alexametrics

Anak 4 Tahun Meninggal Akibat Covid-19 dan Berita Terpopuler Lainnya

Bimo Aria Fundrika
Anak 4 Tahun Meninggal Akibat Covid-19 dan Berita Terpopuler Lainnya
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Lima berita terpopuler di kanal health Suara.com.

Suara.com - Baru-baru ini seorang anak berusia 4 tahun dari Texas, Amerika Serikat meninggal dunia setelah terinfeksi Covid-19. Ia kemungkinan besar terinfeksi dari ibunya yang dikenal sebagai seorang antivaksin.

Sementara itu, banyak pihak tidak menyarankan sejumlah risiko. Ini karena seks anak memiliki sejumlah risiko, dan ada bahaya kesehatan. Dua kabar tadi merupakan berita terpopuler di kanal health Suara.com.

1. Pilu, Anak Usia 4 Tahun Meninggal Karena Covid-19 Setelah Tertular Ibu yang Antivaksin

Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)
Ilustrasi virus corona Covid-19, anak-anak Covid-19 (Pixabay/educadormarcossv)

Seorang anak perempuan berusia 4 tahun dari Texas, Amerika Serikat meninggal dunida setelah terinfeksi Covid-19. Ia kemungkinan besar terinfeksi dari ibunya yang dikenal sebagai seorang antivaksin.

Baca Juga: Update 14 September: Positif Covid-19 Indonesia Tambah 4.128 Kasus, 250 Jiwa Meninggal

Dilansir dari New York Post, Little Kali Cook meninggal dalam tidurnya di rumahnya di Bacliff pada hari Selasa lima jam setelah dia bangun pada dini hari dengan tanda-tanda pertama demam, kata ibu Karra Harwood kepada media lokal.

Baca selengkapnya

2. Seks Anal Memiliki Sejumlah Risiko, Ketahui Bahayanya bagi Kesehatan

Ilustrasi memukul pantat anak. (Shutterstock)
Ilustrasi memukul pantat anak. (Shutterstock)

Topik berhubungan seks anal belakangan menghebohkan publik. Hal ini dipicu oleh kasus ayah Taqy Malik, Mansyardin Malik, yang dituding meminta paksa melakukan seks anal kepada perempuan yang mengaku istri sirinya, M.

Wanita berusia 34 tahun itu menuturkan ia dipaksa melakukan hubungan suami istri melalui anal karena sedang haid.

Baca Juga: Ini Saran Dokter Reisa Terkait Ramai Virus Corona Varian Mu

Baca selengkapnya

3. Duh, Penelitian dari India Buktikan Antibodi COVID-19 Turun 4 Bulan Usai Vaksinasi

Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Shutterstock)

Penelitian terbaru tentang antibodi Covid-19 memastikan temuan sebelumnya, yang menyebut antibodi COVID-19 akan turun beberapa bulan usai vaksinasi dilakukan.

Melansir ANTARA, studi yang dilakukan terhadap tenaga kesehatan penerima vaksin lengkap di India menemukan bahwa antibodi yang memerangi COVID-19 di tubuh mereka menurun "drastis" setelah empat bulan menerima dosis pertama.

Baca selengkapnya

4. Buat Berjaga-jaga, Tes Ibu Jari Bisa Bantu Deteksi Penyakit Jantung, Begini Caranya

Ilustrasi telapak tangan. [Shutterstock]
Ilustrasi telapak tangan. [Shutterstock]

Tes ibu jari sederhana yang bisa dilakukan di rumah bisa membantu mengungkapkan Anda berisiko menderita penyakit jantung mematikan atau tidak.

Cukup menekuk ibu jari ke dalam telapak tangan saja bisa membantu mendeteksi Anda berisiko atau memiliki aneurisma aorta tersembunyi atau tidak.

Baca selengkapnya

5. Varian Baru COVID-19 Mengintai, Dokter Minta Masyarakat Tetap Waspada

Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)
Ilustrasi virus Corona Covid-19. (Dok. Envato)

Munculnya varian baru COVID-19 menjadi bukti betapa cepatnya virus Corona bermutasi.

Karena itu, dokter spesialis penyakit dalam sekaligus vaksinolog, dr. Dirga Sakti Rambe mengajak seluruh masyarakat untuk terus bersikap waspada.

Baca selengkapnya