Manfaat Tinggal di Lingkungan Hijau, Bisa Turunkan Risiko Kematian

Yasinta Rahmawati, Fita Nofiana

Rabu, 01 September 2021 | 08:30 WIB
Manfaat Tinggal di Lingkungan Hijau, Bisa Turunkan Risiko Kematian
Ilustrasi taman. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Bukti penelitian baru menunjukkan bahwa tinggal di daerah dengan lingkungan hijau lebih menguntungkan kesehatan. Hal ini dinyatakan dalam penelitian dari Christina Lee Brown Envirome Institute Universitas Louisville.

Melansir dari Medical Xpress, peneliti UofL menganalisis data retrospektif dari lebih dari 5,5 juta pasien kanker dan yang selamat dari tahun 2003 hingga 2016. Mereka menemukan bahwa pasien kanker di daerah yang lebih hijau hidup lebih lama daripada di daerah yang kurang hijau. 

Efek perlindungan dari kehijauan terhadap kematian akibat kanker terlihat pada pria dan wanita dari segala usia, tetapi lebih menonjol di lokasi perkotaan. 

Individu dengan kanker sangat lebih diuntungkan dari kehijauan lingkungan dibandingkan mereka dengan kanker dengan tingkat kelangsungan hidup yang rendah seperti kanker otak, kerongkongan, hati, paru-paru, dan pankreas.

"Ini adalah studi terbesar tentang hubungan antara kehijauan dan kematian akibat kanker, dan ini memberikan bukti yang jelas bahwa tinggal di daerah hijau bermanfaat bagi pasien kanker," kata Aruni Bhatnagar, profesor kedokteran dan direktur Institut Enviroment Institute.

Ilustrasi taman nasional. [Pixabay]
Ilustrasi taman nasional. [Pixabay]

"Namun, kami belum mengerti mengapa kehijauan melindungi dari kematian akibat kanker, masih banyak yang harus dilakukan untuk melihat apakah kehijauan bermanfaat bagi pasien kanker dengan menurunkan stres mental dan kecemasan atau dengan mengurangi tingkat polusi udara atau apakah ada mekanisme lain yang berperan," imbuhnya. 

Studi ini juga menemukan bahwa penyakit kardiopulmoner dikaitkan dengan tingkat polusi udara partikulat halus yang lebih tinggi. Kematian akibat penyebab kardiopulmoner seperti stroke, serangan jantung, atau PPOK tidak dipengaruhi oleh penghijauan daerah, kecuali di lokasi pedesaan.

Studi kedua, dipimpin oleh Kandi Walker dan Joy Hart, profesor di Departemen Komunikasi UofL menemukan bahwa kepuasan orang dengan tingkat kehijauan di lingkungan mereka dikaitkan dengan tingkat depresi yang dilaporkan sendiri yang lebih rendah. 

Para peneliti mensurvei peserta tentang kehijauan di lingkungan mereka dan gejala kesehatan mental mereka. Penelitian menemukan bahwa mereka yang lebih puas dengan kehijauan di sekitar rumah mereka melaporkan gejala depresi yang lebih rendah pada survei kesehatan.

baca juga

Setidaknua, 44,5 persen peserta survei yang melaporkan bahwa mereka yang puas dengan tingkat kehijauan di lingkungan mereka secara kolektif mendapat skor lebih baik pada kuesioner kesehatan untuk depresi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemerintah Klaim Aplikasi PeduliLindungi Dijaga Sistem Keamanan Super

Pemerintah Klaim Aplikasi PeduliLindungi Dijaga Sistem Keamanan Super

Tekno | Rabu, 01 September 2021 | 00:10 WIB

Di Era Teknologi Informasi, Apoteker Harus Akrab dengan Dunia Digital

Di Era Teknologi Informasi, Apoteker Harus Akrab dengan Dunia Digital

Press Release | Rabu, 01 September 2021 | 01:40 WIB

Studi Belgia: Vaksin Moderna Hasilkan Antibodi Lebih Tinggi Daripada Pfizer

Studi Belgia: Vaksin Moderna Hasilkan Antibodi Lebih Tinggi Daripada Pfizer

Health | Selasa, 31 Agustus 2021 | 22:19 WIB

Terkini

Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya

Agustiar Sabran Resmi Pimpin PB Percasi 2026-2030, Ini Targetnya

Sport | Senin, 27 Juli 2026 | 21:46 WIB

Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate

Usut Etik Kasat Narkoba Tangsel, Polda Metro Tegaskan AKP Pardiman Tak Terkait Kasus Etomidate

News | Senin, 27 Juli 2026 | 21:46 WIB

Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!

Bukan Sekadar Angkat Beban, Ini Wajah Baru Tren Gym Modern yang Wajib Kamu Tahu!

Lifestyle | Senin, 27 Juli 2026 | 21:44 WIB

Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita

Komplotan Buzzer Diciduk Polda Metro Jaya, Rp220 Juta Hasil Pembayaran Disita

News | Senin, 27 Juli 2026 | 21:39 WIB

Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0

Hasil Babak Pertama: Mitchell Baker Gemilang, Timnas Indonesia Unggul 3-0

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 21:38 WIB

Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor

Kronologi CR-V Terguling di Depan Kejari Palembang, Tabrak Dua Mobil Parkir Usai Hindari Motor

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 21:38 WIB

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan

Perry Warjiyo Mundur dari Gubernur BI, Airlangga Tak Ambil Pusing: Yang Penting Institusi Berjalan

Video | Senin, 27 Juli 2026 | 21:25 WIB

Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron

Kronologi Komplotan Curanmor Bersenpi di Gandus Terbongkar, Satu Ditangkap dan Dua Masih Buron

Sumsel | Senin, 27 Juli 2026 | 21:16 WIB

Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique

Kenapa John Herdman Tak Berada di Bench Timnas Indonesia? Disamakan dengan Luis Enrique

Bola | Senin, 27 Juli 2026 | 21:14 WIB

Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat

Napi Pekanbaru Kabur Dikejar ke Jakarta, Isu Iming-imingi Petugas Rp30 Juta Mencuat

Riau | Senin, 27 Juli 2026 | 21:06 WIB

×