Kenali Gangguan Ritme Sirkadian: Ketika Jam Biologis Tubuh Berbeda dari Kebanyakan Orang

Yasinta Rahmawati | Rosiana Chozanah | Suara.com

Selasa, 30 November 2021 | 17:10 WIB
Kenali Gangguan Ritme Sirkadian: Ketika Jam Biologis Tubuh Berbeda dari Kebanyakan Orang
Ilustrasi Insomnia (Photo by cottonbro from Pexels)

Suara.com - Sistem tubuh manusia, dari siklus tidur hingga pencernaan, telah diatur oleh ritme sirkadian atau irama sirkadian. Ini juga dapat disebut sebagai 'jam biologis tubuh', yang akan mengikuti siklus matahari, dari terbit hingga terbenam.

Namun, ritme sirkadian juga bisa terganggu. Membuat orang yang mengalaminya memiliki jam biologis tubuh berkebalikan dari orang-orang di sekelilingnya.

Gangguan ritme sirkadian atau circadian rythm disorder merupakan masalah yang terjadi ketika siklus tidur dan bangun seseorang tidak selaras dengan lingkungan dia berada hingga menganggu aktivitas sehari-hari.

Ketika siklus tidur-bangun tidak sinkron dengan lingkungan, orang yang mengalaminya berisiko kesulitan tidur, dan kualitas tidurnya buruk. Pada akhirnya pola tidurnya akan buruk.

Menurut National Heart, Lung, and Blood Institute (NHLBI) AS, gangguan pada pola tidur bisa bersifat sementara dan disebabkan oleh faktor eksternal, seperti kebiasaan tidur, pekerjaan, atau perjalanan.

Ilustrasi insomnia (pexels.com)
Ilustrasi insomnia (pexels.com)

Gangguan ritme sirkadian juga bisa terjadi dalam jangka panjang, dan disebabkan oleh faktor internal, seperti genetik, usia, atau kondisi medis.

Gejala dari gangguan ini termasuk kantuk parah di siang hari, insomnia, kelelahan, penurunan tingkat kewaspadaan, dan masalah dengan ingatan serta pengambilan keputusan.

Berdasarkan Web MD, gejala lain dari gangguan ritme sirkadian adalah:

  • konsentrasi buruk
  • gangguan kinerja, termasuk keterampilan kognitif yang lebih rendah
  • koordinasi yang buruk
  • sakit kepala
  • masalah perut

Jika Anda mengalami salah satu kondisi di bawah ini, periksakanlah kepada dokter:

  • kurang tidur selama lebih dari satu bulan dan mengalami kesulitan berkonsentrasi, pelupa, kurang motivasi, atau kantuk parah di siang hari
  • sulit tidur
  • terbangun di pagi hari dengan tubuh kelelahan dan tidak segar

Dokter akan menanyakan gejala dan memeriksa riwayat kesehatan, serta melakukan pemeriksaan fisik.

Untuk mendiagnosis gangguan ini, dokter mungkin akan menyarankan tes tidur, menyarankan Anda untuk menulis di buku harian untuk melacak kapan dan berapa lama Anda tidur, dan menguji kadar hormon tertentu dalam darah atau air liur Anda.

Rencana pengobatannya akan tergantung pada jenis dan penyebab gangguan ritme sirkadian Anda, seperti terapi cahaya, konsumsi obat-obatan, atau perubahan gaya hidup.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Alasan Jangan Sarapan Makan Berat, Salah Satunya Kacaukan Ritme Sirkadian

Alasan Jangan Sarapan Makan Berat, Salah Satunya Kacaukan Ritme Sirkadian

Health | Rabu, 02 Juni 2021 | 17:50 WIB

Coba Diet Sirkadian, Pola Makan yang Disesuaikan dengan Jam Alami Tubuh

Coba Diet Sirkadian, Pola Makan yang Disesuaikan dengan Jam Alami Tubuh

Health | Senin, 26 Oktober 2020 | 21:33 WIB

Peneliti Temukan Protein yang Dapat Menertibkan Ritme Sirkadian

Peneliti Temukan Protein yang Dapat Menertibkan Ritme Sirkadian

Health | Rabu, 13 Mei 2020 | 20:04 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB