Kourtney Kardashian Disarankan Minum Sperma untuk Tingkatkan Kesuburan, Benarkah Ada Korelasi?

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Sabtu, 04 Juni 2022 | 18:18 WIB
Kourtney Kardashian Disarankan Minum Sperma untuk Tingkatkan Kesuburan, Benarkah Ada Korelasi?
Travis Barker dan Kourtney Kardashian (ANTARA/REUTERS/John Nacion/startraksphoto)

Suara.com - Kourtney Kardashian mengungkapkan bahwa dirinya dan suami, Travis Barker sedang berusaha untuk memiliki keturunan. Mereka pun bekerja sama dengan ahli Ayuverda untuk mencari cara meningkatkan peluang mereka agar hamil.

Terapi alternatif yang dipilih Kourtney Kardashian dan Travis adalah pembersihan Panchakarma, yang melibatkan berbagai prosedur termasuk enema, mandi uap, dan muntah yang diinduksi.

Kourtney Kardashian mengaku praktisi mengatakan kepada dirinya bahwa salah satu yang membantu meningkatkan peluang hamil dan eksuburan adalah minum sperma sebanyak 4 kali seminggu.

Tetapi, benarkah minum sperma bisa membantu meningkatkan kesuburan dan peluang hamil?

Dr James Hopkisson, Direktur Medis di TFP Fertility Group mengaku belum pernah menemukan penelitian yang menganjurkan wanita minum sperma untuk meningkatkan peluang kehamilan selama 30 tahun bekerja di bidang kesuburan dan ginekologi.

ilustrasi sperma (shutterstock)
ilustrasi sperma (shutterstock)

Karena, sistem reproduksi terpisah dari pencernaan. Jadi, menelan sperma atau tidak akan mempengaruhi peluang seseorang untuk hamil.

Meskipun metode Ayuverda fokus pada pendekatan seluruh tubuh, termasuk nutrisi, kesejahteraan mental, dan perawatan diri. Nampaknya, tidak ada literatur mengenai praktik minum air mani.

Meski begitu, bukan berarti makanan dan minuman yang Anda konsumsi juga tidak akan berpengaruh pada kesuburan.

"Konsumsi suplemen sebelum hamil lebih penting. Semua wanita harus mengonsumsi asam folat dan vitamin D untuk meminimalkan risiko spina bifida dan rakhitis," kata Dr Hopkisson dikutip dari Metro UK.

Sementara itu, pria bisa melakukan perubahan gaya hidup seperti berhenti merokok, menurunkan berat badan, dan mengurangi alkohol dan kopi.

Konsumsi suplemen seperti Vit C, zinc, selenium dan L-carnitene dapat membantu meningkatkan kualitas sperma.

Diet seimbang yang banyak vitamin dan nutrisi juga akan membantu menjaga tubuh Anda dalam kondisi prima.

Meskipun air mani mengandung vitamin C dan seng, jumlahnya tetap lebih kecil sehingga Anda tetap membutuhkan asupan vitamin C dan seng tambahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pria Juga Punya Masa Kesuburan, Ini Waktu Terbaik untuk Punya Keturunan!

Pria Juga Punya Masa Kesuburan, Ini Waktu Terbaik untuk Punya Keturunan!

Health | Sabtu, 04 Juni 2022 | 16:00 WIB

Masalah Kesuburan Paling Umum yang Terjadi di Indonesia

Masalah Kesuburan Paling Umum yang Terjadi di Indonesia

Health | Kamis, 02 Juni 2022 | 14:20 WIB

Hati-hati Sering Memangku Laptop Bisa Memicu Masalah Kesehatan

Hati-hati Sering Memangku Laptop Bisa Memicu Masalah Kesehatan

Bogor | Kamis, 02 Juni 2022 | 11:01 WIB

Terkini

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB