Ilmu Kesehatan Masyarakat: Pengertian, Sejarah dan Perkembangan, Hingga Ruang Lingkupnya

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Jum'at, 06 Agustus 2021 | 14:15 WIB
Ilmu Kesehatan Masyarakat: Pengertian, Sejarah dan Perkembangan, Hingga Ruang Lingkupnya
ilustrasi ahli kesehatan masyarakat. [shutterstock]

Suara.com - Menjaga dan memastikan kesehatan masyarakat terjamin baik menjadi salah satu tugas pemerintah, utamanya Kementerian Kesehatan. Terlebih sejak terjadi pandemi Covid-19, kesehatan masyarakat selalu menjadi isu utama diperbincangkan.

Tapi apa sebenarnya pengertian dari Kesehatan Masyarakat? Kenapa bisa ada praktisi dalam ilmu kesehatan masyarakat?

Mengutip dari modul Ilmu Kesehatan Masyarakat yang diterbitkan oleh Kementerian Kesehatan tahun 2016, di bawah ini suara.com telah merangkum mengenai pengertian ilmu kesehatan masyarakat, sejarah dan perkembangannya, juga ruang lingkup kesehatan masyarakat.

Pengertian Ilmu Kesehatan Masyarakat

Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)
Ilustrasi Covid-19 (Elements Envato)

 Kesehatan masyarakat merupakan ilmu dan seni memelihara, melindungi, dan meningkatkan kesehatan masyarakat melalui usaha-usaha masyarakat dalam pengadaan pelayanan kesehatan, pencegahan, dan pemberantasan penyakit.

Kesehatan masyarakat mencakup semua kegiatan, baik langsung maupun tidak langsung, untuk mencegah penyakit (preventif), meningkatkan kesehatan (promotif), terapi (kuratif), maupun pemulihan (rehabilitatif). 

Fasilitas pelayanan kesehatan menjadi tempat yang digunakan untuk menyelenggarakan upaya kesehatan masyarakat tercapai. Tindakan itu dilakukan oleh pemerintah pusat, pemerintah daerah juga masyarakat sendiri. 

Contoh fasilitas pelayanan kesehatan seperti rumah sakit, puskesmas dan klinik. Dalam upaya menunjang pelayanan kesehatan, didirikan upaya kesehatan bersumber masyarakat (UKBM) dengan prinsip dari, oleh, dan untuk masyarakat yang dikenal dengan nama pos pelayanan terpadu atau posyandu.

Sejarah dan Perkembangan Kesehatan Masyrakat di Indonesia 

baca juga

Sejarah perkembangan kesehatan masyarakat di Indonesia telah dimulai sejak masih dalam masa jajahan pemerintahan Belanda. Agar lebih jelas, ikuti perjalanan waktu sejarah kesehatan masyarakat di Indonesia di bawah ini:1. Tahun 1888, di Bandung berdiri Pusat Laboratorium Kedokteran yang berperan penting dalam mengembangkan kesehatan masyarakat di Indonesia. Kemudian pada tahun 1938, Pusat Laboratorium ini berubah menjadi Lembaga Eijkman. Selanjutnya diikuti dengan pendirian laboratorium lain di Medan, Semarang, Makassar, Surabaya, dan Yogyakarta. 

Laboratorium-laboratorium tersebut mempunyai peranan yang sangat penting dalam rangka menunjang pemberantasan penyakit, seperti malaria, lepra, cacar yang telah menyebar di Indonesia. Bahkan juga berperan untuk bidang kesehatan masyarakat yang lain, seperti gizi dan sanitasi.

2. Tahun 1925, seorang petugas kesehatan Pemerintah Belanda bernama Hydrich melakukan pengamatan terhadap masalah tingginya angka kematian dan kesakitan di Banyumas hingga Purwokerto. Ia menyimpulkan bahwa penyebab tingginya angka kematian dan kesakitan itu adalah karena buruknya kondisi sanitasi lingkungan. 

Masyarakat di sana membuang kotorannya di sembarang tempat. Seperti di kebun, kali, selokan, bahkan di pinggir jalan. Masyarakat di sana juga bahkan mengomsumsi air minum dari sungai yang tercemar. Menurut Hydrich, kondisi sanitasi lingkungan yang buruk itu disebabkan karena perilaku penduduknya sendiri.

Oleh sebab itu, Hydrich memulai upaya kesehatan masyarakat dengan mengembangkan daerah percontohan dengan melaksanakan pendidikan atau penyuluhan kesehatan. Usaha Hydrich dianggap sebagai awal kesehatan masyarakat di Indonesia.

3. Salah satu tonggak penting perkembangan kesehatan masyarakat di Indonesia terjadi pada saat memasuki zaman kemerdekaan dengan diperkenalkannya Konsep Bandung pada tahun 1951 oleh dr. Y. Leimena dan dr. Patah, selanjutnya dikenal dengan nama Patah-Leimena. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kritik Pemerintah Soal Penanganan Pandemi, Aliansi Mahasiswa UGM Berkirim Berita Duka Cita

Kritik Pemerintah Soal Penanganan Pandemi, Aliansi Mahasiswa UGM Berkirim Berita Duka Cita

Jogja | Kamis, 15 Juli 2021 | 18:17 WIB

Kantor WFH 100 Persen karena COVID-19 Ugal-ugalan, Usulan Epidemiolog UI

Kantor WFH 100 Persen karena COVID-19 Ugal-ugalan, Usulan Epidemiolog UI

Jakarta | Senin, 28 Juni 2021 | 06:25 WIB

Gangguan Pendengaran di Masa Tua Bisa Dicegah sejak Masih Muda, Ini Penjelasannya

Gangguan Pendengaran di Masa Tua Bisa Dicegah sejak Masih Muda, Ini Penjelasannya

Kalbar | Minggu, 06 Juni 2021 | 11:58 WIB

Terkini

Review Masterplan: Suguhkan Aksi Pencurian Lukisan Mona Lisa Paling Seru!

Review Masterplan: Suguhkan Aksi Pencurian Lukisan Mona Lisa Paling Seru!

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 16:00 WIB

Eks Bomber Klub Italia: Timnas Indonesia Jangan Takut dengan Jepang di Piala Asia 2027

Eks Bomber Klub Italia: Timnas Indonesia Jangan Takut dengan Jepang di Piala Asia 2027

Bola | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:56 WIB

Potret Harley-Davidson Murah Bocor: Intip Wujud Sprint 440 Bergaya Cruiser Klasik

Potret Harley-Davidson Murah Bocor: Intip Wujud Sprint 440 Bergaya Cruiser Klasik

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:54 WIB

Mendagri Dorong Pemda Papua Pegunungan Laksanakan Program Perumahan Sesuai Aturan

Mendagri Dorong Pemda Papua Pegunungan Laksanakan Program Perumahan Sesuai Aturan

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:54 WIB

KRAS Kucurkan 350 Juta Dolar AS untuk Produksi Stainless Steel Slab

KRAS Kucurkan 350 Juta Dolar AS untuk Produksi Stainless Steel Slab

Bisnis | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:52 WIB

Lipstik Matte Viva Bikin Bibir Kering atau Tidak? Cek Formula dan Review Penggunanya

Lipstik Matte Viva Bikin Bibir Kering atau Tidak? Cek Formula dan Review Penggunanya

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:51 WIB

Rahasia Kulit Kencang Tanpa Mengubah Karakter Wajah, Collagen Stimulator Kini Makin Dilirik

Rahasia Kulit Kencang Tanpa Mengubah Karakter Wajah, Collagen Stimulator Kini Makin Dilirik

Lifestyle | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Bergenre Disko-Funk, NCT Dream Ajak Kita Berdansa Lewat Lagu Boogie Woogie

Bergenre Disko-Funk, NCT Dream Ajak Kita Berdansa Lewat Lagu Boogie Woogie

Your Say | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:50 WIB

Kemensos Hadirkan Beragam Layanan Gratis, Peringatan 1 Tahun Sekolah Rakyat

Kemensos Hadirkan Beragam Layanan Gratis, Peringatan 1 Tahun Sekolah Rakyat

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:49 WIB

Didakwa Lakukan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim Disebut Terima Rp1,2 Miliar

Didakwa Lakukan Pemerasan Izin Tinggal WNA, Silmy Karim Disebut Terima Rp1,2 Miliar

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:49 WIB

×