Duh! Eropa Jadi Pusat Pandemi Covid-19, Begini Saran WHO

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Minggu, 14 November 2021 | 12:30 WIB
Duh! Eropa Jadi Pusat Pandemi Covid-19, Begini Saran WHO
Ilustrasi virus corona, covid-19. (Pexels/@Anna Nandhu Kumar)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat bahwa kasus Covid-19 di Eropa mencapai rekor tertinggi selama pandemi. Akibat kondisi tersebut, WHO mendesak agar program vaksinasi Covid-19 lebih bertarget dengan memastikan kelompok paling rentan di seluruh dunia mendapatkan suntikan vaksin.

Badan kesehatan PBB itu mengatakan, Eropa telah kembali menjadi pusat pandemi Covid-19. Hampir dua juta kasus hari Covid-19 terjadi pada pekan lalu.

"Itu menjadi yang paling banyak dalam satu minggu di kawasan itu sejak pandemi dimulai," kata kepala WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus kepada wartawan, dikutip dari Channel News Asia.

Meski banyak negara kembali berlakukan pembatasan pergerakan juga meluncurkan lebih banyak vaksin dan booster, WHO menegaskan bahwa yang paling penting sebenarnya memastikan vaksinasi diberikan kepada kelompok yang paling rentan kondisi kesehatannya.

Ilustrasi Covid-19 di Amerika Serikat [Foto: New York Time]
Ilustrasi Covid-19 di Amerika Serikat [Foto: New York Time]

"Ini bukan hanya tentang berapa banyak orang yang divaksinasi. Ini tentang siapa yang divaksinasi," kata Tedros.

Menurutnya, tidak masuk akal memberikan vaksin booster kepada orang dewasa yang sehat atau memvaksinasi anak-anak, ketika masih ada petugas kesehatan, lansia, maupun kelompok berisiko tinggi lainnya di seluruh dunia yang belum mendapat suntikan vaksin dosis pertama.

WHO menemukan, makin banyak negara yang telah meluncurkan vaksin booster, meskipun sudah ada seruan berulang dari WHO agar suntikan tambahan itu ditunda hingga akhir tahun dan memprioritaskan stok dosis vaksin untuk negara-negara miskin.

"Setiap hari, ada enam kali lebih banyak booster yang diberikan secara global daripada dosis pertama vaksin di negara-negara berpenghasilan rendah," kata Tedros.

Ia bersikeras mengatakan bahwa vaksin booster Covid-19 saat ini menjadi skandal yang harus dihentikan segera.

baca juga

Upaya yang lebih terarah juga perlu dilakukan di negara-negara kaya yang memiliki stok dosis vaksin cukup, tapi banyak masyarakatnya yang menolak untuk mendapatkan suntikan.

Direktur kedaruratan WHO Michael Ryan mengatakan bahwa di negara-negara dengan cakupan vaksinasi yang luas dan tinggi, peningkatan kasus Covid-19 tidak akan menyebabkan pasien rawat inap dan kematian.

Tetapi dia memperingatkan, di negara-negara dengan jumlah vaksinasi tinggi, tetap berisiko alami lonjakan kasus Covid-19 hingga memberatkan sistem kesehatan, jika populasi rentan tetap tidak divaksinasi.

Ryan menunjukkan sebuah penelitian di Inggris yang menemukan bahwa orang yang tidak divaksinasi berisiko alami kematian hingga 32 kali lipat tinggi daripada orang yang divaksinasi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kemenkes Minta RS Perbanyak Riset Terkait Covid-19: Jangan Selalu Jadi Pengikut

Kemenkes Minta RS Perbanyak Riset Terkait Covid-19: Jangan Selalu Jadi Pengikut

Health | Minggu, 14 November 2021 | 12:14 WIB

Bikin Haru, Sehun EXO Tulis Kalimat Menyentuh dalam Review Buku Penggemar

Bikin Haru, Sehun EXO Tulis Kalimat Menyentuh dalam Review Buku Penggemar

Your Say | Minggu, 14 November 2021 | 08:00 WIB

Update 13 November: Tambah 359 Kasus, Total Kasus Covid-19 RI Jadi 4.097.675 Orang

Update 13 November: Tambah 359 Kasus, Total Kasus Covid-19 RI Jadi 4.097.675 Orang

News | Sabtu, 13 November 2021 | 19:35 WIB

Terkini

Lepas Label Komedian, Benidictus Siregar Bertaruh Emosi di Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

Lepas Label Komedian, Benidictus Siregar Bertaruh Emosi di Film Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati

Entertainment | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:34 WIB

DPR Desak Pemerintah Kerahkan Seluruh Kekuatan Atasi Karhutla: Rakyat Sudah Sesak Napas

DPR Desak Pemerintah Kerahkan Seluruh Kekuatan Atasi Karhutla: Rakyat Sudah Sesak Napas

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:31 WIB

Lulur Pengantin Naik Kelas, Perpaduan Glutathione dan Hya untuk Kulit Tubuh yang Terawat

Lulur Pengantin Naik Kelas, Perpaduan Glutathione dan Hya untuk Kulit Tubuh yang Terawat

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:30 WIB

4 Retinol Toner Pad Terbaik untuk Atasi Garis Halus dan Kencangkan Kulit

4 Retinol Toner Pad Terbaik untuk Atasi Garis Halus dan Kencangkan Kulit

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:20 WIB

Terbukti Berbuat Tercela, AKBP Roby Heri Saputra Kini Jadi Perwira Tanpa Jabatan

Terbukti Berbuat Tercela, AKBP Roby Heri Saputra Kini Jadi Perwira Tanpa Jabatan

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:16 WIB

Lagu 'Tutur Batin': Pelukan Hangat untuk yang Ingin Bangkit dari Kegagalan

Lagu 'Tutur Batin': Pelukan Hangat untuk yang Ingin Bangkit dari Kegagalan

Your Say | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Viva White Moisturizer Yogurt Cocok untuk Kulit Berminyak? Simak Review Pengguna

Viva White Moisturizer Yogurt Cocok untuk Kulit Berminyak? Simak Review Pengguna

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel

Ultimatum 5x24 Jam Berakhir, Mahasiswa UIN Desak Herman Deru Mundur sebagai Gubernur Sumsel

Sumsel | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Warga Bantargebang Keluhkan Bantuan Air BPBD: Dua Tangki Kurang, Butuhnya 10!

Warga Bantargebang Keluhkan Bantuan Air BPBD: Dua Tangki Kurang, Butuhnya 10!

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:14 WIB

Pertamina dan Transjakarta Jajaki Bus Hidrogen untuk Wujudkan Transportasi Rendah Karbon

Pertamina dan Transjakarta Jajaki Bus Hidrogen untuk Wujudkan Transportasi Rendah Karbon

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 20:12 WIB

×