Stres Hingga Kafein, Ini 6 Faktor yang Menyebabkan Gula Darah Cepat Naik

Risna Halidi, Lilis Varwati

Selasa, 30 November 2021 | 12:41 WIB
Stres Hingga Kafein, Ini 6 Faktor yang Menyebabkan Gula Darah Cepat Naik
ilustrasi cek gula darah (Pexels/Podrez).

Suara.com - Kadar gula setiap orang bisa naik turun, tergantung dari aktivitas maupun makanan yang dikonsumsi. Kondisi tersebut wajar, jika kadar gula darah masih dalam batas normal.

Batas normal gula darah juga sangat tergantung dari waku pemeriksaan.

Dikutip dari Alodokter, jika tes dilakukan sebelum makan atau setelah puasa 8 jam atau lebih, maka kadar normal gula darah antara 70–100 mg/dL.

Sementara gula darah normal sebelum tidur atau 2 jam setelah makan, yakni kurang dari 140 mg/dL. Dan pemeriksaan gula darah mendadak harus kurang dari 200 mg/dL.

Petugas Novo Nordisk Indonesia mengecek kadar gula dalam darah warga dalam layanan gratis memperingati Hari Diabetes Sedunia di Stasiun KA Tanah Abang, Jakarta, Minggu (14/11/2021).  ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Pemeriksaan kadar gula darah warga dalam layanan gratis memperingati Hari Diabetes Sedunia di Stasiun KA Tanah Abang, Jakarta, Minggu (14/11/2021). ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra

Jika kadar gula darah kurang atau lebih dari batasan normal di atas, bisa jadi seseorang sakit diabetes

Pada orang yang tidak sakit diabetes, fluktuasi kadar gula darah biasanya tidak terlalu tinggi. Karena jumlah gula dalam darah diatur dengan hati-hati melalui proses alami tubuh dan sekresi insulin.

Sementara, pada orang yang diabetes, produksi insulin dalam tubuh tidak mencukupi atau bahkan tidak ada sama sekali. Sehingga gula darah tidak dapat diproses secara alami. Akibatnya, gula darah bisa naik maupun turun di luar kadar normal.

Fluktuasi gula darah yang terlalu tinggi dapat menyebabkan gejala seperti kelelahan, kebingungan, mulut kering, sakit kepala, dan penglihatan kabur.

Dikutip dari Asiaone, ada 10 hal yang bisa menyebabkan kadar gula darah jadi cepat naik maupun turun.

1. Diet dan asupan cairan
Bukan hanya gula pasir, permen, maupun puding manis yang bisa membuat kadar gula darah melonjak. Beberapa buah tertentu juga bisa menyebabkan gula darah yang sangat tinggi.

Buah kering terutama menjadi sumber gula yang padat. Menjaga pola makan dan berat badan yang sehat penting dilakukan karena menjadi salah satu yang paling signifikan untuk mengurangi risiko diabetes tipe 2.

Dehidrasi juga dapat menyebabkan kadar gula darah lebih tinggi, menyebabkan rasa haus yang ekstrem, dan dalam jangka panjang, menyebabkan masalah serius pada pembuluh darah kecil di tubuh.

2. Pemanis buatan
Minuman ringan diet bebas gula sebenarnya memiliki efek negatif pada sensitivitas insulin dan kontrol gula darah. Pemanis buatan dapat ditemukan di semua jenis makanan dan minuman, tetapi paling sering ditemukan dalam minuman ringan dan yoghurt. 

Makanan manis apa pun yang diklaim 'bebas gula' atau 'produk diet' kemungkinan besar mengandung pemanis buatan.

Meskipun pemanis buatan tidak memiliki efek penambah gula darah secara langsung, tapi mengonsumsinya terlalu sering bisa memengaruhi cara tubuh memetabolisme glukosa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Diabetes Perlu Perhatian dan Dukungan dari Berbagai Elemen di Masa Pandemi Covid-19

Diabetes Perlu Perhatian dan Dukungan dari Berbagai Elemen di Masa Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 28 November 2021 | 16:00 WIB

Pasien Diabetes Berisiko Alami Depresi, Bisakah Dicegah dengan Vitamin D dan Omega-3?

Pasien Diabetes Berisiko Alami Depresi, Bisakah Dicegah dengan Vitamin D dan Omega-3?

Health | Jum'at, 26 November 2021 | 18:18 WIB

Mood Berubah Seketika, Ternyata Bisa Jadi Tanda Diabetes

Mood Berubah Seketika, Ternyata Bisa Jadi Tanda Diabetes

Health | Kamis, 25 November 2021 | 17:55 WIB

Terkini

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB