Perbedaan Lemak Paha dan Lemak Perut, Mana yang Lebih Sulit Dihilangkan?

Vania Rossa | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 16 Maret 2022 | 13:12 WIB
Perbedaan Lemak Paha dan Lemak Perut, Mana yang Lebih Sulit Dihilangkan?
Lemak Perut. (Shutterstock)

Suara.com - Timbunan lemak dalam tubuh sangat mempengaruhi berat badan. Penumpukan lemak paling dominan biasanya terjadi di area paha dan perut, sehingga memberikan kesan kaki besar dan perut buncit.

Penimbunan lemak di dalam tubuh sebenarnya tidak seimbang. Ada area lemak tertentu yang jauh lebih mudah hilang daripada yang lain. Sayangnya, lemak di area paha dan perut termasuk yang paling sulit dihilangkan.

Tetapi, penting untuk dicatat bahwa kedua jenis lemak tubuh itu berbeda satu sama lain.

Perbedaan Lemak Paha dan Lemak Perut

1. Penyebab
Dikutip dari Times of India, pada dasarnya, penumpukan lemak, baik di paha dan juga di perut, disebabkan gaya hidup yang tidak sehat. Hanya saja, lemak perut lebih dikaitkan dengan menumpuk secara bertahap akibat mengonsumsi lebih banyak makanan daripada kalori yang dibakar.

Lemak pada paha disebut juga dengan lemak subkutan, sementara lemak perut berupa lemak visceral.

2. Letak
Karena letaknya tepat di perut, keberadaan lemak viceral melilit organ dalam, termasuk hati dan usus. Kondisi itu yang bisa menimbulkan risiko besar bagi kesehatan. Selain menyebabkan penambahan berat badan, lemak perut bisa meningkatkan risiko terkena penyakit kronis.

Lemak visceral yang juga tinggi dapat membuat seseorang lebih rentan terhadap diabetes, penyakit jantung, stroke, penyakit arteri, dan beberapa jenis kanker.

Sedangkan lemak subkutan pada paha terdapat langsung di bawah kulit. Meski membuat kaki jadi lebih besar, lemak subkutan bermanfaat sebagai cadangan energi bagi tubuh. Sekaligus memberikan bantalan untuk melindungi otot dan tulang dari cedera.

3. Lemak Perut Lebih Sulit Dihilangkan
Sejumlah penelitian mengatakan bahwa lemak perut mungkin lebih sulit dihilangkan daripada lemak paha. Karena diyakini bahwa lemak perut memiliki jumlah sel lemak yang lebih tinggi. Sel lemak itu menolak untuk menanggapi lipolisis atau proses pemecahan lemak.

Tubuh manusia dibagi menjadi dua jenis reseptor dalam sel lemak yang dikenal sebagai sel alfa-2 dan beta-2. Sementara reseptor alfa-2 lebih responsif terhadap lipolisis, sel beta-2 tidak merespon dengan baik terhadap proses pemecahan lemak.

Disebutkan bahwa area perut dan paha memiliki lebih banyak sel beta, sehingga lebih sulit untuk mengurangi lemak. Area lain, seperti kaki, wajah, dan lengan memiliki lebih banyak sel alfa, membuat pembakaran lemak lebih cepat di area tersebut.

4. Cara Menghilangkan Lemak
Saat melakukan diet dan olahraga, sebenarnya tidak bisa memilih ingin lemak pada bagian mana yang dibakar. Tapi, pada dasarnya, untuk menurunkan berat badan, memang perlu melakukan pola makan yang sehat dan aktivitas fisik teratur.

Memilih jenis makanan yang tepat dengan mengurangi karbohidrat dan lemak tidak sehat serta membatasi asupan makanan olahan sangat penting dilakukan untuk mencegah penimbunan lemak. Selain itu, tetap terhidrasi juga menjadi kunci untuk menurunkan berat badan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Ini 5 Risiko Kesehatan bila Terlalu Banyak Konsumsi Lemak, No 5 Banyak yang Belum Tahu Nih Kayaknya

Waspada! Ini 5 Risiko Kesehatan bila Terlalu Banyak Konsumsi Lemak, No 5 Banyak yang Belum Tahu Nih Kayaknya

Health | Minggu, 13 Maret 2022 | 12:56 WIB

Waspadai Faktor Risiko Memiliki Lemak Visceral, Letaknya Jauh di Bawah Otot Perut dan Berbahaya!

Waspadai Faktor Risiko Memiliki Lemak Visceral, Letaknya Jauh di Bawah Otot Perut dan Berbahaya!

Health | Minggu, 13 Maret 2022 | 07:00 WIB

12 Tips Diet Sehat untuk Calon Pengantin, Jangan Sampai Malah Tumbang di Hari Pernikahan

12 Tips Diet Sehat untuk Calon Pengantin, Jangan Sampai Malah Tumbang di Hari Pernikahan

Lifestyle | Senin, 07 Maret 2022 | 20:41 WIB

Terkini

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Kata 'Capek' Sering Dianggap Sepele Mahasiswa, Padahal Sinyal Distress Mental?

Health | Rabu, 29 April 2026 | 16:41 WIB

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Cara Ibu Modern Menghadirkan Kenyamanan di Rumah: Perhatian Tulus hingga Kelembutan Plenty

Health | Rabu, 29 April 2026 | 09:45 WIB

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Cemas Datang Tiba-Tiba? Ini 7 Cara Ampuh Mengatasi Anxiety dalam Hitungan Menit

Health | Selasa, 28 April 2026 | 15:57 WIB