5 Rekomendasi Obat Herbal Batuk Kering yang Efektif, Mudah Dibuat di Rumah

Yasinta Rahmawati

Kamis, 17 Maret 2022 | 07:52 WIB
5 Rekomendasi Obat Herbal Batuk Kering yang Efektif, Mudah Dibuat di Rumah
Ilustrasi gambar obat herbal batuk kering. (freepik)

Suara.com - Batuk kering adalah salah satu jenis batuk yang tidak memproduksi dahak atau lendir. Kondisi ini membuat penderita jenis batuk ini tidak nyaman bahkan dalam kondisi tertentu dapat mengganggu kualitas tidur. Adapun obat herbal batuk kering akan dibahas di artikel ini.

Penyebab batuk kering umumnya yaitu alergi debu, kondisi penyakit penyerta seperti asma dan maag, dan infeksi virus. Sesungguhnya tak ada yang perku dicemaskan ketika Anda mengalami batuk kering karena bisa jadi hal tersebut hanyalah reaksi alami tubuh Anda.

Untuk mencegah batuk kering yang Anda alami kian parah, tak ada salahnya mencoba obat herbal batuk kering yang umumnya terbuat dari bahan-bahan yang mudah ditemukan dan gampang diolah.

Berikut ini akan dijelaskan beberapa obat herbal batuk kering yang dapat Anda buat di rumah.

1. Madu

Madu mengandung zat antibakteri dan antiperadangan yang mampu menenangkan tenggorokan. Mengonsumsi madu satu sendok makan saat sedang menderita batuk kering dapat mengurangi iritasi pada tenggorokan.

Ilustrasi batuk (freepik/@jcomp)
Ilustrasi batuk kering. (freepik/@jcomp)

2. Kunyit

Bahan yang mudah ditemui di dapur ini kaya akan senyawa kurkumin yang mampu bekerja sebagai bahan anti-peradangan, antivirus hingga  antibakteri.

Untuk melegakan iritasi pada tenggorokan akibat batuk kering, cukup campurkan satu sendok teh kunyit bubuk dengan segelas air hangat lalu aduk hingga rata dan tambahkan satu sendok makan madu.

baca juga

3. Larutan Air Garam

Saat menderita batuk kering tenggorokan terasa perih dan kering. Hal ini dapat diantisipasi dengan larutan air garam. Anda tak perlu mengonsumsinya cukup berkumur-kumur dengan satu gelas air hangat yang sudah diberi garam. Sekejap, tenggorokan Anda akan terasa lebih nyaman.

4. Jahe

Satu gelas wedang jahe hangat dipercaya ampuh meredakan batuk kering sebab jahe disebut mengandung zat antibakteri dan antiperadangan alami. Cara membuat wedang jahe pun cukup mudah. Potong satu ruas jahe lalu seduh dengan segelas air hangat. Jika Anda ingin rasa manis, tambahkan madu atau gula.

5. Menghirup Uap Hangat

Menghirup uap hangat dapat melegakan batuk kering. Cara ini mungkin cocok bagi Anda yang tak suka mengonsumsi obat-obatan. 

Anda hanya perlu menyiapkan air hangat dan hirup uap dari air hangat dalam-dalam. Jika Anda mempunyai essential oil atau minyak kayu putih maka tambahkan beberapa tetes ke dalam air hangat maka tenggorokan Anda akan terasa lebih lega.

Demikian obat herbal untuk batuk kering yang dapat Anda coba jika sedang menderita batuk kering. Namun, jika gejala tak kunjung mereda sebaiknya segera ke dokter ya.

Kontributor : Ulil Azmi

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Manfaat Masker Kunyit, Sudah Pernah Mencoba?

Manfaat Masker Kunyit, Sudah Pernah Mencoba?

Your Say | Selasa, 15 Maret 2022 | 08:28 WIB

Jangan Menahan Bersin, Ini Alasannya

Jangan Menahan Bersin, Ini Alasannya

Sumbar | Jum'at, 11 Maret 2022 | 13:15 WIB

Di Masa Pandemi, Ahli Dorong Pemanfaatan Herbal untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Di Masa Pandemi, Ahli Dorong Pemanfaatan Herbal untuk Meningkatkan Daya Tahan Tubuh

Health | Kamis, 10 Maret 2022 | 19:15 WIB

Terkini

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

×