Sejarah Pembalut: Dimulai dari Pasir Hingga Lumut untuk Tahan Darah Menstruasi

Bimo Aria Fundrika | Dini Afrianti Efendi | Suara.com

Kamis, 26 Mei 2022 | 10:30 WIB
Sejarah Pembalut: Dimulai dari Pasir Hingga Lumut untuk Tahan Darah Menstruasi
Ilustrasi pembalut wanita (Pexels.com)

Suara.com - Tidak banyak yang tahu sejarah pembalut awalnya dibuat untuk lelaki, pertama kali ditemukan pada 1700 untuk tentara yang terluka dan alami pendarahan saat perang.

Ide pembalut pertama kali ini dicetuskan oleh Presiden AS Benjamin Franklin, yang berpikir butuh kain atau alat yang sangat menyerap dan bisa dibuang setelah digunakan.

Menariknya, mengutip Channel News Asia, Kamis (26/5/2022) perempuan sudah menstruasi sebelum pembalut pertama ditemukan, mereka menggunakan berbagai macam bentuk pelindung menstruasi.

Selain menggunakan kain, para perempuan di masa lampau akan melapisi pakaian dalam mereka dengan apapun yang murah dan melimpah.

Ilustrasi pembalut (Shutterstock)
Ilustrasi pembalut (Shutterstock)

Di China, perempuan membuat pembalut menstruasi dengan memasukan pasir ke dalam kantong kain dan membungkusnya dengan erat. Saat pembalut basah, pasir akan dibuang, kantong kain akan dicuci untuk siklus berikutnya.

Di beberapa wilayah juga disebutkan, beberapa perempuan menggunakan rumput dan lumut, yang lantas menimbulkan pertanyaan ancaman infeksi di area genital perempuan saat itu.

Anehnya pada 1700 hingga 1900-an di Eropa dan Amerika, perempuannya saat itu tidak menggunakan apapun untuk menstruasi. Disebut-sebut, ini terjadi karena kemiskinan ekstrem yang melanda sebagian besar penduduk.

Namun saat itu bagi yang mampu, mereka sudah menggunakan apapun untuk menahan aliran menstruasi. Mereka akan menggunakan pembalut rajutan, wol domba, hingga bulu kelinci.

Setelahnya, pada 1980-an pembalut pertama resmi dijual dan digunakan untuk para perempuan. Pembalut saat itu terinspirasi dari perawat Prancis yang menggunakan pembalut berisi bubur kayu penyerap untuk menghentikan pendarahan berlebihan di medan perang.

Pembalut pertama saat itu bermerek Lister's Towels milik Johnson and Johnson, yang dirilis pada 1896. Tapi karena tidak banyak yang bisa membicarakannya, beberapa merek akhirnya sulit diiklankan atau dipasarkan.

Hingga akhirnya di 1921, Kimberly Clark menyiasatinya dengan meminta perempuan menyebut pembalut dengan Kotex yang merupalan kepanjangan dari tekstur yang seperti kapas. Hingga akhirnya nama itu identik dengan pembalut jingga saat ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi: Perempuan Lebih Sering DIam Saat Menderita Karena Menstruasi di Tempat Kerja

Studi: Perempuan Lebih Sering DIam Saat Menderita Karena Menstruasi di Tempat Kerja

Health | Rabu, 25 Mei 2022 | 13:40 WIB

4 Teknik Yoga yang Dipercaya Bisa Atasi Stres dan Kram Menstruasi

4 Teknik Yoga yang Dipercaya Bisa Atasi Stres dan Kram Menstruasi

Health | Minggu, 22 Mei 2022 | 20:40 WIB

Setelah Alami Keguguran, Kapan Waktu yang Tepat untuk Hamil Lagi?

Setelah Alami Keguguran, Kapan Waktu yang Tepat untuk Hamil Lagi?

Health | Kamis, 19 Mei 2022 | 16:46 WIB

Terkini

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Cuma 30 Menit, Ini Rahasia Bonding Berkualitas di Tengah Kesibukan Orang Tua

Health | Rabu, 29 April 2026 | 23:16 WIB

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Cacar Api Mengintai Diam-Diam: Kelompok Rentan Bisa Alami Komplikasi Lebih Berat

Health | Rabu, 29 April 2026 | 19:41 WIB