Cara Pencegahan Skoliosis yang Perlu Diketahui

Sabtu, 08 Januari 2022 | 11:19 WIB
Cara Pencegahan Skoliosis yang Perlu Diketahui
Ilustrasi skoliosis, pencegahan skoliosis (Freepik)

Suara.com - Skoliosis adalah lengkungan tulang belakang kiri ke kanan yang abnormal dalam bentuk huruf S atau C. Meski skoliosis tidak bisa dihindari, namun ada beberapa pencegahan skoliosis yang bisa dilakulan.

Orang tua yang pertama kali melihat skoliosis pada anak mereka mungkin menganggap skolisis ini sebagai bahu atau pinggang yang tidak rata. Biasanya, satu tulang belikat tampak lebih menonjol daripada yang lain, atau satu pinggul menjadi lebih tinggi dari yang lain. Lantas, seperti apa pencegahan skoliosis?

Dokter tidak tahu persis apa yang menyebabkan jenis skoliosis yang paling umum atau yang dikenal sebagai skoliosis idiopatik terjadi pada remaja dan terjadi pada anak-anak usia 10 hingga 18 tahun. Namun, jenis ini sering diturunkan dalam keluarga, jadi kemungkinan besar ada faktor genetik yang terlibat. Untuk itu, Anda perlu mengetahui pencegahan skoliosis.

Meskipun Anda tidak bisa menghindari skoliosis, ada beberapa pencegaha skoliosis yang dapat dilakukan untuk mencegah lekukan tulang belakang menjadi lebih buruk.

Pencegahan Skoliosis

Banyak hal yang sering disalahkan sebagai penyebab skoliosis, seperti cedera olahraga pada masa kanak-kanak, membawa ransel yang berat, postur tubuh yang buruk, dan kelebihan berat badan atau obesitas. Namun, tidak satu pun dari ini yang diketahui menyebabkan skoliosis.

Disamping itu, kegiatan seperti melatih postur tubuh, latihan memperkuat otot punggung, dan yoga atau Pilates juga rupanya tidak dapat mencegah skoliosis. Namun, mereka dapat meredakan gejala pada orang yang sudah menderita skoliosis. Selain itu, langkah ini juga baik untuk kesehatan.

Diketahui, skoliosis dewasa adalah jenis skoliosis yang kemungkinan bisa dicegah. Skoliosis jenis ini ditimbulkan oleh osteoporosis. Akibatnya, tulang pun jadi rapuh, sehingga membuat kelengkungan tulang belakang jadi tidak normal. 

Asupan nutrisi yang baik serta olahraga yang teratur dipercaya mampu meminimalisir risiko orang dewasa atau orang tua terserang osteoporosis, sehingga juga membantu dalam mencegah berkembangnya skoliosis.

Baca Juga: Gejala Kanker Pankreas, Waspadai Sensasi Aneh di Bawah Tulang Rusuk!

Meskipun belum diketahui secara pasti cara mencegah skoliosis, namun terdapat beberapa hal yang bisa Anda lakukan guna mencegah skoliosis berkembang.

Salah satunya yaitu dengan memeriksa tulang belakang secara teratur, sejak masih bayi. Jika Anda memiliki kekhawatiran tentang apa yang Anda lihat, bicarakan dengan dokter Anda atau profesional kesehatan lainnya. 

Demikian informasi mengenai pencegahan skoliosis yang penting untuk diketahui. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI