Sering Timbulkan Bau Tidak Sedap, Kenal Tiga Infeksi Vagina yang Mengganggu

Bimo Aria Fundrika

Jum'at, 28 Januari 2022 | 20:50 WIB
Sering Timbulkan Bau Tidak Sedap, Kenal Tiga Infeksi Vagina yang Mengganggu
Ilustrasi vagina. (Dok: Shutterstock)

Suara.com - Menjaga kesehatan alat reproduksi bagi perempuan merupakan hal yang penting. Pasalnya, area intim perempuan kerap dihuni oleh berbagai bakteri yang bisa membuat infeksi

Dikutip dari Healthshots, Dr Tanveer Aujla, Konsultan Senior Ahli Obstetri dan Ginekolog, Rumah Sakit Ibu, Noida mengatakan bahwa beberapa infeksi vagina disebabkan oleh penyakit menular seksual. Tetapi yang lain yang cukup umum, tidak.

Untuk alasan yang tidak sepenuhnya jelas, beberapa perempuan tampaknya lebih rentan terhadap infeksi vagina daripada yang lain. Bakteri dan ragi dapat ditemukan di lingkungan vagina yang khas dan sehat tanpa harus menunjukkan penyakit. Namun, beberapa faktor dapat mengubah lingkungan vagina, memungkinkan pertumbuhan bakteri atau ragi yang berlebihan.”

ilustrasi vagina. (Shutterstock)
ilustrasi vagina. (Shutterstock)

Oleh karena itu, penting untuk memahami jenis infeksi vagina yang mengganggu sebelum beralih ke pengobatan DIY dan meminum pil antibiotik. Banyak gejala seperti bau vagina, sensasi terbakar, dan keputihan yang aneh dapat membantu Anda membedakannya. Berikut ini jenis infeksi vagina yang perlu diketahui:

1. Infeksi ragi

Ini adalah infeksi yang paling sering terjadi. Hal ini dapat dikenali dari gejalanya seperti gatal pada vagina, sensasi terbakar, iritasi, keputihan dan terkadang peradangan. Ada banyak obat bebas untuk infeksi jamur. Namun, jika gejalanya berlanjut, dapat dimengerti untuk berkonsultasi dengan dokter.

2. Vaginosis bakterial

Menjaga kesehatan vagina yang optimal tidak serumit kedengarannya. Namun, banyak dari Anda yang bersalah karena praktik kebersihan menstruasi yang buruk dan tidak sering mengganti celana dalam Anda. Salah satu kondisi yang sangat umum yang dapat mengganggu Anda karena kebersihan yang buruk adalah infeksi bakteri atau vaginosis bakteri.

Ini adalah kondisi yang menyebabkan peradangan vagina karena pertumbuhan berlebih dari bakteri yang secara alami ditemukan di vagina. Bau amis, sensasi terbakar saat buang air kecil adalah gejala umum dari kondisi ini. Selain itu, Anda berisiko lebih tinggi terkena bakterial vaginosis jika Anda aktif secara seksual, hamil, atau memiliki IUD (alat kontrasepsi dalam rahim).

baca juga

3. Trikomoniasis

Ini adalah penyakit menular seksual yang disebabkan oleh parasit yang disebut, Trichomonas vaginalis. Umumnya dikenal sebagai trich, infeksi vagina ini sangat menular. Risiko Anda terkena penyakit ini berlipat ganda jika Anda tidak menggunakan kondom atau berganti-ganti pasangan. Infeksi ini tidak terbatas hanya pada perempuan tetapi dapat menginfeksi pasangan Anda juga.

Gejala yang perlu diwaspadai adalah keputihan berbusa tipis, berwarna kuning atau hijau dan gatal pada alat kelamin. Jika pasangan pria Anda mengalami keputihan dari penisnya, itu adalah salah satu gejala trich.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bikin Dokter Takjub, Pria Ini Tetap Sehat Walau Tidak Pernah Mandi Selama 70 Tahun dan Hidup di Jalanan

Bikin Dokter Takjub, Pria Ini Tetap Sehat Walau Tidak Pernah Mandi Selama 70 Tahun dan Hidup di Jalanan

Health | Jum'at, 28 Januari 2022 | 11:02 WIB

Dinkes Cianjur Beberkan Penyebab Kematian Anak yang Meninggal Dunia Usai Disuntik Vaksin COVID-19

Dinkes Cianjur Beberkan Penyebab Kematian Anak yang Meninggal Dunia Usai Disuntik Vaksin COVID-19

Jabar | Kamis, 27 Januari 2022 | 21:12 WIB

Benarkah Minum Anggur Merah Bisa Cegah Infeksi Virus Corona Covid-19? Ini Himbauan Ahli

Benarkah Minum Anggur Merah Bisa Cegah Infeksi Virus Corona Covid-19? Ini Himbauan Ahli

Health | Kamis, 27 Januari 2022 | 16:54 WIB

Terkini

Skip Jakarta! Young K Day6 Umumkan Jadwal Tur Konser Solo Bertajuk Youngest

Skip Jakarta! Young K Day6 Umumkan Jadwal Tur Konser Solo Bertajuk Youngest

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:25 WIB

6 Cara Memakai Parfum Lokal agar Wanginya Tahan Lama dan Meninggalkan Jejak

6 Cara Memakai Parfum Lokal agar Wanginya Tahan Lama dan Meninggalkan Jejak

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:13 WIB

Keuangan Makin Bersinar, 5 Shio Ini Diprediksi Penuh Keberuntungan 21 Juli 2026

Keuangan Makin Bersinar, 5 Shio Ini Diprediksi Penuh Keberuntungan 21 Juli 2026

Lifestyle | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:10 WIB

Profil Pau Cubarsi, Bek Spanyol yang Raih Penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026

Profil Pau Cubarsi, Bek Spanyol yang Raih Penghargaan Pemain Muda Terbaik Piala Dunia 2026

Your Say | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:05 WIB

Aturan Hak-hak Ojol Tak Masuk RUU LLAJ, DPR Janjikan Bakal Punya UU Sendiri

Aturan Hak-hak Ojol Tak Masuk RUU LLAJ, DPR Janjikan Bakal Punya UU Sendiri

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:05 WIB

Lepas Status WNI Biayanya Naik 5 Kali Lipat, Menteri Supratman: Bukan Masalah Buat Bangsa

Lepas Status WNI Biayanya Naik 5 Kali Lipat, Menteri Supratman: Bukan Masalah Buat Bangsa

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:02 WIB

Timur Tengah di Ambang Perang Besar! Kematian 3 Tentara Picu Serangan Brutal AS ke Iran

Timur Tengah di Ambang Perang Besar! Kematian 3 Tentara Picu Serangan Brutal AS ke Iran

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 07:00 WIB

Gendong Ransel Hitam dan Bertopi Biru, Bupati Lombok Barat Resmi Masuk Gedung Merah Putih KPK

Gendong Ransel Hitam dan Bertopi Biru, Bupati Lombok Barat Resmi Masuk Gedung Merah Putih KPK

News | Selasa, 21 Juli 2026 | 06:39 WIB

Ledakan Guncang Grand Polonia Medan, Lima Rumah Alami Kerusakan

Ledakan Guncang Grand Polonia Medan, Lima Rumah Alami Kerusakan

Foto | Selasa, 21 Juli 2026 | 06:00 WIB

Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi

Penembak Sekuriti dan Warga Negara Maroko di Bali Punya Izin Senpi

Bali | Selasa, 21 Juli 2026 | 05:56 WIB

×