India Buat Vaksin Covid-19 mRNA Pertama Kali, Ini Kelebihannya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 26 Februari 2022 | 14:59 WIB
India Buat Vaksin Covid-19 mRNA Pertama Kali, Ini Kelebihannya!
Ilustrasi vaksin covid-19 (Pexels)

Suara.com - Saat ini, India telah menyetujui 9 vaksin Covid-19, yang meliputi Institut Serum India, Covaxin dari Bharat Biotech, dan vaksin Rusia Sputnik V.

Kini di tengah penyebaran varian Omicron, India akan membuat vaksin Covid-19 mRNA sendiri. Vaksin mRNA ini diyakini para ilmuwan efektif melawan varian Omicron.

Vaksin Covid-19 mRNA juga bertujuan untuk memicu respons imun dengan mengaktifkan sel guna melawan patogen yang mematikan.

Vaksin Covid-19 sebelumnya menggunakan virus yang dilemahkan atau dilemahkan untuk mengaktifkan sistem kekebalan, sambil memastikan virus tidak bereplikasi.

Dalam kasus Messenger Ribonucleic Acid atau vaksin berbasis mRNA, sel-sel diinstruksikan untuk membuat protein atau sepotong protein lonjakan virus corona yang menghasilkan respons imun dalam tubuh.

Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)
Ilustrasi Virus Corona Covid-19. (Pixabay)

Sel kekebalan aktif mengidentifikasi protein lonjakan ini dan pada gilirannya menciptakan antibodi yang dibutuhkan untuk memerangi virus SARs-COV-2 yang mematikan.

Konon dilansir dari Times of India, teknologi mRNA menggunakan sepotong DNA untuk diubah menjadi RNA agar sel dapat menghasilkan protein lonjakan.

Vaksin mRNA homegrown pertama di negara itu sedang dikembangkan oleh Gennova Biopharmaceuticals yang berbasis di Pune.

Sampai sekarang, fase 2/3 dari uji coba manusia telah selesai dan perusahaan sedang dalam proses mengirimkan data ke otoritas pengatur nasional.

Sebelumnya, Dr Singh mengungkapkan bahwa vaksin mRNA ini menggunakan racikan lipid dan enzim yang memungkinkan vaksin disimpan pada suhu 2 hingga 8 derajat Celcius.

Sebagian besar bahan pembuatan vaksin juga bergantung pada impor. Selain itu, para pejabat menyatakan bahwa vaksin mRNA India akan lebih murah daripada vaksin mRNA lainnya, seperti vaksin Pfizer dan Moderna.

Tetapi, vaksin mRNA buatan India ini mungkin lebih mahal dari vaksin Covishield atau Covaxin.

Tidak seperti vaksin mRNA, Serum Institutes Covishield menggunakan platform vektor virus. Ia menggunakan adenovirus simpanse (ChAdOx1), sejenis virus flu biasa yangmenempel pada sel dan menyuntikkan DNA yang memberi tahu sel untuk membuat protein lonjakan virus corona.

Setelah produksi protein lonjakan, sistem kekebalan mendeteksi penyerbu ini dan menciptakan antibodi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

India Mengembangkan Vaksin Covid-19 mRNA Baru, Disebut Lebih Murah dari Pfizer dan Moderna

India Mengembangkan Vaksin Covid-19 mRNA Baru, Disebut Lebih Murah dari Pfizer dan Moderna

Health | Jum'at, 25 Februari 2022 | 21:36 WIB

Virus Corona Covid-19 Bisa Rusak Pembuluh Darah Jantung Tanpa Menginfeksi, Bagaimana Bisa?

Virus Corona Covid-19 Bisa Rusak Pembuluh Darah Jantung Tanpa Menginfeksi, Bagaimana Bisa?

Health | Jum'at, 25 Februari 2022 | 19:01 WIB

Sembuh dari Virus Corona Covid-19, Balita 2 Tahun Alami Disfungsi Organ Ganda!

Sembuh dari Virus Corona Covid-19, Balita 2 Tahun Alami Disfungsi Organ Ganda!

Health | Jum'at, 25 Februari 2022 | 18:57 WIB

Terkini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Diskon BRI untuk Paket MCU dan Perawatan Ortopedi di Primaya Hospital, Cek di Sini

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:56 WIB

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

IDAI Ingatkan Risiko Susu Formula di MBG: ASI Tak Bisa Digantikan Produk Pabrik

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 19:13 WIB

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Jangan Asal Cari di Internet! Dokter Ingatkan Bahaya Self-Diagnosis saat Nyeri Dada

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:47 WIB

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Hati-hati Memilih ART, Ini Alasan Rekrutmen Tradisional Justru Ancam Keamanan Keluarga

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 18:25 WIB

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Cara Kerja Lensa HALT pada Kacamata Anak dengan Miopia, Cegah Mata Minus Makin Parah

Health | Kamis, 21 Mei 2026 | 14:46 WIB

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Bukan Sekadar Estetik, Air Treatment Norium by AZKO Bantu Jaga Kesehatan Bayi di Rumah

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 16:00 WIB

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

WHO Tetapkan Wabah Ebola di Kongo Darurat Internasional, Risiko Kematian 32,5 Persen

Health | Rabu, 20 Mei 2026 | 13:13 WIB

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Tak Cuma Gizi, Anak Juga Butuh Stimulasi Belajar agar Tumbuh Cerdas dan Tangguh

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 18:01 WIB

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Viral Obat Keras Dijual Bebas di Minimarket Tanpa Konsultasi Apoteker Layaknya Apotek

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 16:53 WIB

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Anak Sering Main Gadget? Periksa Mata Rutin Jadi Kunci Cegah Gangguan Penglihatan sejak Dini

Health | Selasa, 19 Mei 2026 | 15:52 WIB