Walau Bagus untuk Kulit, Langsung Menaruh Siput Hidup ke Wajah Bisa Menyebabkan Infeksi Parasit!

Cesar Uji Tawakal | Rosiana Chozanah | Suara.com

Minggu, 13 Februari 2022 | 14:01 WIB
Walau Bagus untuk Kulit, Langsung Menaruh Siput Hidup ke Wajah Bisa Menyebabkan Infeksi Parasit!
Siput. [Shutterstock]

Suara.com - Ada berbagai macam tren perawatan wajah, salah satunya masker yang menggunakan lendir dari siput. Ini pun terdiri dari dua cara, menggunakan masker wajah yang berbahan lendir siput atau secara langsung menempatkan siput di wajah.

Banyak yang mengklaim tren perawatan ini sangat bagus untuk melembapkan kulit. Selain itu, lendir dari siput juga memiliki beragam nutrisi yang bagus untuk kulit.

Selebriti sekaligus dokter spesialis kecantikan kulit, Richard Lee, juga menjelaskan bahwa lendir siput mengandung berbagai nutrisi penting untuk kulit.

"Lendir pada siput sebenarnya bagus banget, karena di dalamnya banyak kandungan yang bagus. Salah satunya vitamin A, vitamin E, glikoprotein, hyaluronic acid, dan juga ada glycolic acid di dalamnya," jelas Richard Lee dalam unggahan TikTok-nya, Sabtu (12/2/2022).

Sekarang ini banyak produk perawatan kulit berbahan lendir siput, baik dari lokal maupun internasional.

Perawatan menggunakan lendir siput langsung (TikTok)
Perawatan menggunakan lendir siput langsung (TikTok)

Menurut Richard, kandungan lendir siput memang memiliki banyak fungsi, mulai dari menyamarkan kulit halus, melembapkan kulit, hingga menghilangkan noda hitam.

Namun, ia mengimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam melakukan perawatan lendir siput ini.

"Siput itu bisa membawa bakteri dan parasit. Jadi bisa menyebabkan penyakit namanya Skistosomiasis," sambung Richard, mengutip sebuah riset yang dilakukan oleh Universitas California.

Berdasarkan Alodokter, skitosomiasis, atau penyakit demam siput, merupakan infeksi yang disebabkan oleh cacing skistosoma.

Cacing tersebut hidup di air tawar, seperti waduk, danau, atau sungai. Seseorang dapat terinfeksi jika berkontak langsung dengan air atau hewan yang terkontaminasi.

Jadi, alih-alih menempelkan langsung siput ke wajah, Richard Lee menyarankan untuk menggunakan produk berbahan lendir siput saja.

"Mending pakai skincare yang di dalamnya ada lendir siputnya. Lebih steril, lebih higienis," tandas Richard Lee, menjawab pertanyaan dari seorang netizen di TikTok.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Keamanan Menggunakan Skincare dan Kosmetik untuk Perawatan Kulit Ibu Hamil

Keamanan Menggunakan Skincare dan Kosmetik untuk Perawatan Kulit Ibu Hamil

Your Say | Minggu, 06 Februari 2022 | 15:30 WIB

Tren Kecantikan 2022, Serum Masih Jadi Primadona Perawatan Kulit Perempuan

Tren Kecantikan 2022, Serum Masih Jadi Primadona Perawatan Kulit Perempuan

Lifestyle | Jum'at, 28 Januari 2022 | 16:48 WIB

Wajib Tahu, Ini 3 Langkah Penting Perawatan Kulit yang Perlu Dilakukan Setiap Hari Agar Tetap Sehat

Wajib Tahu, Ini 3 Langkah Penting Perawatan Kulit yang Perlu Dilakukan Setiap Hari Agar Tetap Sehat

Lifestyle | Kamis, 27 Januari 2022 | 08:50 WIB

Terkini

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB