Efektif Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi, Cobalah Konsumsi Makanan Ini

Rima Sekarani Imamun Nissa, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 17 Februari 2022 | 13:15 WIB
Efektif Menurunkan Kadar Kolesterol Tinggi, Cobalah Konsumsi Makanan Ini
Ilustrasi kolesterol tinggi (Unsplash)

Suara.com - Kolesterol tinggi mengacu pada zat lilin yang ditemukan dalam darah. Bila zat lilin ini terlalu banyak, bisa menyebabkan plak tumbuh di dalam arteri.

Plak di dalam arteri akibat kolesterol tinggi bisa menyebabkan penyempitan seiring waktu. Kondisi ini akan meningkatkan risiko penyakit jantung, stroke dan angina.

Untungnya, ada satu makanan yang bisa membantu menurunkan kadar kolesterol tinggi hingga 25 persen selama beberapa minggu.

Memang meberapa jenis makanan telah diteliti mengenai efeknya dalam menurunkan kolesterol. Penelitian ini menemukan manfaat potensial dari makan jamur untuk mengobati dan mencegah penyakit kardiovaskular.

Ilustrasi Jamur Enoki. (freepik)
Ilustrasi Jamur Enoki. (freepik)

Dalam sebuah penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Experimental Biology and Medicine, para peneliti mengidentifikasi tiga jenis jamur yang dapat menurunkan kadar kolesterol hingga 25 persen dalam empat minggu. Jamur tersebut adalah jamur shiitake, maitake dan enoki.

Konsumsi jamur jenis itu setiap hari bisa menyebabkan penurunan kolesterol darah sebesar 25 persen setelah empat minggu.

Temuan ini telah dikonfirmasi dalam serangkaian penelitian lebih lanjut yang sebagian besar telah dilakukan pada hewan.

"Sayangnya, sebagian besar penelitian yang meneliti penggunaan jamur dalam menurunkan kolesterol tinggi telah dilakukan pada hewan, seperti tikus, kelinci, dan mencit," kata ahli dikutip dari Express.

Sebagian besar penelitian ini hanya meneliti jamur shiitake, Portobello, atau tiram.

baca juga

Studi ini juga melibatkan pemberian jamur kering ke hewan selama 1 hingga 2 bulan. Hasilnya, ditemukan bahwa kadar kolesterol total berkurang antara 10 persen dan 65 persen. Sedangkan, kadar trigliserida turun hingga 70 persen.

Trigliserida adalah jenis lemak yang juga dapat menyebabkan peradangan akut jika ditemukan dalam konsentrasi tinggi.

Tingkat kolesterol LDL (jahat) turun antara 5 dan 54 persen setelah makan jamur. Sedangkan, peningkatan kadar kolesterol HDL (baik) tidak terpengaruh oleh sebagian besar penelitian.

Para peneliti mengatakan jamur termasuk makanan sehat untuk jantung, karena memiliki bahan yang dikenal sebagai eritadenine. Bahan kimia ini diyakini dapat menurunkan kadar lipid dengan mengubah cara pembuatannya dalam hati.

Bahan penurun lipid utama lainnya adalah mevinolin, yang menghambat salah satu enzim yang bertanggung jawab untuk membuat kolesterol dalam tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Makan Makanan Olahan Ini Ternyata Dapat Mengurangi Kolesterol Layaknya Minum Obat

Makan Makanan Olahan Ini Ternyata Dapat Mengurangi Kolesterol Layaknya Minum Obat

Health | Senin, 14 Februari 2022 | 16:23 WIB

Bukan Hanya Menyegarkan, Ini 4 Manfaat Jus Tomat untuk Kesehatan Tubuh!

Bukan Hanya Menyegarkan, Ini 4 Manfaat Jus Tomat untuk Kesehatan Tubuh!

Your Say | Jum'at, 11 Februari 2022 | 06:00 WIB

Enak, Sehat dan Rendah Kolesterol, Begini Cara Membuat Gulai Ikan Panggang di Rumah

Enak, Sehat dan Rendah Kolesterol, Begini Cara Membuat Gulai Ikan Panggang di Rumah

Lifestyle | Kamis, 10 Februari 2022 | 17:07 WIB

Terkini

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB