Pandemi Bikin Kebiasaan Sarapan Gen Z dan Milenial Ikut Berubah,Begini Datanya!

Risna Halidi

Kamis, 17 Februari 2022 | 22:11 WIB
Pandemi Bikin Kebiasaan Sarapan Gen Z dan Milenial Ikut Berubah,Begini Datanya!
Ilustrasi sarapan

Suara.com - Membentuk sebuah kebiasaan baru bukan hal yang mudah. Dibutuhkan tekad, kemauan yang kuat, dan lingkungan yang tepat untuk memulai sesuatu yang baru.

Penelitian bahkan menunjukkan bahwa rata-rata dibutuhkan 66 hari atau setara dengan lebih dari dua bulan, agar sebuah perilaku baru menjadi kebiasaan. Pun dengan pandemi Covid-19 yang terbukti telah membentuk kebiasaan baru terkait sarapan terutama pada Gen Z dan Milenial.

Menurut survei Herbalife Nutrition bertajuk Asia Pacific Breakfast Habits Survey 2021, dua dari lima (atau sekitar 37 persen) Gen Z dan Milenial mulai lebih sering menyiapkan sarapan pada pagi hari.

Sedangkan, setengah dari responden sudah memulai membiasakan diri sarapan enam sampai tujuh hari dalam seminggu.

Ilustrasi sarapan pagi. (Pexels.com//RODNAEProductions)
Ilustrasi sarapan pagi. (Pexels.com//RODNAEProductions)

Seperti yang diungkapkan dalam survei, Gen Z dan Milenial meningkatkan frekuensi sarapan mereka karena motivasi mereka untuk meningkatkan kesehatan (65 persen); memiliki lebih banyak waktu untuk menyiapkan sarapan (48 persen); dan keinginan mereka untuk memanfaatkan waktu di rumah untuk melakukan perubahan gaya hidup lebih positif (41 persen).

Mereka juga sudah mulai makan lebih sehat dengan memperbanyak sayuran dan buah (57 persen); memastikan asupan dengan nutrisi yang seimbang (54 persen); dan meminum lebih banyak air putih (52 persen).

Meskipun sudah ada perubahan positif pada kebiasaan sarapan, namun menjadikan sarapan sebagai komitmen harian memang membutuhkan usaha dan tekad untuk memastikan bahwa kebiasaan baik ini tetap berjalan secara kontinu.

Dikatakan Senior Director, Worldwide Nutrition Education and Training, Herbalife Nutrition Susan Bowerman, ada beberapa manfaat sarapan sehat dan cara memastikan kebiasaan sarapan sehat dapat berjalan secara konsisten.

"Makanan saat sarapan dapat memengaruhi perasaan dan aktivitas sepanjang hari. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan saat sarapan yang baik untuk Anda," kata Susan dikutip dari siaran pers, Kamis (17/2/2022).

baca juga

Kata Susan, sarapan yang sehat dan bergizi seimbang harus mengandung jumlah protein yang layak (20-30 gram adalah target yang baik). Ini membantu mengurangi rasa lapar dan mendukung kesehatan otot, dan bersama dengan beberapa karbohidrat sehat dapat memberikan energi dan serat.

Karbohidrat harus mencakup, setidaknya, beberapa buah atau sayuran. Jika membutuhkan kalori yang lebih, tambahkan beberapa biji-bijian. Lebih lanjut ia juga mengatakan sarapan dengan protein shake dapat menjadi pilihan yang baik untuk dipertimbangkan, seperti Herbalife Nutrition Formula 1 Shake.

Sarapan seperti ini, lanjut Susan, sangat mudah untuk disiapkan dan menyediakan semua nutrisi yang dibutuhkan untuk memulai hari dengan benar.

"Mengonsumsi sarapan yang sehat dapat memberi Anda banyak manfaat dalam jangka panjang. Hal yang Anda butuhkan untuk bisa melakukan sarapan sehat setiap hari hanya lah menyisihkan sedikit waktu Anda dan sebuah komitmen jangka panjang," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Satgas: Kasus Covid-19 Indonesia Melonjak Hampir 200 Kali Lipat dari Titik Terendah

Satgas: Kasus Covid-19 Indonesia Melonjak Hampir 200 Kali Lipat dari Titik Terendah

News | Kamis, 17 Februari 2022 | 18:06 WIB

Masuk Tahun Ketiga Pandemi Covid-19, Dokter Top AS Dr Anthony Fauci Serukan Kembali Hidup Normal

Masuk Tahun Ketiga Pandemi Covid-19, Dokter Top AS Dr Anthony Fauci Serukan Kembali Hidup Normal

Health | Kamis, 17 Februari 2022 | 17:32 WIB

Singgung Konflik Rusia-Ukraina, Jokowi: Semua Pihak Harus Hentikan Rivalitas dan Ketegangan

Singgung Konflik Rusia-Ukraina, Jokowi: Semua Pihak Harus Hentikan Rivalitas dan Ketegangan

News | Kamis, 17 Februari 2022 | 14:29 WIB

Terkini

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB