Terlambat Vaksinasi Covid Dosis Kedua, Apa Efeknya?

Dany Garjito

Selasa, 03 Agustus 2021 | 21:21 WIB
Terlambat Vaksinasi Covid Dosis Kedua, Apa Efeknya?
Terlambat Vaksinasi Covid Dosis Kedua, Apa Efeknya? Ilustrasi vaksinasi Covid-19 untuk anak. (Dok. Ema/Suara.com)

Suara.com - Guna meminimalisir penyebaran virus Covid-19 dan mendapatkan antibodi optimal, masyarakat diharuskan melakukan vaksinasi dosis 1 dan 2. Jangka waktu vaksinasi 1 menuju vaksinasi 2 memakan waktu setidaknya sebulan. Bagaimana jika sampai terlambat vaksinasi covid dosis kedua? Ini efek terlambat vaksinasi kedua yang perlu kamu tahu.

Tak jarang sejumlah orang lupa untuk melakukan vaksinasi kedua karena jarak waktu dari vaksinasi 1 yang tidak sebentar. Bukan hanya lupa, masyarakat juga terkadang terlambat melakukan vaksin karena stok vaksin yang terbatas.

Diketahui, terdapat empat vaksin yang masuk Indonesia hingga Juli 2021, di antaranya Sinopharm, Sinovac, AstraZeneca, dan Moderna. Vaksin Pfizer juga dikabarkan akan datang ke Indonesia pada Agustus 2021.

Jarak Pemberian Vaksin

Vaksin Covid-19 Moderna dapat digunakan seperti halnya vaksin Pfizer.
Vaksin Covid-19 Moderna dapat digunakan seperti halnya vaksin Pfizer.

Bagi masyarakat yang akan melakukan vaksinasi, penting untuk tahu jadwal atau jarak antara vaksin dosis 1 menuju vaksin dosis 2. Nah, berikut ini jarak pemberian vaksinasi yang perlu diketahui.

  • Sinovac: 2-3 minggu
  • Sinopharm: 3-6 minggu
  • AstraZeneca:8-12 minggu
  • Moderna: 3-6 minggu
  • Pfizer: 4-6 minggu

Efek Telat  Vaksinasi

Jarak waktu pemberian vaksin 1 ke vaksin 2 yang cenderung lama membuat beberapa masyarakat lupa untuk melakukan vaksin kedua. Padahal, jika telat melakukan vaksinasi kedua  akan membuat tingkat keefektifitasan vaksin menjadi menurun.

Menyadur dari Manila Bulletin, efek telat vaksinasi kedua akan membuat menurunnya efektivitas vaksin. Selama jarak vaksin kedua tidak lewat dari 6 bulan, masih tetap bisa melakukan vaksin.

Sementara, menyadur dari Oxford University, terdapat penjelasan bahwa efek terlambat vaksinasi berbeda jika menggunakan vaksin AstraZeneca, yang mana efek dari telatnya pemberian vaksin kedua justru membuat respons imun tubuh meningkat.

baca juga

Bukan hanya itu, pemberian booster ketiga vaksin AstraZeneca yang lewat dari 6 bulan juga akan membantu meningkatkan antibodi, sehingga hasilkan imun tubuh yang lebih kuat dari paparan virus Covid-19.

Sedangkan untuk pemberian vaksin Moderna dan Pfizer, sampai saat ini belum ditemukan data mengenai risiko apa saja yang akan terjadi jika masyarakat telat melakukan vaksin kedua.

Demikian informasi mengenai efek telat vaksinasi kedua yang perlu diketahui. Sebagai masyarakat yang taat vaksin, pastikan untuk mengingat baik-baik jadwal vaksin satu maupun vaksin kedua.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bio Farma Kantongi Izin BPOM, Vaksin Rotavirus Neonatal Siap Diproduksi di RI

Bio Farma Kantongi Izin BPOM, Vaksin Rotavirus Neonatal Siap Diproduksi di RI

Bisnis | Sabtu, 05 September 2026 | 13:38 WIB

Mengintip Rumah Sakit Berbasis Stem Cell yang Usung Pengobatan Regeneratif hingga Vaksin Kanker

Mengintip Rumah Sakit Berbasis Stem Cell yang Usung Pengobatan Regeneratif hingga Vaksin Kanker

Health | Selasa, 25 Agustus 2026 | 13:11 WIB

BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT

BUMN Farmasi Kirim 3.000 Dosis Vaksin untuk Korban Gempa NTT

Bisnis | Senin, 24 Agustus 2026 | 08:08 WIB

Gaji PNS Terlambat Buntut Perang dan Krisis Minyak di Irak

Gaji PNS Terlambat Buntut Perang dan Krisis Minyak di Irak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 13:12 WIB

Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Beri Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Mulai Agustus

Cegah Kanker Serviks, Kemenkes Beri Vaksin HPV untuk Anak Laki-Laki Mulai Agustus

News | Selasa, 04 Agustus 2026 | 13:54 WIB

Kolaborasi dengan China, Menkes Ungkap Ada Peluang Indonesia Produksi Vaksin DBD Berbasis mRNA

Kolaborasi dengan China, Menkes Ungkap Ada Peluang Indonesia Produksi Vaksin DBD Berbasis mRNA

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 18:13 WIB

Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi

Menkes Budi Ungkap Faktor Utama Masyarakat Masih Anti Vaksin: Takut Demam, Kurang Literasi

News | Selasa, 23 Juni 2026 | 18:40 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

"Anak Saya Sehat, Perlu Vaksin?" Ini Alasan Mengapa Anggapan Itu Bisa Berbahaya

"Anak Saya Sehat, Perlu Vaksin?" Ini Alasan Mengapa Anggapan Itu Bisa Berbahaya

Your Say | Jum'at, 05 Juni 2026 | 16:42 WIB

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

Alarm Bahaya Wabah Ebola, IPMG Percepat Transfer Riset Farmasi di Indonesia

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 12:10 WIB

Terkini

Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Masalah Pedal Rem, BYD Recall Lebih dari 180 Ribu Mobil

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 14:35 WIB

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Polisi Makassar 'Geruduk' Balai Kota Blitar: Buru Keterangan Wawali Elim Soal Utang Pileg Rp214 Juta

Jatim | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

Wacana Dukungan 2 Fraksi untuk Capres, Peluang Anies Makin Berat dan Gerak Kubu Jokowi Tertutup

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Review Buku Nadira: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Luka

Review Buku Nadira: Perjalanan Panjang Berdamai dengan Luka

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Belajar Menjaga Sungai dari Tradisi Lubuk Larangan Malako Kociak

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:30 WIB

Dilema Gaji UMR vs Gaya Hidup: Kenapa Bekerja Keras Rasanya Cuma Buat Numpang Lewat?

Dilema Gaji UMR vs Gaya Hidup: Kenapa Bekerja Keras Rasanya Cuma Buat Numpang Lewat?

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 14:28 WIB

DPR Sentil Penanganan Bencana Solok: Jangan Sibuk Cari Solusi Setelah Bencana Terjadi!

DPR Sentil Penanganan Bencana Solok: Jangan Sibuk Cari Solusi Setelah Bencana Terjadi!

News | Selasa, 22 September 2026 | 14:27 WIB

Special Day Cream Viva Manfaatnya untuk Apa? Krim Legendaris Cuma Rp7 Ribuan

Special Day Cream Viva Manfaatnya untuk Apa? Krim Legendaris Cuma Rp7 Ribuan

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 14:27 WIB

Purbaya dan Perry Tak Lagi Menjabat, Uang Rupiah Bertanda Tangannya Tetap Laku?

Purbaya dan Perry Tak Lagi Menjabat, Uang Rupiah Bertanda Tangannya Tetap Laku?

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 14:24 WIB

Wajib Coba! Intip Spot Nongkrong Baru di Kemayoran: Ada Donat Jepang dan Pancake Fluffy

Wajib Coba! Intip Spot Nongkrong Baru di Kemayoran: Ada Donat Jepang dan Pancake Fluffy

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 14:22 WIB

×