Setelah 5 Tahun, WHO Temukan Kasus Polio Pertama yang Cepat Menyebar di Afrika!

Sabtu, 19 Februari 2022 | 12:00 WIB
Setelah 5 Tahun, WHO Temukan Kasus Polio Pertama yang Cepat Menyebar di Afrika!
Ilutrasi polio (Shutterstock)

Suara.com - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menemukan kasus polio di Afrika Selatan untuk pertama kalinya dalam 5 tahun.

Mulanya, seorang gadis 3 tahun dari Malawi mengalami kelumpuhan akibat terkena polio. Kemudian, otoritas kesehatan Malawi kembali mengumumkan wabah polio setelah kasus itu ditemukan di ibu kota Lilongwe.

Analisis laboratorium menunjukkan gadis itu terinfeksi virus polio tipe 1 yang terkait dengan perjalanan di Pakistan.

Pada 2020, polio tipe 1 hanya beredar di Pakistan dan Afganistan. Sedangkan, polio tipe 2 dan 3 telah hilang selama lebih dari satu dekade.

Tapi, polio tipe 1 itu tidak merambah ke negara lain sejak 2013, ketika wabah terjadi di Suriah dan tidak pernah menyebar antara benua.

Gadis itu mulai mengalami gejala polio pada November 2021. Menurut Science, jensi infeksi polio yang dialaminya telah beredar di Pakistan pada Oktober 2019.

Ilustrasi virus Polio. [Shutterstock]
Ilustrasi virus Polio. [Shutterstock]

Hal ini menunjukkan tela ada penyebaran virus polio yang tidak terdeteksi sejak itu. Hingga 90 persen dari mereka yang terinfeksi polio tidak mengalami gejala atau gejala ringan dan penyakit ini biasanya tidak dikenali.

WHO mengatakan sedang mengambil langkah-langkah mendesak untuk mencegah penyebaran polio ke anak-anak lain, termasuk upaya vaksinasi.

"Meskipun kasus polio ini terdeteksi, tapi tidak mempengaruhi status sertifikasi bebas virus polio di kawasan Afrika," kata WHO dikutip dari The Sun.

Baca Juga: Temuan Baru: Virus Corona Bisa Bertahan di Udara Selama 30 Menit dan Menyebar Sejauh 60 Meter

Afrika dinyatakan bebas polio pada Agustus 2020 lalu. Karena, tidak ada kasus polio yang terjadi di benua itu selama 4 tahun terakhir.

Dr Modjirom Ndoutabe, koordinator polio wilayah Afrika WHO, mengatakan kasus polio terakhir terjadi di Nigeria pada 2016. Kemudian, hanya ada lima kasus polio secara global pada tahun 2021.

Direktur regional WHO untuk Afrika, Matshidiso Moeti, mengatakan berkat pengawasan yang tinggi, badan tersebut dapat meluncurkan respons cepat dan melindungi anak-anak dari dampak melemahkan penyakit ini.

Anda perlu tahu bahwa polio ini menyerang sistem saraf, tulang belakang dan menyebabkan kelumpuhan permanen pada anak-anak, terutama di bagian kaki. Hal ini bisa terjadi dalam beberapa jam setelah seseorang terinfeksi.

Polio juga menyebar melalui kotoran orang yang terinfeksi dan terperangkap ketika bersentuhan dengan makanan atau air yang terkontaminasi.

Meskipun tidak ada obat untuk polio, vaksin yang ditemukan pada 1950-an bisa membantu mengatasinya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI