Wanita Lebih Berisiko Terkena IMS Jenis Ini, Waspadai Gejalanya!

Yasinta Rahmawati | Shevinna Putti Anggraeni | Suara.com

Rabu, 22 Juni 2022 | 15:22 WIB
Wanita Lebih Berisiko Terkena IMS Jenis Ini, Waspadai Gejalanya!
Ilustrasi vagina, infeksi menular seksual (shutterstock)

Suara.com - Para ahli memperingatkan wanita mengenai infeksi menular seksual (IMS) misterius yang sering terabaikan, tetapi menyerang 1 dari 16 wanita di beberapa negara.

Para ahli menemukan trikomoniasis merupakan infeksi menular seksual (IMS) yang lebih umum terjadi daripada gonore.

Tapi, banyak wanita sering mengabaikan trikomoniasis. Bahkan, penyakit ini hampir tak pernah menjadi perhatian dalam pemeriksaan IMS.

Sedangkan, sekitar setengah dari mereka yang menderita trikomoniasis tidak menunjukkan gejala apapun dan penyebarannya jauh lebih buruk.

Hal ini mungkin dipengaruhi oleh orang yang menderitanya bingung mendeteksi gejalanya atau gejalanya memang tidak jelas.

Penelitian baru menunjukkan bahwa banyak wanita menderita trikomoniasis tanpa disadari. Penyakit ini pun kebanyakan menyerang perempuan dari ras minoritas.

ilustrasi infeksi menular seksual (shutterstock)
ilustrasi infeksi menular seksual (shutterstock)

Dr John White, Direktur Medis di Preventx and Consultant Physician in Sexual Health and HIV, mengatakan trikomoniasis adalah jenis IMS yang kurang dikenali tetapi bisa menyebabkan rasa sakit dan ketidaknyamanan signifikan.

"Saya tahu ini dari pasien saya. Mereka juga mengatakan kondisi ini memicu banyak tekanan emosional," kata Dr John dikutip dari The Sun.

Bahkan, trikomoniasis juga bisa meningkatkan risiko penularan HIV di komunitas berisiko dan menyebabkan komplikasi pada kehamilan bila tak diobati.

Adapun beberapa gejala trikominiasis termasuk keluarnya cairan yang berlebihan, kental, tipis atau berbusa, berwarna kuning kehijauan, atau berbau amis.

NHS mengatakan gejala trikomoniasis biasanya berkembang dalam waktu satu bulan setelah infeksi. Tetapi hingga setengah dari semua orang tidak akan mengalami gejala apa pun (meskipun mereka masih dapat menularkan infeksi ke orang lain).

Adapun gejala trikomoniasis pada wanita menurut NHS, termasuk:

  1. Keputihan abnormal yang kental, tipis atau berbusa dan berwarna kuning kehijauan
  2. Menghasilkan lebih banyak kotoran dari biasanya yang berbau amis atau tidak sedap
  3. Nyeri, bengkak dan gatal di sekitar vagina
  4. Rasa sakit atau ketidaknyamanan saat buang air kecil atau berhubungan seks

Sedangkan, gejala trikomoniasis pada pria, termasuk:

  1. Nyeri saat buang air kecil atau ejakulasi
  2. Buang air kecil lebih sering dari biasanya
  3. Keluar cairan putih tipis dari penis
  4. Nyeri, bengkak dan kemerahan di sekitar kepala penis atau kulup

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CDC Meminta Dokter untuk Waspadai Infeksi Menular Seksual 'Palsu' sebagai Cacar Monyet

CDC Meminta Dokter untuk Waspadai Infeksi Menular Seksual 'Palsu' sebagai Cacar Monyet

Health | Minggu, 12 Juni 2022 | 13:51 WIB

Kourtney Kardashian Disarankan Minum Sperma Travis Barker, Apa Dampak Menelan Air Mani?

Kourtney Kardashian Disarankan Minum Sperma Travis Barker, Apa Dampak Menelan Air Mani?

Health | Minggu, 29 Mei 2022 | 14:05 WIB

5 Penyebab Bintik-Bintik Di Lidah, Tanda Infeksi Menular Seksual?

5 Penyebab Bintik-Bintik Di Lidah, Tanda Infeksi Menular Seksual?

Health | Selasa, 17 Mei 2022 | 14:10 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Apakah Alat Traksi Leher Aman? Ini Penjelasan Medis dan Cara Menggunakannya

Health | Rabu, 01 April 2026 | 10:55 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB