Update Covid-19 Global: Vaksin untuk Anak di India Tinggal Tunggu Izin WHO

Risna Halidi, Lilis Varwati

Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:35 WIB
Update Covid-19 Global: Vaksin untuk Anak di India Tinggal Tunggu Izin WHO
Ilustrasi Vaksin Covid-19. (Pexels// Artem Podrez)

Suara.com - Angka kasus Covid-19 di dunia pagi ini, Rabu (13/10), menunjukkan peningkatan sebanyak 370.320 kasus infeksi baru dan 6.442 kematian baru. 

Akibatnya, total akumulasi kasus positif sejak awal wabah terjadi tahun lalu telah mencapai 239,42 juta dengan 4,88 juta orang meninggal dunia akibat infeksi virus corona SARS Cov-2 tersebut, dikutip dari data situs worldometers.

Berbagai penelitian ilmiah di dunia terus dikembangkan untuk mengatasi penyakit infeksi tersebut dan mencegah kematian. Salah satunya pembuatan vaksin.

Terbaru, India sebagai produsen pembuat vaksin terbesar di dunia merekomendasikan penggunaan darurat suntikan Covid-19 Bharat Biotech untuk anak di bawah usia 12 tahun. 

Keputusan itu muncul ketika India mengalihkan fokusnya untuk memvaksinasi anak-anak, setelah meluncurkan lebih dari 950 juta dosis untuk orang dewasa di antara populasinya yang hampir 1,4 miliar.

Covaxin dari Bharat Biotech, yang menggunakan virus corona tidak aktif dengan penguat kekebalan, termasuk salah satu dari tiga jenis vaksin Covid-19 yang digunakan India untuk memvaksinasi orang dewasa.

Lebih dari 110 juta dosis Covaxin telah diberikan dan perusahaan masih menunggu izin penggunaan darurat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Keputusan diharapkan bisa diberikan akhir bulan ini.

Tanpa persetujuan WHO, suntikan dua dosis vaksin Covid-19 untuk anak di bawah usia 12 tahun itu tidak mungkin diterima di seluruh dunia.

Profesor di Christian Medical College, Vellore, Dr Gagandeep Kang, mengatakan vaksinasi Covid-19 penting bagi anak di bawah usia 12 tahun yang memiliki komorbid. 

baca juga

"Untuk anak-anak yang sehat, mengingat risiko rendah dan sirkulasi virus yang rendah saat ini, aman untuk menunggu sampai lebih banyak orang dewasa yang terlindungi," imbuh Kang, dikutip dari Channel News Asia.

Bharat Biotech memulai uji coba Covaxin terhadap anak-anak pada Juni lalu, setelah gelombang kedua Covid-19 di India.

Data untuk kelompok usia 2 hingga 18 tahun telah ditinjau secara menyeluruh oleh Organisasi Kontrol Standar Obat Pusat dan Komite Ahli Subjek. Hasilnya, lembaga tersebut telah memberikan rekomendasi positif, klaim perusahaan.

Bharat Biotech belum secara terbuka membagikan data kemanjuran dan keamanan vaksin terhadap anak-anak.

Sejauh ini, hanya vaksin berbasis DNA pembuat obat Zydus Cadila yang diizinkan untuk penggunaan darurat pada anak-anak berusia minimal 12 tahun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Selamat! Kota Bogor Nol Kasus Covid-19

Selamat! Kota Bogor Nol Kasus Covid-19

Bogor | Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:32 WIB

Peneliti: Kombinasi 2 Vaksin Covid-19 yang Berbeda Picu Efek Samping Lebih Banyak

Peneliti: Kombinasi 2 Vaksin Covid-19 yang Berbeda Picu Efek Samping Lebih Banyak

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:26 WIB

Rusia Akan Lakukan Uji Coba Vaksin Covid-19 Sputnik V Versi Semprotan Hidung

Rusia Akan Lakukan Uji Coba Vaksin Covid-19 Sputnik V Versi Semprotan Hidung

Health | Rabu, 13 Oktober 2021 | 08:13 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB