Cegah Masyarakat Makin Mager, Kemenkes Minta Kegiatan Car Free Day Diaktifkan Lagi

Risna Halidi | Lilis Varwati | Suara.com

Minggu, 05 Juni 2022 | 13:34 WIB
Cegah Masyarakat Makin Mager, Kemenkes Minta Kegiatan Car Free Day Diaktifkan Lagi
Ilustrasi: Sejumlah warga berolahraga menggunakan sepeda di Jalan M.H Thamrin, Jakarta, Minggu (21/6). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - Kementerian Kesehatan meminta para Kepala Daerah mulai mengaktifkan kegiatan Car Free Day (CFD) setiap Minggu untuk meningkatkan aktifivitas fisik masyarakat. Imbauan itu diberikan seiring melandainya kasus Covid-19 di Indonesia. 

Kepala Sub Direktorat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Jantung dan Pembuluh Darah Kementerian Kesehatan dr. Theresia Sandra Diah Ratih. MHA., mengatakan, masyarakat dinilai kurang bergerak selama pembatasan aktivitas di luar rumah akibat pandemi Covid-19.

Padahal, kurangnya aktivitas fisik bisa meningkatkan risiko terkena penyakit tidak menular (PTM), termasuk kardiovaskuler atau penyakit jantung.

"Kita perlu mengaktifkan car free day agar masyarakat kembali bergerak. Karena pandemi kemarin masyarakat banyak yang kurang bergerak," kata dokter Sandra dalam acara webinar beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, gaya hidup jadi faktor utama penyebab risiko penyakit yang kardiovaskuler. Misalnya terlalu banyak konsumsi makanan tidak sehat, seperti tinggi gula, garam, dan lemak.

Pun dengan kurang konsumsi sayur dan buah, kebiasaan merokok, dan minum alkohol. Juga kurang aktivitas fisik.

"Makin mager alias malas gerak itu jadi salah satu tren yang banyak terjadi saat ini, terutama dengan adanya covid. Pada awal-awal (pandemi) kita takut keluar rumah karena covid, kemudian jadi kebiasaan. Akhirnya sekarang lebih berat lagi, jadi tingkat obesitas kita juga meningkat dengan berjalannya waktu," ujarnya.

Orang yang mengalami obesitas lebih berisiko tinggi alami penyakit jantung di kemudiam hari. Dokter Sandra mengingatkan bahwa risiko itu tidak hanya rentan pada orang dewasa, tapi juga anak-anak.

Oleh sebab itu, Kemenkes meminta agar orangtua juga mengajak anaknya untuk ikut aktivitas fisik saat CFD tersebut.

"Kita ketahui, obesitas pada anak juga menyebabkan banyak sekali gangguan, menjadi kebiasaan sampai dewasa, akhirnya gagal jantung," ucapnya.

Berdasarkan data Global status report pada 2019 terjadi 17,8 juta kematian  atau satu dari 3 kematian di dunia setiap tahun disebabkan penyakit jantung.

Data Riset Kesehatan Dasar Kemenkes tahun 2018 juga tercatat kalau prevalensi penyakit jantung berdasarkan diagnosis dokter di Indonesia sebesar 1,5 persen.

Penyebab kematian terbanyak di Indonesia akibat penyakit tidak menular. Dokter Sandra menjabarkan, tertinggi akibat stroke 19,4 persen, kardiovaskuler 14,4 persen, kanker 13,5 persen, diabetes melitus dan komplikasinya 6,2 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Perbaiki Sistem Manajamen Bencana Alam di Indonesia, Indonesia Bentuk ASEAN Institute of Disaster Health Management

Perbaiki Sistem Manajamen Bencana Alam di Indonesia, Indonesia Bentuk ASEAN Institute of Disaster Health Management

Health | Minggu, 05 Juni 2022 | 05:05 WIB

Pertemuan Kedua Health Working Group G20, Kemenkes Bahas Ancaman Pandemi Selanjutnya

Pertemuan Kedua Health Working Group G20, Kemenkes Bahas Ancaman Pandemi Selanjutnya

Health | Sabtu, 04 Juni 2022 | 21:10 WIB

3.000 Jemaah Haji Dapat Gelang Khusus dari Kementerian Kesehatan, Apa Fungsinya?

3.000 Jemaah Haji Dapat Gelang Khusus dari Kementerian Kesehatan, Apa Fungsinya?

Health | Sabtu, 04 Juni 2022 | 20:02 WIB

Terkini

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Ini Bahaya Tersembunyi Ikan Sapu-Sapu yang Mengancam Ekosistem Jakarta

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 21:10 WIB

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Apakah Ikan Sapu-Sapu Bisa Dimakan? Ini Bahaya untuk Manusia dan Ekosistem

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 18:54 WIB

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Varises Bukan Sekadar Masalah Estetika, Kenali Sinyal Bahaya Sebelum Jadi Komplikasi Serius

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 14:42 WIB

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Tren Lari Meningkat, Waspadai Risiko Cedera Otot dan Memar Ikut Mengintai

Health | Jum'at, 17 April 2026 | 12:31 WIB

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Perempuan Berlari 2026: Integrasi Olahraga, Kesehatan Mental, dan Literasi Keuangan

Health | Kamis, 16 April 2026 | 16:45 WIB

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Bukan Sekadar Sekolah, Anak Neurodivergent Butuh Dukungan Menyeluruh untuk Tumbuh

Health | Rabu, 15 April 2026 | 19:14 WIB

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Awas Logam Berat! Ini 7 Deretan Risiko Kesehatan Jika Mengonsumsi Ikan Sapu-Sapu

Health | Rabu, 15 April 2026 | 15:33 WIB

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Waspada Gejala Awal Serangan Jantung Sering Dikira Diare Biasa

Health | Selasa, 14 April 2026 | 09:26 WIB

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Saat Screen Time Tak Bisa Dihindari, Ini Rekomendasi Tontonan Anak yang Aman dan Edukatif

Health | Selasa, 14 April 2026 | 08:37 WIB

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Air Jernih Belum Tentu Aman: Inilah 'Musuh Tak Terlihat' yang Memicu Stunting pada Anak

Health | Senin, 13 April 2026 | 06:15 WIB