Jelang Mudik Lebaran 2022, Satgas COVID-19 Tegaskan Tidak Boleh Ada Ruang untuk Penularan

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Selasa, 12 April 2022 | 21:48 WIB
Jelang Mudik Lebaran 2022, Satgas COVID-19 Tegaskan Tidak Boleh Ada Ruang untuk Penularan
Ilustrasi Covid-19 (Pixabay)

Suara.com - Tren positif dengan penurunan kasus COVID-19 yang terjadi di Indonesia patut dijaga, terutama jelang Mudik Lebaran 2022. Terkait hal ini, Satgas COVID-19 mengatakan setiap lapisan masyarakat bertanggungjawab untuk mencegah terjadi penularan.

"Untuk itu, kuncinya adalah tidak memberi ruang sama sekali untuk terjadinya penularan, agar tidak ada yang tertular lagi," kata Juru Bicara Satgas COVID-19 Prof Wiku Adisasmito, dikutip dari situs resmi Satgas COVID-19, Selasa (12/4/2022).

Setidaknya ada 4 tanggung jawab pencegahan penularan yang harus diterapkan setiap individu. Diantaranya, disiplin protokol kesehatan (Prokes) 3M, memeriksakan diri atau testing COVID-19 jika bergejala atau setelah beraktivitas yang berisiko tinggi seperti perjalanan jarak jauh dan aktivitas di lokasi ramai, isolasi diri jika teridentifikasi positif, dan terakhir berpartisipasi aktif dalam program vaksinasi khususnya booster.

Dengan melaksanakan tanggung jawab tersebut, setiap individu akan senantiasa turut menjaga perbaikan kondisi COVID-19. Jika dilihat dari tren kasus nasional, dapat diamati terjadinya perbaikan pada 6 indikator penanganan.

Pertama, tren kasus positif mingguan nasional telah turun selama 7 minggu berturut-turut paska puncak gelombang ketiga. Saat ini, Pemerintah terus menekan angka kasus pada provinsi penyumbang kasus positif terbesar dalam 7 hari terakhir. Yaitu DKI Jakarta (3.895 kasus), Jawa Barat (2.318 kasus), Banten (1.256 kasus), Jawa Tengah (1.227 kasus), dan Jawa Timur (873 kasus).

Kedua, kasus aktif nasional juga menurun signifikan selama 6 minggu terakhir. Persentase kasus aktif nasional sekitar 1% jauh di bawah rata-rata dunia sekitar 8%. Meski demikian, masih ada 2 provinsi dengan peningkatan kasus aktif mingguan, yakni Papua (naik 84) dan Papua Barat (naik 15). "Kasus aktif harus dijaga agar tetap rendah, dengan menghindari penambahan orang positif seminimal mungkin, dan mencari obat untuk orang yang terinfeksi," lanjut Wiku.

Ketiga, tren penurunan selama 5 minggu berturut-turut terjadi pada angka kematian. Sayangnya, persentasenya masih lebih tinggi dari rata-rata dunia, meskipun jumlah kasus positif sudah di bawah rata-rata dunia. Perhatian lebih harus diberikan pada 5 provinsi penyumbang kematian terbesar dalam 7 hari terakhir. Antara lain, Jawa Timur (81 kasus), Jawa Tengah (47 kasus), Jawa Barat (35 kasus), DKI Jakarta (30 kasus), dan Daerah Istimewa Yogyakarta (27 kasus).

Keempat, tren pemulihan kembali meningkat. Saat ini persentasenya sekitar 7% lebih tinggi dari rata-rata dunia. Per 10 April 2022, 5 Provinsi dengan persentase pemulihan tertinggi berasal dari Papua Barat (98,5%), DKI Jakarta (98,4%), Banten (98,3%), Maluku (98,2%), serta Sulawesi Selatan (98,1%).

Kelima, tingkat BOR Nasional turun signifikan dari 40% saat puncak ketiga, menjadi sekitar 4% saat ini. Namun 5 provinsi angka BOR-nya masih di atas angka nasional. Yakni, Nusa Tenggara Timur, 8,8%, DI Yogyakarta, 8,29%, Sulawesi Tengah, 7,87%, Kalimantan Tengah, 7,71%, dan Kalimantan Utara, 7,47%.

Keenam, positivity rate atau jumlah orang terdeteksi positif dari hasil testing, menunjukkan tren penurunan signifikan. Sayangnya, penurunan ini seiring penurunan testing. Pada Januari tahun lalu, positivity rate yang rendah terjadi pada cakupan testing yang tinggi dengan angkanya melebihi 200 ribu orang per hari. Dibandingkan saat ini, jumlah orang yang diperiksa hanya di bawah 100 ribu.

Dengan melihat melihat 6 indikator tersebut, perbaikan di segala aspek dapat dilakukan dengan mencegah terjadinya penularan. "Saya tekankan lagi, ini bisa dilakukan dengan kesadaran yang tinggi dari setiap masyarakat untuk disiplin menjalankan protokol kesehatan 3M, kesadaran untuk diuji, dan kesadaran isolasi diri jika positif," imbuh Wiku.

Selain itu, Pemerintah Daerah yang perlu memperbaiki indikator juga harus terus memantau dan meningkatkan kedisiplinan masyarakatnya. Seiring terus mengupayakan pengendalian posko aktif (giat posko) dan PPKM mikro, serta memastikan ketersediaan fasilitas kesehatan memadai.

Disamping perbaikan tersebut, perkembangan vaksinasi di Indonesia saat ini menunjukkan cakupan dosis pertama telah mencapai 94,88%, dosis kedua mencapai 77,62%, dan dosis booster sudah mencapai 13,27%. Pencapaian vaksinasi ini disumbangkan seluruh provinsi di Indonesia, dimana 12 provinsi diantaranya berhasil melampaui target dosis lengkap vaksinasi.

"Untuk itu, Pemerintah terus berupaya meningkatkan pencapaian vaksinasi lengkap dan dosis booster, yang juga perlu didukung oleh peran pemerintah daerah agar perlindungan dapat menjamin pemerataan tingkat vaksinasi di seluruh Indonesia," pungkas Wiku.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kasus Kembali Meledak di Jakarta, Pramono Anung: COVID-19 Urusan Menkes!

Kasus Kembali Meledak di Jakarta, Pramono Anung: COVID-19 Urusan Menkes!

News | Kamis, 05 Juni 2025 | 10:19 WIB

Waspada Covid-19, Pakar Paru Sarankan Pemerintah Kembali Beri Vaksin Untuk Kelompok Rentan

Waspada Covid-19, Pakar Paru Sarankan Pemerintah Kembali Beri Vaksin Untuk Kelompok Rentan

News | Rabu, 04 Juni 2025 | 20:17 WIB

Kasus Covid-19 Naik di Negara Tetangga, DKI Imbau Vaksinasi Sebelum ke Luar Negeri

Kasus Covid-19 Naik di Negara Tetangga, DKI Imbau Vaksinasi Sebelum ke Luar Negeri

News | Jum'at, 30 Mei 2025 | 19:05 WIB

Covid-19 Mengintai Lagi? Begini Kondisi Terkini di Jakarta Menurut Dinas Kesehatan

Covid-19 Mengintai Lagi? Begini Kondisi Terkini di Jakarta Menurut Dinas Kesehatan

News | Jum'at, 30 Mei 2025 | 18:32 WIB

Kasus COVID-19 di Indonesia Mulai Naik, Ini Perbandingan Update Virus Corona Asia Tenggara

Kasus COVID-19 di Indonesia Mulai Naik, Ini Perbandingan Update Virus Corona Asia Tenggara

Lifestyle | Kamis, 21 Desember 2023 | 07:40 WIB

Kasus COVID-19 di Indonesia Naik Signifikan, Sehari Bertambah 200 Pasien Baru

Kasus COVID-19 di Indonesia Naik Signifikan, Sehari Bertambah 200 Pasien Baru

News | Minggu, 17 Desember 2023 | 09:00 WIB

Cek Fakta: Kemenkes Wajibkan Pakai Masker Lagi Karena Kasus Covid-19 Melonjak, Benarkah?

Cek Fakta: Kemenkes Wajibkan Pakai Masker Lagi Karena Kasus Covid-19 Melonjak, Benarkah?

Health | Minggu, 17 Desember 2023 | 07:22 WIB

Kasus Covid-19 Terus Naik, PB IDI Sebut Vaksinasi Bukan Segalanya

Kasus Covid-19 Terus Naik, PB IDI Sebut Vaksinasi Bukan Segalanya

Health | Jum'at, 15 Desember 2023 | 22:37 WIB

Covid-19 Naik Lagi, Ini Rekomendasi 4 Alat Tes Antigen Mandiri di Rumah

Covid-19 Naik Lagi, Ini Rekomendasi 4 Alat Tes Antigen Mandiri di Rumah

Health | Rabu, 13 Desember 2023 | 14:05 WIB

Kasus Covid-19 Naik Lagi, Warga Jakarta Segera Vaksin Gratis di Tempat Ini: Buka Setiap Hari!

Kasus Covid-19 Naik Lagi, Warga Jakarta Segera Vaksin Gratis di Tempat Ini: Buka Setiap Hari!

Health | Jum'at, 08 Desember 2023 | 11:43 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB