CDC Sebut Keseringan Terbang Naik Pesawat Tingkatkan Risiko Kanker, Begini Penjelasannya?

Yasinta Rahmawati, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 14 April 2022 | 13:59 WIB
CDC Sebut Keseringan Terbang Naik Pesawat Tingkatkan Risiko Kanker, Begini Penjelasannya?
Ilustrasi pesawat (Pexels)

Suara.com - Kanker bisa menyerang semua orang, meskipun beberapa orang mungkin lebih berisiko tinggi daripada lainnya. Ada banyak pula penyebab kanker, seperti gaya hidup, riwayat keluarga dan lainnya. Tapi, ada satu faktor pemicu kanker yang tak terduga, yakni terbang naik pesawat.

Menurut tim dari Dana-Farber Cancer Institute dan Harvard TH Chan School of Public Health, awak pesawat berisiko tinggi terkena kanker dibandingkan lainnya.

"Karena, awak pesawat terpapar radiasi tingkat tinggi, khususnya radiasi pengion kosmik yang berasal dari luar angkasa dan gangguan siklus tidur," kata tim tersebut dikutip dari Express.

Radiasi pengion kosmik diketahui menyebabkan kanker dan awak pesawat memiliki paparan rata-rata terbesar dari semua pekerja yang terpapar radiasi di Amerika Serikat (CDC).

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) mengatakan anggota kru pria dan wanita sama-sama berisiko tinggi terkena kanker kulit.

Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)
Ilustrasi kanker (Pixabay/PDPics)

Tapi, awak pesawat wanita juga berisiko tinggi terkena kanker payudara. Sedangkan, awak pesawat pria berisiko terkena sarkoma Kaposi dan limfoma non-Hodgkin (CDC).

Menurut CDC, meskipun ada cukup bukti untuk mendukung fakta ini, para ilmuwan masih tidak yakin. Meskipun, mereka juga memiliki beberapa teori, seperti:

  1. Radiasi UV dari paparan sinar matahari merupakan faktor risiko utama untuk melanoma ganas dan radiasi UV secara signifikan lebih kuat pada ketinggian yang lebih tinggi.
  2. Paparan radiasi pengion kosmik tingkat tinggi.
  3. Gangguan ritme sirkadian (siklus tidur) karena bepergian melintasi zona waktu dan bekerja ketika orang lain biasanya tertidur.
  4. Perbedaan faktor risiko yang tidak berhubungan dengan pekerjaan untuk kanker payudara.

CDC merekomendasikan anggota krus untuk mengurangi waktu mereka pada penerbangan yang sangat panjang, penerbangan di lintang tinggi, atau penerbangan yang melintasi Kutub Utara dan Selatan.

CDC mengatakan penerbangan ini akan menghasilkan tingkat paparan radiasi tertinggi. CDC menyarankan mereka juga melindungi kulit Anda dari sinar matahari untuk mengurangi risiko kanker kulit.

Ada banyak cara Anda dapat mengurangi risiko kanker kulit dari paparan radiasi UV, antara lain:

  1. Jauhkan dari sinar matahari
  2. Kenakan pakaian yang menutupi lengan dan kaki Anda
  3. Kenakan topi dengan pinggiran yang lebar
  4. Pakai kacamata hitam yang menghalangi sinar UVA dan UVB
  5. Perhatikan tahi lalat yang tidak normal dan bicarakan dengan dokter Anda jika ada, karena tahi lalat ini bisa berkembang menjadi melanoma

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Radikal Bebas: Pengertian dan Bahayanya bagi Tubuh

Radikal Bebas: Pengertian dan Bahayanya bagi Tubuh

Health | Selasa, 12 April 2022 | 15:07 WIB

Idap Kanker Prostat, Louis van Gaal: Saya Sudah Melewati Segalanya

Idap Kanker Prostat, Louis van Gaal: Saya Sudah Melewati Segalanya

Bola | Selasa, 12 April 2022 | 13:33 WIB

WHO: Dosis Tunggal Vaksin HPV Beri Perlindungan Kuat dari Kanker Serviks

WHO: Dosis Tunggal Vaksin HPV Beri Perlindungan Kuat dari Kanker Serviks

Health | Selasa, 12 April 2022 | 08:59 WIB

Terkini

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Saat Lambung Mulai Sensitif, Ini Pilihan Makanan yang Lebih Ramah di Perut

Health | Rabu, 10 Juni 2026 | 17:20 WIB

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Quinn Salman Selalu Sempatkan Waktu Bermain Bersama Keluarga, Ternyata Manfaatnya Bagus Banget?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 16:57 WIB

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Mobilitas Tinggi Bikin Kulit Lebih Rentan Terpapar Kuman, Kapan Perlu Antiseptik?

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 14:09 WIB

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Ancaman Tak Terlihat bagi Lingkungan Perairan: Residu Antidepresan Meningkat di Sungai

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 11:10 WIB

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Layanan Ortopedi Dalam Negeri Kian Dekat dengan Standar Internasional

Health | Selasa, 09 Juni 2026 | 08:05 WIB

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Pengembangan Vaksin Dalam Negeri Kian Maju, Perlindungan terhadap HPV Jadi Fokus

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 16:48 WIB

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Mikroplastik Ada di Makanan, Minuman, hingga Udara: Seberapa Besar Risikonya bagi Kesehatan?

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 14:30 WIB

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Memilih Susu Anak Tak Cukup Lihat Kandungan DHA, Orang Tua Perlu Cermati Komposisi Utamanya

Health | Senin, 08 Juni 2026 | 11:00 WIB

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Pencernaan Sehat Jadi Kunci Anak Aktif, Lahap Makan, dan Tidur Nyenyak

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:12 WIB

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Stop Anggap Lemak Itu Jahat! Ini Alasan Mengapa Anak Justru Wajib Mengonsumsinya

Health | Sabtu, 06 Juni 2026 | 10:23 WIB