Catat, Inilah Olahraga yang Aman Bagi Penderita Penyakit Jantung!

Vania Rossa, Aflaha Rizal Bahtiar

Jum'at, 11 Februari 2022 | 17:25 WIB
Catat, Inilah Olahraga yang Aman Bagi Penderita Penyakit Jantung!
Ilustrasi olahraga. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Dengan semakin meningkatnya kasus obesitas dan gaya hidup yang tidak aktif, sangatlah penting untuk mempromosikan aktivitas fisik saat ini. Olahraga secara teratur tidak hanya mencegah penyakit jantung, tetapi juga mengurangi kematian dini pada orang dengan penyakit jantung kronis.

Hal ini dikatakan Profesor Antonio Pelliccia, Kepala Kardiologi Institute of Sports Medicine and Science, Roma, Italia.

Namun, banyak yang khawatir olahraga justru bisa memicu serangan jantung. Benarkah?

"Kemungkinan olahraga yang memicu serangan jantung sangat rendah," kata Profesor Sanjay Sharmdari St. George's, University of London, Inggris.

"Orang-orang yang benar-benar tidak aktif dan mereka yang memiliki penyakit jantung harus berkonsultasi dengan dokter mereka sebelum melakukan olahraga," katanya.

Sama seperti orang dewasa yang sehat dari segala usia, orang dengan penyakit jantung harus berolahraga hampir setiap hari, dengan total setidaknya 150 menit per minggu latihan intensitas sedang.

Untuk orang yang mengalami obesitas atau memiliki tekanan darah tinggi atau diabetes, direkomendasikan untuk melakukan olahraga yang melatih kekuatan (misalnya, mengangkat beban ringan) setidaknya tiga kali seminggu, ditambah latihan aerobik sedang atau berat, seperti bersepeda, berlari, atau berenang.

Penyakit arteri koroner adalah jenis penyakit jantung yang paling umum dan disebabkan oleh penumpukan timbunan lemak di dinding bagian dalam arteri. Jika arteri menjadi benar-benar tersumbat, ini dapat menyebabkan serangan jantung.

“Orang dengan penyakit arteri koroner yang ingin berolahraga untuk pertama kalinya harus menemui dokter mereka terlebih dahulu,” kata Profesor Pelliccia.

baca juga

“Tujuannya adalah untuk menyesuaikan intensitas aktivitas sesuai dengan risiko individu yang menyebabkan kejadian akut seperti serangan jantung,” katanya lagi, melansir dari laman Escardio.

Aktivitas fisik sedang dan teratur dianjurkan untuk mencegah gangguan irama jantung yang paling umum – disebut fibrilasi atrium. Orang dengan fibrilasi atrium yang menggunakan antikoagulan untuk mencegah stroke harus menghindari olahraga kontak karena risiko pendarahan.

Profesor Pelliccia mencatat bahwa siapa pun yang mengalami nyeri dada selama lebih dari 15 menit, harus memanggil ambulans.

"Jika Anda menemukan bahwa olahraga menyebabkan palpitasi atau sesak napas yang tidak biasa atau ketidaknyamanan dada, kurangi aktivitas Anda, dan segera buat janji konsultasi dengan dokter," sarannya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

7 Tips Diet Tanpa Olahraga untuk Menurunkan Berat Badan, Cocok Diterapkan Kalangan Mager

7 Tips Diet Tanpa Olahraga untuk Menurunkan Berat Badan, Cocok Diterapkan Kalangan Mager

Lifestyle | Kamis, 10 Februari 2022 | 21:00 WIB

Cara Menghilangkan Perut Buncit Tanpa Diet dan Olahraga, Wajib Dicoba untuk yang Tak Punya Banyak Waktu

Cara Menghilangkan Perut Buncit Tanpa Diet dan Olahraga, Wajib Dicoba untuk yang Tak Punya Banyak Waktu

Jabar | Kamis, 10 Februari 2022 | 17:10 WIB

5 Jenis Olahraga yang Harus Dihindari Ibu Hamil

5 Jenis Olahraga yang Harus Dihindari Ibu Hamil

Health | Jum'at, 11 Februari 2022 | 07:10 WIB

Terkini

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Mentereng di AS, Mitchell Baker Punya Target Tampil di Premier League, Olimpiade, Piala Dunia

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Mantan Ketua DPR RI Marzuki Alie Minta Dialog soal Tunggakan PBB IGM Rp2,33 Miliar

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:40 WIB

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel United Kalah 0-1 dari Semen Padang, Gol Menit Akhir Buyarkan Asa Laskar Juaro Raih Poin

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:28 WIB

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Inovasi Fashion Ramah Lingkungan: Botol Plastik Bekas Bisa Disulap Jadi Pakaian Olahraga

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Dewa United Bukan Lawan Biasa, Shin Tae-yong Minta Persija Hati-hati

Bola | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Kapolresta Bogor Kota Minta Maaf atas Insiden Intimidasi Videografer

Jabar | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:50 WIB

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

IVES 2026 Soroti EEC, Pengukuran Dampak Ekonomi Industri Event

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:47 WIB

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Sudah Tunjukkan ID Card Tapi Tetap Diamankan, Jurnalis di Bogor Sempat Diminta Hapus Video

Bogor | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:43 WIB

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Kasus Polisi Diduga Bunuh Ibu Kandung di Siak, Riwayat Skizofrenia Terungkap, Kompolnas Turun Tangan

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:31 WIB

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Bahlil Curiga LNG Indonesia ke Singapura Dijual Lagi, Ada Apa?

Video | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 22:15 WIB

×