Ilustrasi kimchi. (Pixabay/bourree)

Suara.com - Fermentasi adalah teknik kuno untuk mengawetkan makanan. Ini adalah proses penguraian kimiawi suatu zat dalam lingkungan tanpa oksigen. Konsumsi makanan fermentasi disebut baik untuk menjaga kekebalan tubuh.  

Melansir dari Healthshots, organisme seperti ragi, kapang, atau bakteri diperlukan untuk memainkan katalis dalam proses fermentasi. Fermentasi memperkaya nutrisi dalam makanan tertentu dan membantu mencegahnya dari pembusukan.

Fakultas Kedokteran Universitas Stanford melakukan uji klinis dengan 36 orang dewasa sehat yang menjalani diet 10 minggu. Diet terdiri dari makanan fermentasi atau berserat tinggi dan menunjukkan dampak pada mikrobioma usus dan sistem kekebalan tubuh. 

"Ini memberikan salah satu contoh pertama tentang bagaimana perubahan sederhana dalam diet dapat mereproduksi mikrobiota di seluruh kelompok orang dewasa yang sehat," kata Justin Sonnenburg, seorang profesor mikrobiologi dan imunologi di Stanford.

Pola makan kaya makanan fermentasi akan membantu menurunkan kadar protein inflamasi. Sesuai hasil percobaan, salah satu protein termasuk 'interleukin 6', terkait dengan penyakit seperti rheumatoid arthritis, diabetes, dan stres kronis. 

Natto, kedelai fermentasi (Pixabay/whui1818)
Natto, kedelai fermentasi (Pixabay/whui1818)


Diet seperti itu dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan mengurangi peradangan dalam tubuh, membantu memerangi penyakit radang kronis.

Makanan fermentasi juga dapat membantu mengatur berat badan, mengurangi risiko diabetes, dan meningkatkan kesehatan jantung.

Mengkonsumsi makanan fermentasi akan memastikan Anda terhindar dari berbagai penyakit dan tetap sehat. 

Makanan ini akan menyeimbangkan jumlah bakteri di usus Anda dan meningkatkan sistem kekebalan tubuh Anda. Peradangan juga berkurang pada konsumsi makanan tersebut karena meningkatkan kesehatan saluran usus. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Pentingnya Vaksinasi, Covid-19 Varian Delta Serang Sistem Kekebalan

Studi: Pentingnya Vaksinasi, Covid-19 Varian Delta Serang Sistem Kekebalan

Health | Kamis, 22 Juli 2021 | 09:51 WIB

Studi: Kopi, Sayur, dan ASI Berpotensi Lindungi Seseorang dari Covid-19

Studi: Kopi, Sayur, dan ASI Berpotensi Lindungi Seseorang dari Covid-19

Health | Kamis, 22 Juli 2021 | 07:59 WIB

Ini Dia 4 Kebiasaan yang Bisa Menurunkan Kekebalan Tubuh

Ini Dia 4 Kebiasaan yang Bisa Menurunkan Kekebalan Tubuh

Health | Kamis, 22 Juli 2021 | 05:33 WIB

Terkini

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Jangan Lewat 4,5 Jam! Dokter Ungkap Golden Period Penanganan Stroke yang Bisa Selamatkan Otak

Health | Kamis, 23 April 2026 | 18:14 WIB

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Bukan Sekadar Datang Bulan, Ini Fakta Penting Menstruasi Remaja yang Sering Disalahpahami

Health | Kamis, 23 April 2026 | 16:09 WIB

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Terbukti Bukan Asal Tren: Susu Flyon Direview dan Direkomendasikan Puluhan Dokter

Health | Rabu, 22 April 2026 | 09:00 WIB