Perbedaan Penyakit Ginjal Kronis dan Akut, Mana yang Masih Bisa Sembuh?

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 07 Maret 2022 | 12:53 WIB
Perbedaan Penyakit Ginjal Kronis dan Akut, Mana yang Masih Bisa Sembuh?
Ilustrasi ginjal dalam tubuh manusia. [shutterstock]

Suara.com - Ginjal termasuk organ penting dalam tubuh. Salah satu fungsinya yang paling krusial yaitu membuang zat sisa dalam darah yang tidak dibutuhkan tubuh. Oleh sebab itu, penting untuk  mengetahui penyakit ginjal apa saja yang berpotensi menyerang.

Anda harus tahu bahwa kerusakan pada ginjal akan sangat mempengaruhi kesehatan secara keseluruhan. Dokter spesialis penyakit dalam dr. Yenny Kandarini, Sp.PD-KGH., mengatakan bahwa kerusakan ginjal ada yang bersifat permanen, ada pula yang bisa disembuhkan.

Kerusakan ginjal yang permanen itu disebut dengan penyakit ginjal kronis. Sedangkan, yang masih bisa disembuhkan disebut penyakit ginjal akut.

"Kalau penyakit ginjal akut kita kendalikan dengan baik itu bisa sembuh sempurna, fungsi ginjal bisa kembali normal. Beda dengan ginjal kronis, harus diwaspadai karena berlangsung sangat menetap, progresif, dia nggak bisa kembali ke normal," jelas dokter Yenny dalam siaran langsung Radio Kesehatan Kementerian Kesehatan, Senin (7/3/2022).

Penyakit ginjal akut biasanya disebabkan beberapa hal yang tidak berkaitan dengan ginjal, lanjut dokter Yenny. Misalnya kekurangan cairan, pendarahan, dan akibat penyakit tertentu seperti hipertensi dan diabetes melitus.

Sementara itu, penyakit ginjal kronis merupakan gangguan fungsi ginjal yang berlangsung lebih dari 3 bulan.

"Kedua penyakit itu bisa sampai hemodialisis (cuci darah). Hanya bedanya, kalau ginjal kronis harus lakukan hemodialisis seumur hidup. Sedangkan ginjal akut, begitu fungsi ginjal dikatakan membaik bisa berhenti," tutur dokter Yenny.

Gangguan fungsi ginjal lainnya bisa berupa batu ginjal, infeksi, juga peradangan oada ginjal. Dokter Yenny menyampaikan bahwa seiring waktu, berbagai penyakit itu bisa berujung menjadi penyakit ginjal akut maupun kronis.

"Penyebab utama penyakit ginjal sekarang sudah mulai bergeser. Dulu karena infeksi, sekarang sudah bergeser ke penyakit seperti diabetes, itu semakin meningkat jumlahnya. Kemudian hipertensi juga penyakit lain yang berhubungan dengan ginjal, seperti jantung," paparnya.

Gaya hidup yang tidak sehat dan tidak aktif bergerak juga berpotensi merusak ginjal. Dokter Yenny memaparkan, kebiasaan merokok, minum alkohol, kurang minum, jarang berolahraga, juga obesitas bisa meningkatkan risiko kerusakan ginjal.

"Kemudian pola makan, kita sekarang banyak sekali makanan tinggi garam atau pengawet. Selain juga malas berolahraga. Yang beresiko terkena ginjal kronik itu bila memiliki hipertensi, diabetes, keluarga dengan riwayat penyakit ginjal juga harus lebih hati-hati," tuturnya.

Ia juga mengingatkan, kesehatan ginjal perlu makin dijaga bagi orang berusia di atas 50 tahun. Sebab, saat itu fungsi ginjal mulai menurun secara alami.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Mengira Idap Batu Ginjal, Wanita Ini Kaget Dinyatakan Hamil 34 Minggu dan Harus Langsung Melahirkan

Mengira Idap Batu Ginjal, Wanita Ini Kaget Dinyatakan Hamil 34 Minggu dan Harus Langsung Melahirkan

Health | Rabu, 02 Maret 2022 | 19:23 WIB

Sejak SD Tak Suka Minum Air Putih, Wanita Ini Berakhir Menyesal

Sejak SD Tak Suka Minum Air Putih, Wanita Ini Berakhir Menyesal

Lifestyle | Rabu, 02 Maret 2022 | 08:43 WIB

Hari Ginjal Sedunia: Ketahui Bahaya Anemia pada Pasien Hemodialisa

Hari Ginjal Sedunia: Ketahui Bahaya Anemia pada Pasien Hemodialisa

Health | Senin, 28 Februari 2022 | 12:28 WIB

Terkini

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Bisa Remisi, Ini Cara Mengendalikan Diabetes Tanpa Bergantung Obat

Health | Minggu, 12 April 2026 | 22:48 WIB

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Sering Self-Diagnose? Hentikan Kebiasaan Berbahaya Ini dengan Panduan Cerdas Pilih Produk Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 20:29 WIB

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Jangan Asal Pilih Material Bangunan! Ini Dampak Buruk Paparan Timbal Bagi Otak dan Kesehatan

Health | Jum'at, 10 April 2026 | 14:00 WIB

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

96% Warga Indonesia Tak ke Dokter Gigi, Edukasi Digital Jadi Kunci Ubah Kebiasaan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 19:16 WIB

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Aktivitas Bermain Menunjang Perkembangan Holistik dan Kreativitas Anak

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:15 WIB

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Dipicu Kebutuhan Tampil Percaya Diri, Kesadaran Menjaga Kesehatan Gigi dan Mulut Naik Saat Ramadan

Health | Kamis, 09 April 2026 | 15:13 WIB

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Berat Badan Anak Susah Naik? Waspadai Gejala Penyakit Jantung Bawaan yang Sering Tak Disadari

Health | Rabu, 08 April 2026 | 19:55 WIB

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Tes Genetik Makin Terjangkau, Indonesia Targetkan 200 Ribu Sequencing DNA untuk Deteksi Penyakit

Health | Rabu, 08 April 2026 | 14:11 WIB

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Kenali Ragam Penyakit Ginjal dan Pilihan Pengobatan Terbaiknya

Health | Rabu, 08 April 2026 | 11:58 WIB