Selain Perawatan Medis, Buah Ini Bisa Cegah Kanker dan Perlambat Pertumbuhan Tumor!

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Senin, 28 Maret 2022 | 15:26 WIB
Selain Perawatan Medis, Buah Ini Bisa Cegah Kanker dan Perlambat Pertumbuhan Tumor!
Ilustrasi buah-buahan. (Pixabay)

Suara.com - Kanker disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel yang rusak secara tidak terkendali. Kondisi ini bisa ditangani dengan perawatan medis yang tepat.

Tapi, konsumsi makanan nabati diketahui bisa membantu melawan sel-sel kanker. Beberapa penelitian juga telah melaporkan efek menguntungkan dari buah pir terhadap berbagai jenis kanker.

Penelitian menunjukkan bahwa buah pir mengandung senyawa penangkat kekuatan yang bisa berperan dalam menangkal kanker mematikan.

Ahli gizi mengatakan pir memiliki banyak senyawa tanaman yang bermanfaat, seperti katekin.

Antioksidan kuat ini bisa membantu menurunkan tekanan darah, meningkatkan kesehatan pembuluh darah dan mencegah pembekuan darah.

Tapi dilansir dari Express, penelitian menunjukkan bahwa buah pir juga dapat melindungi diri dari kanker kolorektal dan paru-paru.

Pada tahun 2007, sebuah penelitian terhadap lebih dari 478.000 orang menunjukkan bahwa asupan apel dan pir yang lebih tinggi dikaitkan dengan risiko terkena kanker paru-paru yang lebih rendah.

Ilustrasi gambar (freepik)
Ilustrasi buah pir (freepik)

"Risiko terkena kanker menurun dengan mengonsumsi buah apel dan pir yang lebih tinggi serta sayuran akar," kata peneliti di International Journal of Cancer.

Hasil evaluasi ini menambah bukti mengenai hubungan terbalik yang signifikan antara konsumsi sayuran dan risiko kanker paru-paru pada perokok.

baca juga

Efek perlindungan ini juga dikaitkan dengan antioksidan antosianin, yang diketahui menghambat pembentukan dan pertumbuhan tumor.

Hal ini juga sangat bermanfaat untuk kesehatan usus besar. Karena, penelitian telah menunjukkan bahwa senyawa ini sangat efektif dalam memperlambat pertumbuhan sel kanker di dalam saluran pencernaan.

Terlebih lagi, vitamin C dalam buah melawan radikal bebas yang menempatkan sel di bawah stres oksidatif dan membuka jalan menuju penyakit kronis.

Ahli gizi terkemuka Rob Hobson, yang bermitra dengan British Apples and Pears, menunjukkan manfaat kesehatan lainnya dari buah pir.

Ia menjelaskan buah pir menyediakan cukup serat dan nutrisi penting lainnya untuk mendukung kolesterol tinggi dan penyakit jantung.

"Buah pir adalah makanan ringan yang lezat dan sehat. Bahkan, ada banyak cara untuk mengonsumsinya," kata Rob Hobson.

Ada banyak bukti yang menunjukkan bahwa buah pir bermanfaat bagi kesehatan pria secara keseluruhan, baik itu untuk menurunkan berat badan, asupan serat atau kolesterol.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Jangan Diabaikan, Ini Tanda dan Gejala Kanker Ovarium

Jangan Diabaikan, Ini Tanda dan Gejala Kanker Ovarium

Jogja | Minggu, 27 Maret 2022 | 17:49 WIB

Waspada Obat Tekanan Darah Tinggi Ini Berpotensi Timbulkan Kanker, Kini Ditarik dari Peredaran

Waspada Obat Tekanan Darah Tinggi Ini Berpotensi Timbulkan Kanker, Kini Ditarik dari Peredaran

Sumsel | Sabtu, 26 Maret 2022 | 09:35 WIB

70 Persen Pasien Kanker Biasanya Alami Gejala Dyspnoea, Apa Itu?

70 Persen Pasien Kanker Biasanya Alami Gejala Dyspnoea, Apa Itu?

Health | Sabtu, 26 Maret 2022 | 09:36 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB