Dialami Anak dengan Hepatitis Akut Misterius, Ini Syarat Transplantasi Hati di Indonesia

Bimo Aria Fundrika, Dini Afrianti Efendi

Selasa, 17 Mei 2022 | 11:00 WIB
Dialami Anak dengan Hepatitis Akut Misterius, Ini Syarat Transplantasi Hati di Indonesia
Ilustrasi hepatitis akut (Elements Envato)

Suara.com - Ditemukannya beberapa anak yang harus menjalani transplantasi hati, jadi salah satu kekhawatiran kasus hepatitis akut misterius.

Ini karena saat hepatitis akut membuat peradangan hati atau liver meluas, maka hati tidak bisa lagi berfungsi menyaring racun dan darah di tubuh, sehingga harus ditransplantasi.

Hepatitis adalah penyakit peradangan hati atau liver yang berfungsi untuk memproses nutrisi, menyaring darah, detoksifikasi, dan sintesa protein.

Lantas apa saja syarat transplantasi hati?

Ilustrasi Anak Demam - Kenali Ciri-ciri Hepatitis Akut pada Anak (Pixabay)
Ilustrasi Anak Demam - Kenali Ciri-ciri Hepatitis Akut pada Anak (Pixabay)

Dikatakan Pakar Penyakit Dalam, Prof. Dr.dr. Rino Alvani Gani, Sp.PD-KGEH bahwa transplantasi hati tidak didapatkan dari orang sudah meninggal atau mati otak, tapi didapatkan dari manusia hidup.

Adapun di Indonesia donor hati yang berlaku didonorkan oleh anggota keluarga. Pendonor hanya perlu punya golongan darah yang sama dengan penerima donor hati.

"Berbeda dengan transplantasi ginjal, dimana harus dilakukan pengamatan tipe jaringan, untuk hati tidak diperlukan hal semacam itu, yang penting golongan darahnya sama," papar Prof. Rino dalam acara diskusi CISC beberapa waktu lalu.

Selain itu, pendonor hati tidak perlu khawatir kehilangan hatinya setelah mendonor, karena organ hati akan tumbuh kembali seperti sedia kala, setelah didonorkan. 

"Hati itu kalau diberikan kepada orang lain setengahnya, maka dalam waktu 1 hingga 2 bulan akan tumbuh hati tersebut, sehingga volumenya akan sama, jadi tidak hilang," jelas Profesor Pakar Hepatologi di RS Cipto Mangunkusumo (RSCM) itu.

baca juga

Inilah sebabnya, pada kasus donor hati di RSCM, setelah 5 hari proses donor dilakukan, pendonor sudah diperbolehkan kembali ke rumah.

"Setelah itu bisa pulang dan beraktivitas lagi seperti biasa, dan tidak ada gangguan dalam aktivitasnya, sesaat setelah operasi maupun beberapa waktu setelah operasi tersebut," pungkas Prof. Rino.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hits Health: Pasien Alami Gejala Covid-19 Hingga 2 Tahun, Jumlah Kasus Hepatitis Akut Misterius di Dunia

Hits Health: Pasien Alami Gejala Covid-19 Hingga 2 Tahun, Jumlah Kasus Hepatitis Akut Misterius di Dunia

Health | Selasa, 17 Mei 2022 | 09:54 WIB

Studi Tentang Penyebab Hepatitis Akut Misterius Akan Selesai Minggu Ini

Studi Tentang Penyebab Hepatitis Akut Misterius Akan Selesai Minggu Ini

Health | Selasa, 17 Mei 2022 | 09:26 WIB

Belajar Dari Pandemi Dan Munculnya Hepatitis Akut, Pemerintah Dituntut Berdikari Serius Ciptakan Vaksin Sendiri

Belajar Dari Pandemi Dan Munculnya Hepatitis Akut, Pemerintah Dituntut Berdikari Serius Ciptakan Vaksin Sendiri

News | Selasa, 17 Mei 2022 | 09:12 WIB

Terkini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Waspada Hujan Petir dan Asap Kabut, BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Kota Besar Hari Ini

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:01 WIB

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Gubernur Kaltim ke Singapura saat Karhutla, anggaran Disorot

Video | Selasa, 13 Oktober 2026 | 23:00 WIB

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Pemprov Jabar Ajukan Pinjaman Rp3,4 Triliun

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Cek Harga Cabai Merah dan Unggas di Rangkasbitung Terbaru

Banten | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:48 WIB

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Siap-siap Regenerasi! Jukir Lansia di Kota Bogor Bakal Pensiun, Ini Syarat Penggantinya

Jabar | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:41 WIB

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Pemerintah Sudah Tarik Utang Rp 494,3 T per September 2026, Suahasil Klaim Masih On Track

Bisnis | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:39 WIB

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Mobil Kijang Bawa 8 Jeriken Bensin Terbakar di Bogor, Kerugian Ditaksir Rp100 Juta

Bogor | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:37 WIB

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

Maya Miranda Ambarsari Tekankan Solidaritas Perempuan untuk Bangun Bengkulu

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:20 WIB

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Modus Pijat Panggilan Berujung Pemerasan, Detektif Jubun Ingatkan 5 Hal Ini

Lifestyle | Selasa, 13 Oktober 2026 | 22:07 WIB

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

Larangan Hijab di Sekolah Azerbaijan Memanas! Siswi Protes, 37 Orang Diciduk

News | Selasa, 13 Oktober 2026 | 21:50 WIB

×