Jangan Ditunda-tunda, IDAI Tegaskan Lagi Pentingnya Vaksinasi COVID-19 untuk Anak: Cegah Jadi Penular Aktif

M. Reza Sulaiman

Kamis, 27 Januari 2022 | 23:08 WIB
Jangan Ditunda-tunda, IDAI Tegaskan Lagi Pentingnya Vaksinasi COVID-19 untuk Anak: Cegah Jadi Penular Aktif
Seorang anak megikuti vaksinasi dengan sasaran anak usia 6-11 tahun di Kota CImahi, Selasa (21/12/2021). [Suara.com/Ferrye Bangkit Rizki]

Suara.com - Pentingnya vaksinasi COVID-19 untuk anak bukan hanya demi melindungi si kecil dari ancaman virus Corona.

Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K) mengatakan vaksinasi Covid-19 untuk anak penting karena anak rentan jadi penular aktif.

“Anak-anak itu sebagian besarnya memang bila terkena COVID-19 bergejala ringan ya. Sedikit sekali yang bergejala berat. Tetapi dia bisa menjadi penular yang aktif,” katanya dalam webinar.

Ia menyatakan meski rata-rata anak yang terkena COVID-19 memiliki gejala yang lebih ringan dibandingkan orang dewasa, namun anak dapat menjadi penular aktif karena adanya interaksi yang dilakukan di sekolah bersama teman-temannya.

vaksinasi Covid-19 anak, vaksin Covid-19 anak dan remaja (envato)
vaksinasi Covid-19 anak, vaksin Covid-19 anak dan remaja (envato)

Adanya interaksi yang tidak sadar dilakukan anak, kata dia, membuka peluang tertular COVID-19 terutama dengan adanya varian Omicron. Membuat anak pulang dengan membawa virus ke dalam keluarga, yang kemudian menyebabkan kelompok rentan seperti penduduk lanjut usia (lansia) jadi terpapar.

Menurutnya, semua pihak dapat mencegah anak menjadi penular aktif melalui mempercepat pemberian vaksinasi pada anak usia 6-11 tahun dan mendidik masyarakat luas mengenai pentingnya memberikan vaksin pada anak.

Tapi sayangnya, kata dia, masih banyak orang tua yang takut membawa anaknya untuk di vaksinasi dan berbagai gerakan yang menolak pemberian vaksin pada anak di berabgai media sosial, sehingga target cakupan vaksinasi COVID-19 pada anak berisiko tidak tercapai.

“IDAI tidak merekomendasikan anak yang belum vaksinasi untuk mengikuti pembelajaran tatap muka (PTM). Jadi harus diperhatikan seperti ini, kadang-kadang malah diabaikan,” katanya menegaskan.

Sementara untuk melindungi anak yang belum bisa divaksinasi, orang tua dapat menciptakan lingkungan yang aman dan sehat, dimana semua orang di sekitar anak dipastikan setidaknya telah divaksinasi.

baca juga

Kemudian pada pihak pemerintah dan sekolah, IDAI merekomendasikan untuk tidak memberlakukan PTM terlebih dahulu, terutama dengan adanya Omicron yang merebak dalam masyarakat.

Sebagai opsi lain, pemerintah dapat menggunakan pilihan pembelajaran jarak jauh guna mengurangi potensi terpaparnya anak oleh COVID-19.

“Sangat riskan meninggalkan anak-anak kita apalagi yang belum vaksinasi lengkap untuk mengikuti PTM. Kami IDAI, merekomendasikan untuk pemerintah meninjau kembali kebijakan PTM ini dan diberi opsi agar tetap ada pilihan hybrid atau pembelajaran jarak jauh,” tutupnya. [ANTARA]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks

Imunisasi Anak Menurun Usai Pandemi, Kemenkes Soroti Kekhawatiran Efek Samping dan Hoaks

News | Kamis, 29 Oktober 2026 | 17:39 WIB

Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu

Kemenkes Tekankan Pentingnya Pantau Tumbuh Kembang Anak di Posyandu

Health | Senin, 26 Oktober 2026 | 13:24 WIB

IDAI Ungkap Alasan Anak Lebih Rentan Terdampak Asap Karhutla Dibanding Orang Dewasa

IDAI Ungkap Alasan Anak Lebih Rentan Terdampak Asap Karhutla Dibanding Orang Dewasa

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 13:15 WIB

IDAI Minta Sekolah Terapkan 6 Langkah Lindungi Anak dari Asap Karhutla

IDAI Minta Sekolah Terapkan 6 Langkah Lindungi Anak dari Asap Karhutla

News | Senin, 19 Oktober 2026 | 11:32 WIB

IDAI Ungkap Dampak Panjang Asap Karhutla pada Anak: dari Kerusakan Paru hingga Penghasilan Rendah

IDAI Ungkap Dampak Panjang Asap Karhutla pada Anak: dari Kerusakan Paru hingga Penghasilan Rendah

Health | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 08:25 WIB

Kapan Bayi Boleh Makan Telur? Ini Penjelasan IDAI

Kapan Bayi Boleh Makan Telur? Ini Penjelasan IDAI

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 16:37 WIB

IDAI Ingatkan Bahaya Telur Mentah untuk Bayi, Berisiko Picu Infeksi hingga Dehidrasi

IDAI Ingatkan Bahaya Telur Mentah untuk Bayi, Berisiko Picu Infeksi hingga Dehidrasi

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 15:11 WIB

Dokter Piprim: MPASI Usia 4 Bulan Bisa Dipertimbangkan dalam Kondisi Tertentu

Dokter Piprim: MPASI Usia 4 Bulan Bisa Dipertimbangkan dalam Kondisi Tertentu

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 13:21 WIB

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

Guru Diminta Cicipi MBG, Benarkah Bisa Mencegah Keracunan?

News | Selasa, 15 September 2026 | 21:45 WIB

IDAI Usul MBG di Kantin Sekolah, Utamakan Anak di Wilayah 3T

IDAI Usul MBG di Kantin Sekolah, Utamakan Anak di Wilayah 3T

News | Jum'at, 11 September 2026 | 20:14 WIB

Terkini

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Kemasan Bekas Jangan Langsung Dibuang, Mulai Biasakan Mengelolanya dengan Benar

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:25 WIB

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Dear Pemain Keturunan Indonesia di Jerman dan Spanyol, Siap-siap Dipanggil PSSI

Bola | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 22:00 WIB

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Tafsir Kerugian Negara Bikin Investor Waswas, Direksi BUMN Bisa Jadi Korban

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:59 WIB

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Tak Mau Turun Kasta, BEI Pede Indonesia Selamat dari Ancaman MSCI

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:35 WIB

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Ramai Dikritik Soal Acara Deklarasi Sumpah Pemuda, Raffi Ahmad Buka Suara

Video | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:30 WIB

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

In This Economy, Jadi Tentara Bayaran Rusia Diimingi Gaji Selangit Pulang Tinggal Nama

News | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 21:00 WIB

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Ketika Nonton Film Bareng Jadi Cara Baru Membangun Kedekatan di Dunia Kerja

Lifestyle | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Manga Komedi-Romantis Hiragi-san's House of Vampires Dapat Adaptasi Anime

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:40 WIB

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

BEI Siap Periksa Acak Free Float Emiten, Direksi Terancam Sanksi Tegas!

Bisnis | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:15 WIB

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Love's Ambition: Akting Sedih Zhao Lu Si yang Patahkan Genre Romansa CEO

Your Say | Sabtu, 31 Oktober 2026 | 20:14 WIB

×