Pengganti Nasi saat Sahur yang Mengenyangkan Lebih Lama, Mengandung Karbohidrat Kompleks

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Sabtu, 02 April 2022 | 09:03 WIB
Pengganti Nasi saat Sahur yang Mengenyangkan Lebih Lama, Mengandung Karbohidrat Kompleks
Ilustrasi gambar pengganti nasi saat sahur. (freepik)

Suara.com - Agar prima puasa seharian, Anda butuh asupan nutrisi yang tepat saat sahur. Khusus bagi orang Indonesia nasi adalah menu wajib dalam makanan sehari-hari. Termasuk saat sahur sekaligus. Namun, bagi Anda yang bosan dengan menu nasi, ada alternatif asupan karbohidrat pengganti nasi saat sahur yang bisa Anda nikmati.

Berikut sumber karbohidrat pengganti nasi saat sahur yang bisa Anda coba:

1. Ubi Jalar

Sama halnya dengan nasi, ubi jalar termasuk makanan yang relatif mengenyangkan.Jenis umbi-umbian satu ini disinyalir lebih menyehatkan ketimbang kentang karena mengandung kalori lebih sedikit. Bahkan ubi jalar disebut tak mengandung lemak sama sekali.

Anda dapat menjadikan ubi jalar sebagai pengganti nasi saat sahur. Anda dapat mengolah ubi jalar dengan cara dikukus atau pun direbus.

 2. Jagung

Jagung bisa menjadi pilihan tepat bagi Anda yang mulai bosan sahur dengan menu utama nasi. Pasalnya jagung lebih bernutrisi dibanding nasi. 

Anda bisa merebus jagung untuk dinikmati saat sahur namun jikalau belum terbiasa,  Anda bisa mencampurkan beberapa genggam jagung yang telah digiling kasar lalu masak bersamaan dengan beras.

ilustrasi semangkuk oatmeal.(Pexels.com)
ilustrasi semangkuk oatmeal.(Pexels.com)

3. Oatmeal

Oatmeal adalah menu yang kerap dikonsumsi kala diet namun menu ini juga bisa kamu nikmati saat sahur jika sudah bosan dengan nasi.

Meski kerap dikonsumsi saat diet Oatmeal sesungguhnya memiliki kandungan yang kaya akan serat, vitamin, antioksidan serta mineral.

Tak hanya itu Oatmeal juga mengandung beta-glutan yang  dipercaya bisa memberikan efek kenyang saat dikonsumsi. 

4. Nasi Merah

Pengganti nasi putih lainnya adalah nasi berwarna. Nasi berwarna adalah nasi yang dibuat dari jenis beras yang berwarna seperti beras merah, beras coklat atau beras hitam.

Menurut berbagai sumber, nasi merah atau nasi berwarna lainnya lebih sehat bila dibandingkan dengan beras putih. Pasalnya beras berwarna memiliki lebih banyak serat dan lebih sedikit bahan kimia. Untuk sahur Anda cukup mengonsumsi beras merah bersama lauk pauk favorit.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Takut Ketiduran,  Ini Caranya Agar Bangun Sahur Lebih Mudah

Takut Ketiduran, Ini Caranya Agar Bangun Sahur Lebih Mudah

Batam | Sabtu, 02 April 2022 | 09:00 WIB

Resep Gyeran Jjim, Telur Kukus ala Korea yang Cocok dan Praktis untuk Menu Sahur

Resep Gyeran Jjim, Telur Kukus ala Korea yang Cocok dan Praktis untuk Menu Sahur

Lifestyle | Jum'at, 01 April 2022 | 22:20 WIB

Berkah Ramadhan 1443 H di TRANS 7

Berkah Ramadhan 1443 H di TRANS 7

Foto | Jum'at, 01 April 2022 | 21:31 WIB

Terkini

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Mengenal Golden Period Stroke, Waktu Penting yang Menentukan Pemulihan Pasien

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 23:08 WIB

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Akreditasi JCI Perkuat Posisi Bali sebagai Destinasi Wisata Medis Dunia

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:18 WIB

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Bukan Sekadar Salah Makan: Mengenal IBD, Penyakit 'Silent Killer' yang Mengintai Usia Produktif

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 10:40 WIB

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Waspada! Ancaman Ebola Selevel Awal Pandemi Covid-19

Health | Minggu, 24 Mei 2026 | 06:58 WIB

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Obesitas Tak Lagi Sekadar Masalah Berat Badan, Kapan Perlu Bedah Bariatrik?

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:59 WIB

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Risiko Paparan Darah Tenaga Medis Masih Tinggi, Prosedur IV Jadi yang Paling Diwaspadai

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 18:39 WIB

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Dari Saraf hingga Kanker, MRI Berbasis AI Tingkatkan Akurasi dan Kecepatan Penanganan Pasien

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 11:30 WIB

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Merasa Sehat Bisa Menipu, Cerita Iwet Ramadhan dan Dave Hendrik Jadi Peringatan Bahaya Hipertensi

Health | Sabtu, 23 Mei 2026 | 09:30 WIB

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Robekan Aorta Tingkatkan Risiko Kematian Tiap Jam, Layanan Terpadu Jadi Kunci Penyelamatan

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 13:11 WIB

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Heboh Wanita Bekasi Tunjukkan Wajah Khas Gagal Ginjal, Waspadai Ciri-cirinya!

Health | Jum'at, 22 Mei 2026 | 11:27 WIB