Kejadian Kehamilan Ektopik Langka, Janin Wanita Ini Tumbuh di Dalam Hati

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Jum'at, 07 Januari 2022 | 15:55 WIB
Kejadian Kehamilan Ektopik Langka, Janin Wanita Ini Tumbuh di Dalam Hati
Ilustrasi ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Ketika pada umumnya janin tumbuh di rahim, wanita asal Kanada ini mengalami kejadian aneh di mana bayinya berkembang di hati.

Kasus langka ini pertama kali tercatat dalam sebuah laporan medis di tahun 2012. Namun menjadi viral setelah seorang dokter membahasnya di TikTok beberapa waktu ini.

Dalam laporan tersebut disebutkan bahwa seorang wanita 33 tahun memeriksakan diri ke klinik setelah mengalami pendarahan menstruasi selama 14 hari berturut-turut.

Kondisi ini terjadi pada 49 hari setelah periode menstruasi terakhirnya, lapor New York Post.

"Apa yang mereka temukan adalah janin di dalam hati," ujar dokter anak Michael Narvey, yang menjadikan kasus ini menjadi konten TikTok.

Kehamilan ektopik di hati (TikTok)
Kehamilan ektopik di hati (TikTok)

Kondisi ini adalah kehamilan ektopik yang langka. Menurut laporan dari Mayo Clinic, kehamilan ektopik merupakan sel telur yang dibuahi tertanam dan tumbuh di luar rongga utama rahim.

Gejalanya bisa berupa pendarahan vagina, nyeri panggul dan perut, yang umumnya meningkat seiring pertumbuhan janin.

Dokter Narvey menjelaskan bahwa biasanya kehamilan ektopik terjadi di tuba fallopi, dan dalam kasus yang jarang terjadi, dapat meninggalkan sel telur dan menempel di dinding perut. Namun, kasus wanita ini lebih jarang terjadi.

"Kadang-kadang kami melihat ini di area perut, tidak pernah di hati. Ini pertama kalinya untukku," kata Narvey, yang bekerja di Institut Penelitian Rumah Sakit Anak Manitoba.

Kejadian medis ini terbukti berbahaya bagi ibu dan janin karena embrio jarang dapat berkembang dengan baik di luar rahim.

Sementara dokter dapat menyelamatkan nyawa sang ibu, mereka tidak dapat menyelamatkan sang janin, menurut laporan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pada Kasus Tertentu Pemeriksaan USG Kehamilan Bisa Dilakukan Tiap Bulan

Pada Kasus Tertentu Pemeriksaan USG Kehamilan Bisa Dilakukan Tiap Bulan

Video | Kamis, 06 Januari 2022 | 07:00 WIB

Catat, Ini 4 Tanda Awal Kehamilan selain Telat Haid

Catat, Ini 4 Tanda Awal Kehamilan selain Telat Haid

Health | Rabu, 05 Januari 2022 | 14:13 WIB

Pemeriksaan USG Kehamilan Bisa Dilakukan Tiap Bulan, Tapi...

Pemeriksaan USG Kehamilan Bisa Dilakukan Tiap Bulan, Tapi...

Health | Rabu, 05 Januari 2022 | 14:05 WIB

Terkini

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB