Depresi pada Lansia Sulit Terdiagnosis, Ini Lho Dampaknya

Cesar Uji Tawakal, Shevinna Putti Anggraeni

Selasa, 28 September 2021 | 16:30 WIB
Depresi pada Lansia Sulit Terdiagnosis, Ini Lho Dampaknya
Ilustrasi lansia. [Shutterstock]

Suara.com - Depresi salah satu bentuk gangguan kejiwaan pada perasaan yang ditandai dengan kemurungan, kelesuan, ketiadaan gairah hidup, perasaan tidak berguna dan putus asa.

Depresi tidak hanya menyerang anak muda dan orang dewasa muda, tetapi juga lansia. Bahkan, depresi termasuk masalah kesehatan tertinggi ketiga pada lansia, khususnya dari sisi psikiatri.

Tetapi, depresi pada lansia seringkali tidak terdiagnosis. Karena, sikap dan wajah lansia yang depresi seringkali tidak tertebak, berbeda dengan orang dewasa muda yang sudah bisa terlihat depresi dari raut wajahnya.

"Terkadang anggota keluarga tidak tahu kapan lansia depresi dan kapan lansia dalam fase manik. Karena depresi pada lansia kurang terlihat," kata dr. Agung Priatmaja, Sp. KJ, M. Kes dalam webinar "Lansia Sehat Bahagia: Mengenal Demensia, Mengenal Alzheimer" oleh RSJD Surakarta, Selasa (28/9/2021).

Karena depresi yang tidak terdiagnosis pada lansia ini, dr. Agung Priatmaja memaparkan beberapa dampaknya, antara lain:

Ilustrasi Lansia (Shutterstock)
Ilustrasi Lansia (Shutterstock)

1. Angka kematian meningkat

Depresi yang tidak terdiganosis pada lansia bisa meningkatkan angka kematian. Misalnya, lansia mengalami depresi gangguan makan dan tidak ingin makan akan berdampak pada asupan nutrisinya yang menurun. Akibatnya, imunitasnya juga akan menurun sehingga meningkatkan risiko kematian.

2. Ketidakseimbangan hormonal

Depresi yang tidak terdiagnosis pada lansia menyebabkan mereka tidak mendapatkan penanganan yang tepat. Kondisi ini pun akan menyebabkan ketidakseimbangan hormon yang memperburuk penyakit kardiovaskular.

baca juga

3. Metabolisme serotonin terganggu

Depresi pada lansia yang tidak terdiganosis juga akan menyebabkan metabolisme serotonin terganggu. Kondisi ini bisa menimbulkan efek trombogenesis.

4. Gangguan respons imunitas

Depresi juga bisa menyebabkan perubahan suasana hati pada lansia, tetapi seringkali tidak terlihat. Padahal, hal ini berhubungan dengan gangguan respons imunitas, termasuk perubahan fungsi limfosit dan penurunan jumlah limfosit.

5. Penurunan aktivitas sel

Depresi berat pada lansia, karena terlambat didiagnosis dan pengobatannya bisa menyebabkan penurunan aktivitas sel natural killer.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Depresi Jadi Masalah Kesehatan Tertinggi Ketiga pada Lansia, Kenali Gejalanya

Depresi Jadi Masalah Kesehatan Tertinggi Ketiga pada Lansia, Kenali Gejalanya

Health | Selasa, 28 September 2021 | 15:44 WIB

Hati-Hati Tidur Berlebihan, Bisa Jadi Itu Tanda Masalah Kesehatan!

Hati-Hati Tidur Berlebihan, Bisa Jadi Itu Tanda Masalah Kesehatan!

Health | Selasa, 28 September 2021 | 09:30 WIB

Kenali 5 Gejala Masalah Kesehatan pada Pria yang Sering Diabaikan

Kenali 5 Gejala Masalah Kesehatan pada Pria yang Sering Diabaikan

Health | Senin, 27 September 2021 | 14:20 WIB

Terkini

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bule Rusia Ditemukan Tewas di Bawah Tebing Kawasan Tanjung Mebulu

Bali | Sabtu, 26 September 2026 | 18:33 WIB

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

Gaya Hidup Hedon Deputi Bakom Timothy Ivan Triyono Disorot, MAKI: Mundur Saja Kalau Tak Bisa Rem!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:32 WIB

Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat

Bye Bibir Mengelupas! 5 Lip Care Panthenol untuk Bibir Plump dan Sehat

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif

Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:30 WIB

Suasana Haru Pemakaman Guruh Soekarnoputra di Karet Bivak

Suasana Haru Pemakaman Guruh Soekarnoputra di Karet Bivak

Foto | Sabtu, 26 September 2026 | 18:20 WIB

Review Skenario Sang Jenderal: Kupas Kasus Sensitif yang Mengguncang Publik

Review Skenario Sang Jenderal: Kupas Kasus Sensitif yang Mengguncang Publik

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:15 WIB

4 Tablet Murah untuk Pelajar Paling Worth It 2026, Bonus Stylus Cuma Rp2 Jutaan

4 Tablet Murah untuk Pelajar Paling Worth It 2026, Bonus Stylus Cuma Rp2 Jutaan

Tekno | Sabtu, 26 September 2026 | 18:15 WIB

Modus Licik BPN Jatim: Ubah Uang Suap Jadi Perhiasan Emas, Kini Disita KPK!

Modus Licik BPN Jatim: Ubah Uang Suap Jadi Perhiasan Emas, Kini Disita KPK!

News | Sabtu, 26 September 2026 | 18:11 WIB

Skutik Retro Yamaha Sukses Pikat Pasar Anak Muda Jawa Barat

Skutik Retro Yamaha Sukses Pikat Pasar Anak Muda Jawa Barat

Otomotif | Sabtu, 26 September 2026 | 18:07 WIB

Review Terbelah Jadi Dua dan Alasan Kita Senang Menyiksa Diri Lewat Lagu

Review Terbelah Jadi Dua dan Alasan Kita Senang Menyiksa Diri Lewat Lagu

Your Say | Sabtu, 26 September 2026 | 18:00 WIB

×