Kenapa Banyak Orang Takut Pergi Ke Dokter Gigi? Ternyata Begini Penjelasan Ahli

Selasa, 10 Mei 2022 | 12:49 WIB
Kenapa Banyak Orang Takut Pergi Ke Dokter Gigi?  Ternyata Begini Penjelasan Ahli
Ilustrasi dokter gigi, sakit gigi, perawatan gigi, gigi (Pixabay/jarmoluk)

Suara.com - Beberapa orang di Indonesia mungkin akrab dengan kalimat 'lebih baik sakit hati dari pada sakit gigi'. Ya penggalan lagu itu sedikit menggambarkan bahwa sakit gigi, selain menganggu juga masih menjadi hal yang menakutkan saat mesti pergi ke dokter gigi.

Tapi pertanyaannya, mengapa banyak orang takut ke dokter gigi? 

“Ekspresi cemas orangtua dan keyakinan mereka yang terus-menerus untuk tidak takut. Secara keliru, ini mengajarkan anak-anak mereka bahwa akan ada bahaya atau sesuatu yang ditakuti dari dokter gigi,” ungkapnya.

Terkadang, kecemasan dapat dipicu oleh ketakutan irasional, seperti claustrophobia dan tertular HIV lewat prosedur gigi.

Ilustrasi dokter gigi dan pasiennya. (Shutterstock)
Ilustrasi dokter gigi dan pasiennya. (Shutterstock)

“Gangguan kecemasan lainnya seperti gangguan panik, membuat seseorang takut di tengah-tengah prosedurnya. Dan ini dapat menyebabkan kecemasan dan fobia gigi,” tambah Dr. Lim.

Selain itu, menurut Konsultan Senior dan Kepala Departemen Restorative Dentistry di National Dental Center Singapore, Profesor Lui Jeen Nee, kecemasan terhadap perawatan gigi telah diakui secara luas. Namun, kecemasan terhadap perawatan gigi dan fobia gigi tidak sama.

“Kecemasan gigi mengacu pada keadaan emosional yang berkembang sebagai respons terhadap antisipasi atau pengalaman dokter gigi,” ungkap Profesor Lui Jeen Nee.

“Dibanding dengan fobia gigi, kecemasan gigi sedikit kurang parah. Dan dapat muncul dengan gejala seperti berkeringat dingin, jantung berdebar-debar, dan merasa gugup,” tambahnya.

Di samping itu, Dr. Lim Boon mengatakan bahwa gejala kecemasan gigi atau pergi ke dokter gigi adalah hal yang normal.

Baca Juga: 4 Jenis Obat yang Bisa Kamu Konsumsi untuk Mengatasi Nyeri Sakit Gigi

Berbeda dengan fobia gigi, fobia ini lebih mengacu pada rasa takut yang berlebihan pergi ke dokter gigi. Bahkan gejala ini terjadi selama lebih dari enam bulan.

“Jika tidak dapat dihindari, mereka akan mengalami kesusahan dan kecemasan yang ekstrem,” pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI