Terbukti Bikin Tubuh Tambah Sehat, Peneliti Menemukan Manfaat Baru dari Donor Darah

Arendya Nariswari | Rosiana Chozanah | Suara.com

Senin, 18 April 2022 | 13:22 WIB
Terbukti Bikin Tubuh Tambah Sehat, Peneliti Menemukan Manfaat Baru dari Donor Darah
Donor darah di LTC Glodok, Jakarta, Sabtu (16/9).

Suara.com - Selama ini, banyak pakat kesehatan mengatakan bahwa mendonorkan darah maupun donor plasma dapat menyelamatkan nyawa. Ternyata perkataan tersebut tidak sembarangan.

Baru-baru ini, peneliti menemukan manfaat donor darah yang tidak diketahui banyak orang, yakni mengurangi jumlah bahan kimia abadi yang ada di dalam darah.

Bahan kimia abadi yang dimaksud adalah zat perfluoroalkyl and polyfluoroalkyl (PFAS), yang telah dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan seperti kerusakan hati dan jantung, serta gangguan sistem imun.

Dalam studi ini, peneliti menguji darah 285 petugas pemadam kebakaran yang bekerja di layanan Fire Rescue Victoria di Australia. Mereka rutin menyumbangkan darah selama 12 bulan.

Petugas secara rutin terpapar zat PFAS, yang membuat mereka memiliki kadar bahan kimia berbahaya tersebut lebih tinggi dari masyarakat umum.

Ilustrasi donor darah. (Shutterstock)
Ilustrasi donor darah. (Shutterstock)

"Hasil dari penelitian ini menunjukkan baik donor darah atau plasma secara teratur menghasilkan penurunan kadar PFAS darah secara signifikan," terang ahli hematologi Robin Gasiorowski dari Macquarie University, Australia.

Ini adalah pertama kalinya peneliti menemukan cara untuk mengurangi kadar PFAS di dalam darah, lapor Science Alert.

Peneliti pun merasa studi selanjutnya terhadap kelompok yang lebih besar diperlukan.

"Penelitian ini tidak meneliti efek kesehatan dari PFAS atau manfaat klinis dari pengurangannya dalam darah petugas pemadam kebakaran. Jadi, pertanyaan penting ini layak untuk diteliti lebih lanjut," kata ilmuwan lingkungan Mark Taylor dari Macquarine University.

Zat berbahaya PFAS sebenarnya dapat ditemukan dalam kehidupan sehari-hari, seperti dari cat hingga wajan. Bahan kimia ini dapat merembes ke dalam kulit dan menempel di dalam organ tubuh.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Live Streaming Jabar News: Berbagi di Bulan Suci Ramadhan dengan Donor Darah

Live Streaming Jabar News: Berbagi di Bulan Suci Ramadhan dengan Donor Darah

Video | Kamis, 07 April 2022 | 15:42 WIB

Benarkah Donor Darah Membatalkan Puasa Ramadhan?

Benarkah Donor Darah Membatalkan Puasa Ramadhan?

News | Selasa, 05 April 2022 | 13:29 WIB

Apakah Donor Darah Membatalkan Puasa Ramadhan?

Apakah Donor Darah Membatalkan Puasa Ramadhan?

News | Senin, 04 April 2022 | 13:03 WIB

Terkini

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Konflik Global Memanas, Menkes Dorong Ketahanan Farmasi Nasional dan Stabilitas Harga Obat

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 21:33 WIB

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Rahasia Produk Kesehatan Laris di Marketplace: Review Positif Jadi Penentu Utama

Health | Sabtu, 18 April 2026 | 12:00 WIB

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB