Dalam Kasus Tertentu, Cacar Monyet Juga Bisa Sebabkan Kematian

Risna Halidi

Rabu, 08 Juni 2022 | 22:46 WIB
Dalam Kasus Tertentu, Cacar Monyet Juga Bisa Sebabkan Kematian
Cacar monyet

Suara.com - Cacar monyet tengah menjadi wabah baru yang menyita perhatian dunia. Penyakit yang disebabkan oleh virus monkeypox tersebut diketahui tengah menyebar di benua Afrika, Eropa, dan tercatat telah terjadi di Singapura.

Meski tak semengerikan infeksi Covid-19 yang disebabkan virus corona baru, namun penyakit tersebut tetap menimbulkan kekhawatiran masyarakat.

Dalam siaran langsung di media sosial Instagram Ikatan Dokter Anak Indonesia beberapa waktu lalu, Ahli Infeksi dan Penyakit Tropis Anak - dr. Irma Rezky Ratu menjelaskan bahwa ada kasus cacar monyet yang ekstrem.

Tak hanya menyebabkan lesi atau luka borok yang parah, dr. Irma menyebut, ada juga kasus cacar monyet yang menyebabkan pasiennya meninggal dunia.

"Jadi jika kita membahas cacar monyet, virus penyebabnya itu ada dua jenis, ada yang berasal dari Afrika Barat dan Afrika Tengah. Nah, yang mematikan itu jenis virus cacar monyet dari Afrika Tengah," kata dr. Irma di Live Instagram @idai_ig, Selasa (7/6/2022) lalu.

Lebih lanjut dr. Irma menyebut, case fatality rate infeksi virus monkeypox yang berasal dari Afrika Tengah cukup tinggi. Meski demikian, baik virus yang berasal daei Afrika Barat maupun Afrika Tengah, memiliki gejala yang serupa.

"Kalau bicara gejala, baik virus dari Afrika Barat maupun Afrika Tengah, keduanya punya gejala klinis yang sama. Jadi, penilaian laboratorium saja yang bisa membedakan jenis virusnya," katanya.

Ia melanjutkan, sampai saat ini kasus kematian akibat cacar monyet hanya terjadi di negara endemik. Artinya, meski ada laporan kasus infeksi dari negara non-endemik, namun hingga saat ini tidak ada laporan kematian yang tercatat.

Selain sebabkan kematian, cacar monyet dalam kasus ekstrem juga bisa menyebabkan cacat permanen, kebutaan hingga radang paru.

baca juga

"Lesi cacar monyet itu bisa muncul di area mata. Kalau itu terjadi, bisa sebabkan radang kornea hingga akhirnya kebutaan. cacar monyet juga bisa menyebabkan infeksi bakteri sekunder, mukosa kulit terganggu. Bahkan, pada kasus tertentu cacar monyet juga menyebabkan radang paru."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terpopuler Kesehatan: Legenda NBA Patah Penis, Kata Ilmuwan Tentang Penyebab Kegemukan

Terpopuler Kesehatan: Legenda NBA Patah Penis, Kata Ilmuwan Tentang Penyebab Kegemukan

Health | Rabu, 08 Juni 2022 | 21:26 WIB

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Kembali Bertambah di Kaltim, 3 Orang Dinyatakan Sembuh

Kasus Terkonfirmasi Positif Covid-19 Kembali Bertambah di Kaltim, 3 Orang Dinyatakan Sembuh

Kaltim | Rabu, 08 Juni 2022 | 21:22 WIB

Kasus Aktif Harian Covid-19 di Indonesia Bertambah 520 Kasus, Tertinggi di Jakarta

Kasus Aktif Harian Covid-19 di Indonesia Bertambah 520 Kasus, Tertinggi di Jakarta

Jogja | Rabu, 08 Juni 2022 | 19:27 WIB

Terkini

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB