alexametrics

Duh, Menkes Budi Sebut Mal Mulai Tak Disiplin Gunakan Aplikasi PeduliLindungi

M. Reza Sulaiman
Duh, Menkes Budi Sebut Mal Mulai Tak Disiplin Gunakan Aplikasi PeduliLindungi
Fitur PeduliLindungi sudah terintegrasi dengan Aplikasi Traveloka terbaru. Foto: Ilustrasi aplikasi PeduliLindungi. [Antara]

Penggunaan aplikasi PeduliLindungi saat akan memasuki fasilitas publik seperti mal dan pusat perbelanjaan penting untuk mencegah terjadinya keramaian.

Suara.com - Penggunaan aplikasi PeduliLindungi saat akan memasuki fasilitas publik seperti mal dan pusat perbelanjaan penting untuk mencegah terjadinya keramaian.

Sayangnya, menurut Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin, tingkat kedisiplinan sejumlah pengelola pusat perbelanjaan atau mal di Jakarta terhadap penggunaan aplikasi PeduliLindungi kian menurun.

"Yang di dalam (ruangan, red.) ini mulai menurun disiplin protokol kesehatannya. Kita akan dorong lagi dengan bantuan polda dan pangdam untuk mendisiplinkan ini," kata dia saat menjadi pembicara dalam Ganesha Policy Podcast Ep.1: "BGS, Kapan COVID-19 Berakhir?" yang diikuti dari YouTube Ikatan Alumni ITB.

Ia sempat menegur asosiasi pengelola mal berkaitan dengan penurunan disiplin penggunaan aplikasi PeduliLindungi pada konsumen yang datang di pusat perbelanjaan di Jakarta.

Baca Juga: Terungkap! Ini Metode yang Digunakan Kemenkes untuk Deteksi COVID-19 Varian Omicron

Pramuniaga menerapkan protokol kesehatan dengan mengenakan masker dan faceshield di salah satu tenant Mall Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (1/7/2020).  [ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari]
Pramuniaga menerapkan protokol kesehatan dengan mengenakan masker dan faceshield di salah satu tenant Mall Grand Indonesia, Jakarta, Rabu (1/7/2020). [ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari]

"Kemarin asosiasi mal aku perlihatkan datanya (PeduliLindungi, red.), nih ini ada datanya, ini mal di Jakarta yang sehari yang masuk 20.000 orang, ada mal di Jakarta besar-besar yang masuk sehari cuma lima orang. Sudah pasti dia enggak ngetes ini," katanya.

Budi mengaku tidak segan untuk memublikasikan data kunjungan mal melalui website untuk diketahui masyarakat. Ancaman itu segera direspons oleh pengelola dengan memperbaiki disiplin mereka terhadap penggunaan aplikasi PeduliLindungi.

Ia mengatakan teknologi digital saat ini memungkinkan dirinya dapat langsung memantau tingkat kunjungan di berbagai fasilitas publik.

"Kita akan mendorong lagi aplikasi bikinan anak ITB yang namanya PeduliLindungi ini untuk ngecek kedatangan orang. Saya sudah bisa lihat itu secara 'online' (daring)," katanya.

Budi mengatakan terhadap pengguna aplikasi yang tidak menunjukkan perbaikan disiplin, Kemenkes akan melibatkan TNI-Polri untuk memberikan tindakan tegas.

Baca Juga: Masih Banyak Perkantoran dan Mal di Bandar Lampung Belum Pakai PeduliLindungi

"Kalau besok laporan PeduliLindungi cuma dua orang, aku tahu nih tidak disiplin, saya suruh gerebek," katanya.

Komentar