Suara.com - Tampil percaya diri dengan bentuk badan yang ideal mungkin jadi impian sangat banyak orang. Namun faktanya, tak sedikit juga orang yang mengalami kondisi perut buncit. Penyebab perut buncit sendiri sebenarnya beragam, dari alasan kesehatan hingga pola hidup yang kurang baik.
Nah, untuk menghindari terjadinya perut buncit, maka rasanya penting untuk Anda semua memahami kira-kira apa saja penyebab perut buncit ini. Simak selengkapnya dalam poin singkat berikut ini.
1. Secara Alami, Karena Hormon Seks
Tubuh manusia, baik pria maupun wanita, memiliki tempat penyimpanan lemak alami yang berbeda. Tubuh wanita akan cenderung menyimpan lemak di bagian pinggul, pantat, atau paha. Hal ini dipengaruhi oleh hormon estrogen yang ada pada tubuh wanita.
Pada pria, seperti yang mungkin sudah Anda tebak, penumpukan lemak akan terjadi di bagian perut. Hal ini merupakan pengaruh dari kerja hormon testosteron, sehingga pria cenderung lebih mudah terlihat buncit daripada wanita.
2. Stres yang Tidak Dikelola
Penyebab perut buncit selanjutnya adalah stres. Tapi bagaimana bisa?
Hal ini dipicu oleh kadar hormon kortisol yang meningkat, sedangkan hormon ini adalah hormon yang berperan dalam meningkatkan nafsu makan.
Sudah dapat dibayangkan arah paragraf ini bukan? Dorongan untuk mengkonsumsi makanan manis, berkalori tinggi, serta kandungan lemak yang tinggi dapat memicu penumpukan lemak di bagian perut. Hormon kortisol yang terlalu tinggi juga dapat meningkatkan jumlah lemak pada tubuh.

3. Kurang Berolahraga
Jelas jadi salah satu penyebab perut buncit selanjutnya adalah kurangnya kadar olahraga yang dilakukan secara rutin. Sebenarnya ketika terjadi penumpukan lemak namun olahraga yang dilakukan cukup intens, maka lemak ini bisa segera dibakar dan justru membantu Anda mendapatkan tubuh ideal.
Namun ketika olahraga yang dilakukan jarang, maka penumpukan lemak akan terus terjadi tanpa ada pembakaran optimal. Akibatnya, bagian perut akan semakin besar dan penampilan jadi kurang baik secara visual.
4. Jam Tidur yang Berantakan
Tak sedikit orang di perkotaan yang memiliki jam tidur kacau. Hal ini, secara langsung dapat meningkatkan resiko perut buncit pada tubuh manusia.
Secara klinis, kurang tidur dapat memicu hormon ghrelin dan menurunkan hormon leptin. Ketika ini terjadi, maka tubuh secara alami akan merasa lebih mudah lapar dan terus menerus ingin makan sesuatu. Kombinasi yang sempurna dengan tiga poin sebelumnya bukan?
Kumpulan Kuis Menarik
Komentar
Terkait
Terpapar Konten Perang Rusia-Ukraina Terus-terusan Berdampak Buruk pada Psikologis, Kok Bisa?
Health | Jum'at, 11 Maret 2022 | 08:40 WIB
Stres karena Overthinking? Lakukan 11 Cara Berikut untuk Mengatasinya
Your Say | Kamis, 10 Maret 2022 | 20:36 WIB
Wanita Butuh Tidur Malam Lebih Lama daripada Pria, Ini Sebabnya!
Health | Kamis, 10 Maret 2022 | 18:01 WIB
Terkini
Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress
Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB
Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama
Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB
Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia
Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB
Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak
Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB
Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini
Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB
Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes
Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB
Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol
Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB
Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu
Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB
Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat
Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB