Buat Berjaga-jaga, Tes Ibu Jari Bisa Bantu Deteksi Penyakit Jantung, Begini Caranya

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 14 September 2021 | 16:30 WIB
Buat Berjaga-jaga, Tes Ibu Jari Bisa Bantu Deteksi Penyakit Jantung, Begini Caranya
Ilustrasi telapak tangan. [Shutterstock]

Suara.com - Tes ibu jari sederhana yang bisa dilakukan di rumah bisa membantu mengungkapkan Anda berisiko menderita penyakit jantung mematikan atau tidak.

Cukup menekuk ibu jari ke dalam telapak tangan saja bisa membantu mendeteksi Anda berisiko atau memiliki aneurisma aorta tersembunyi atau tidak.

Aneurisma aorta adalah tonjolan di dinding pembuluh darah yang terhubung ke jantung dan turun ke perut. Meskipun, kondisi ini biasanya tidak menimbulkan ancaman serius bagi kesehatan, pembengkakan bisa mengancam jiwa jika tak terdeteksi sejak dini.

Apalagi, aneurisma aorta biasanya tidak menunjukkan gejala dan terdeteksi melalui skrining.

Jika aneurisma aorta sudah menunjukkan gejala, mungkin tonjolan sudah begitu besar dan membahayakan. Kondisi ini bisa menyebabkan pendarahan internal hingga kematian.

Ilustrasi telapak tangan (shutterstock)
Ilustrasi telapak tangan (shutterstock)

Sekitar 8 dari 10 orang dengan rupture akan meninggal sebelum tiba di rumah sakit atau mereka tidak akan selamat dari prosedur operasi.

Tapi, dokter di Fakultas Kedokteran Universitas Yale mengatakan orang dapat memeriksa risiko mereka sendiri dengan tes ibu jari atau tes jempol yang sederhana tersebut.

Anda bisa melakukannya dengan mengangkat satu tangan dan jaga telapak tangan tetap terbuka rata. Lalu, regangkan jari-jari tangan dan mulai tekuk ibu jari ke dalam telapak tangan sejauh mungkin.

Jika ibu jari bisa melintasi telapak tangan cukup jauh, Anda mungkin memiliki aneurisma aorta tersembunyi. Tapi, tes sederhana ini juga tidak langsung mengindikasikan orang memiliki anurisme aorta, tetapi juga bisa tanda persendian seseorang lemah.

baca juga

Para peneliti menguji metode ini pada 305 orang dan mempublikasikan temuan mereka di American Journal of Cardiology. Hasilnya menunjukkan bahwa mayoritas pasien aneurisma tidak menunjukkan tanda positif pada telapak tangan.

"Tetapi pasien yang memiliki hasil tes positif memiliki kemungkinan besar untuk menderita aneurisma," kata penulis senior Dr John A Elefteriades. dikutip dari The Sun.

Para peneliti mengatakan aneurisma sering membutuhkan waktu puluhan tahun untuk berkembang ke titik pecah. Namun, tes ini mungkin berguna bagi orang yang sudah memiliki faktor risiko menderita aneurisma, seperti riwayat keluarga dan memiliki tekanan darah tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cek Tangan Kamu Sekarang, Ini Tanda Seorang Punya Kolesterol Tinggi

Cek Tangan Kamu Sekarang, Ini Tanda Seorang Punya Kolesterol Tinggi

Health | Rabu, 11 Agustus 2021 | 13:10 WIB

Gara-gara Masturbasi, Pria Ini Nyaris Meninggal Akibat Stroke Mendadak!

Gara-gara Masturbasi, Pria Ini Nyaris Meninggal Akibat Stroke Mendadak!

Health | Minggu, 25 Juli 2021 | 11:48 WIB

Identifikasi Komplikasi Diabetes Lewat Telapak Tangan, Ini Tanda-tandanya

Identifikasi Komplikasi Diabetes Lewat Telapak Tangan, Ini Tanda-tandanya

Sumbar | Selasa, 20 Juli 2021 | 12:10 WIB

Terkini

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Gempa M 5,5 Guncang Banten: Benda Gantung Bergoyang, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

News | Senin, 14 September 2026 | 19:41 WIB

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Suahasil ke Pelaku Pasar: Kebijakan Purbaya Soal APBN Tetap Dilanjut

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:34 WIB

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Suahasil Gantikan Purbaya, Pemprov Sumsel Berharap Kebijakan Fiskal Daerah Kembali seperti Semula

Sumsel | Senin, 14 September 2026 | 19:32 WIB

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Tok! Polisi di Bengkalis Disanksi Demosi 5 Tahun Terkait Penganiayaan Warga

Riau | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Dunia Usaha Diminta Tak Anggap Lingkungan Sebagai Beban, tapi Investasi

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:31 WIB

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

Massa Geruduk Kejagung, Tuntut Transparansi Penegakan Hukum Tambang Batu Bara di Kaltim

News | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Yudo Sadewa usai Purbaya Dicopot: Gaji Menteri Kecil, Bawahan Korup

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:29 WIB

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Saham-saham Bank Langsung Moncer Setelah Purbaya Diganti

Bisnis | Senin, 14 September 2026 | 19:26 WIB

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

Laut Raja Ampat Tercemar Tambang, Greenpeace Ungkap Dampaknya bagi Nelayan Adat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:23 WIB

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

Gibran Percaya Pilihan Prabowo, Suahasil Bisa Bikin APBN Lebih Sehat

News | Senin, 14 September 2026 | 19:22 WIB

×