alexametrics

Dosis Ketiga Vaksin Covid-19, Amerika Serikat Bakal Suntik Guru dan Nakes

M. Reza Sulaiman
Dosis Ketiga Vaksin Covid-19, Amerika Serikat Bakal Suntik Guru dan Nakes
Vaksinasi gelombang pertama di Amerika Serikat (VOA Indonesia)

Pemerintah Amerika Serikat tengah merumuskan siapa saja calon penerima dosis ketiga vaksin Covid-19 alias vaksin booster.

Suara.com - Pemerintah Amerika Serikat tengah merumuskan siapa saja calon penerima dosis ketiga vaksin Covid-19 alias vaksin booster.

Berdasarakan rekomendasi Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC), kemungkinan besar dosis ketiga bakal diberikan kepada yang bekerja di lingkungan berisiko tinggi terpapar virus corona.

Sebelumnya, panel penasihat CDC pada Kamis hanya merekomendasikan booster bagi penduduk berusia 65 tahun ke atas dan mereka dengan penyakit bawaan.

Dengan perubahan rekomendasi itu, orang-orang yang berisiko terkena COVID-19 akibat pekerjaannya, seperti guru dan tenaga kesehatan, atau karena lingkungannya, layak untuk mendapatkan dosis booster.

Baca Juga: Kabar Baik, Indonesia Dapat 2 Juta Dosis Vaksin Sinovac Gratis!

Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pixabay)

Direktur CDC Rochelle Walensky mengatakan pihaknya harus membuat rekomendasi berdasarkan data yang kompleks, bahkan tidak sempurna.

"Dalam situasi pandemi, bahkan dengan ketidakpastian, kami harus mengambil tindakan yang kami harap akan membawa kebaikan paling besar," kata dia dalam sebuah pernyataan.

Menurut Walensky, rekomendasi CDC itu sejalan dengan pemberian izin dari Badan Pengawas Makanan dan Obat (FDA) pada penggunaan dosis booster dan membuat kelompok-kelompok itu pantas untuk diberikan dosis tersebut.

Rekomendasi CDC itu membuka jalan bagi pemerintah AS untuk mulai memberikan booster pekan ini kepada jutaan orang yang telah diimunisasi lengkap dengan vaksin Pfizer minimal enam bulan sebelumnya.

CDC mengatakan warga berusia 65 tahun ke atas layak mendapatkan dosis booster. Selain lansia, CDC juga menganjurkan suntikan penguat bagi penduduk di atas 50 tahun dan memiliki penyakit bawaan.

Baca Juga: Ayo Vaksin! Ini Info Jadwal dan Lokasi Vaksinasi Covid-19 di Surabaya dan Sekitarnya

Mereka mengatakan, berdasarkan manfaat dan risiko individu, warga berusia 18-49 tahun yang berisiko terpapar dan tertular virus corona di tempat kerja atau lingkungannya juga sebaiknya diberikan penguat.

Komentar