Update Covid-19 Global: Kasus Positif Telah Turun, Tapi Shanghai dan Beijing Masih Lockdown

Bimo Aria Fundrika, Lilis Varwati

Selasa, 10 Mei 2022 | 09:16 WIB
Update Covid-19 Global: Kasus Positif Telah Turun, Tapi Shanghai dan Beijing Masih Lockdown
Para pekerja medis dengan mengenakan pakaian pelindung memeriksa seorang pasien di dalam bangsal terisolasi Rumah Sakit Palang Merah Wuhan di Wuhan, pusat penyebaran wabah virus corona baru, di Provinsi Hubei, China, 16/2/2020. (ANTARA/China Daily/ via REUTERS/tm)

Suara.com - Update Covid-19 global per Selasa (10/5/2022) pagi tercatat penambahan kasus positif maupun angka kematian. Masing-masing bertambah 325.509 kasus dan 990 orang meninggal, data pada situs worldometers.

Amerika Serikat kembali memimpin kasus positif harian terbanyak di dunia, setelah kurang lebih empat bulan alami penurunan infeksi. Negeri Paman Sam tersebut melaporkan 47.364 kasus. 

Angka kematian AS juga terbanyak kedua setelah Rusia, keduanya hanya selisih 1 angka. AS melaporkan 102 jiwa dan Rusia 103 jiwa.

Dengan begitu, akumulasi data Covid-19 global tercatat 517,6 juta kasus dengan 6,27 juta jiwa. 

Shanghai dan Beijing Masih Lockdown

 Karyawan pabrik masker di Changyuan, Provinsi Henan, memeriksa hasil pekerjaannya di tengah tingginya permintaan masker di China selama berjangkitnya wabah COVID-19. (ANTARA/HO-ChinaDaily/mii)
Karyawan pabrik masker di Changyuan, Provinsi Henan, memeriksa hasil pekerjaannya di tengah tingginya permintaan masker di China selama berjangkitnya wabah COVID-19. (ANTARA/HO-ChinaDaily/mii)

Pemerintah China masih berlakukan lockdown ketat di dua kota terbesarnya, Shanghai dan Beijing, pada Senin (9 Mei). Keputusan itu kembali menimbulkan frustrasi di antara penduduk.

Meskipun belum ada pengumuman resmi, selama akhir pekan beberapa penduduk di empat, dari 16 distrik di Shanghai, menerima pemberitahuan bahwa mereka tidak bisa lagi meninggalkan rumah atau menerima pengiriman sebagai bagian dari upaya untuk menurunkan infeksi virus corona.

Kemarahan publik terhadap pembatasan ketat itu kembali beredar di media sosial. Tersebar video pihak berwenang yang memaksa penduduk yang terkonfirmasi Covid-19 agar pergi ke karantina terpusat dan menuntut agar mereka menyerahkan kunci rumah untuk didesinfeksi.

Para ahli hukum di China menegaskan kalau tindakan itu melanggar hukum.

Dikabarkan oleh Channel News Asia, salah satu video yang beredar menunjukkan polisi mengambil kunci setelah seorang penduduk menolak untuk membuka pintu.

China masih bersikeras untuk menerapkan kebijakan dengan target nol-Covid, meskipun ada masalah bermunculan dalam sektor ekonomi.

Pemerintah China justru menunjukkan data angka kematian yang jauh lebih tinggi di negara-negara lain akibat telah melonggarkan pembatasan karena berupaya hidup berdampingan dengan Covid-19.

"Kita harus bersikeras mengatur arus dan kontrol pergerakan orang," kata pemerintah kota Shanghai dalam menanggapi pertanyaan Reuters tentang pembatasan terbaru.

Pada Senin (9/5), Shanghai melaporkan penurunan kasus baru selama 10 hari berturut-turut.

Sementara itu, di Ibukota Beijing, penduduk yang berada di daerah paling parah wabah infeksinya, diminta bekerja dari rumah. Banyak jalan, kompleks, dan taman juga telah ditutup.

Dalam sepekan terakhir, China telah alami penurunan kasus positif hingga 82 persen. Dari 14.118 kasus pada dua pekan lalu menjadi 2.588 kasus positif. Angka kematian juga turun drastis hingga 71 persen, dari 316 jiwa menjadi 93 orang meninggal selama tujuh hari terakhir.

Total kasus Covid-19 di China sejak awal pandemi tercatat sebanyak 220.397 kasus, peringkat ke 109 di dunia. Dengan kematian mencapai 5.191 jiwa.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gara-Gara Infeksi Virus Corona Covid-19, Bon Jovi Tak Bisa Nyanyi selama 2 Minggu

Gara-Gara Infeksi Virus Corona Covid-19, Bon Jovi Tak Bisa Nyanyi selama 2 Minggu

Health | Selasa, 10 Mei 2022 | 09:06 WIB

Peneliti Temukan Virus Corona Covid-19 Tingkatkan Risiko Stroke Mata, Apa Itu?

Peneliti Temukan Virus Corona Covid-19 Tingkatkan Risiko Stroke Mata, Apa Itu?

Health | Selasa, 10 Mei 2022 | 08:58 WIB

Lakukan Riset Covid-19, Pemerintah Malaysia Gelontorkan Dana Hingga Rp 49 Miliar

Lakukan Riset Covid-19, Pemerintah Malaysia Gelontorkan Dana Hingga Rp 49 Miliar

Health | Selasa, 10 Mei 2022 | 04:05 WIB

Terkini

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Fakta Kanker Payudara yang Jarang Dibahas: Harapan Baru dan Pentingnya Skrining

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 21:33 WIB

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Perempuan Hadapi Dampak Lebih Besar dari Gelombang Panas Ekstrem

Health | Jum'at, 29 Mei 2026 | 11:18 WIB

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Cara Memilih Susu Formula, Ini 5 Kriteria yang Perlu Diperhatikan Orang Tua

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 23:06 WIB

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Bikin Khawatir, Biaya Kesehatan Makin Mahal: Apa yang Harus Kita Lakukan?

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 17:41 WIB

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Ribuan Bayi Lahir dengan Talasemia Tiap Tahun, Skrining Dini Semakin Mendesak

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 11:27 WIB

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Ritme Sirkadian dan Usus Saling Terhubung, Begadang Bisa Ganggu Pencernaan

Health | Kamis, 28 Mei 2026 | 09:44 WIB

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Teknologi PET-CT hingga CAR T-Cell Therapy Ubah Lanskap Pengobatan Kanker Modern

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 11:09 WIB

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Tren Kesehatan Preventif Meningkat, Jaminan Keamanan Pasien dari Risiko Tak Terduga Jadi Perhatian

Health | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:22 WIB

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Suara.com dan Pertamedika IHC Jajaki Peluang Kolaborasi Lawan Hoaks Kesehatan di Era AI

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:23 WIB

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Mengapa Lupus Lebih Banyak Menyerang Wanita?

Health | Selasa, 26 Mei 2026 | 15:00 WIB