4 Obat untuk Kaki Pecah-Pecah, agar Tumit Kembali Lembut

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Kamis, 23 Juni 2022 | 07:48 WIB
4 Obat untuk Kaki Pecah-Pecah, agar Tumit Kembali Lembut
Ilustrasi telapak kaki pecah-pecah [shutterstock]

Suara.com - Bagi sebagian orang, memiliki tumit kaki pecah-pecah membuat rasa percaya diri berkurang dan merusak penampilan. Sebenarnya, telapak kaki pecah-pecah ini umum dialami orang-orang Namun, ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi sebagian orang. Lantas, adakah obat untuk kaki pecah-pecah?

Diketahui, kulit kaki pecah-pecah merupakan masalah kulit yang umum dan menimpa sebagian besar orang. Kondisi kulit pecah-pecah dipicu oleh kulit yang kering dan mengelupas. Bila terus dibiarkan, maka kulit di area kaki (termasuk tumit) akan menebal dan mengering,. Ini dikenal juga dengan sebutan kalus.

Adapun penyebab umum kulit pecah-pecah ini yaitu kulit kering. Ini terjadi saat kulit terlalu cepat kehilangan air. Mengeringnya kulit kaki ini dapat dipicu oleh berbagai hal, salah satunya penggunaan sabun pembersih penghilang minyak. Selain itu, bisa dipicu oleh terlalu lama terkena aparan suhu panas.  

Bukan hanya itu, kondisi kesehatan tertentu juga dapat memicu kulit kaki kering dan pecah-pecah. Adapun kondisi kesehatan tertentu tersebut meliputi: diabetes, psoriasis,  dan dermatitis atopik. 

Lantas, adakah obat untuk kaki pecah pecah? Melansir dari berbagai sumber, berikut ini beberapa pengobatan rumahan untuk mengatasi kaki pecah-pecah yang bisa Anda coba.

Ilustrasi telapak kaki. (Pixabay)
Ilustrasi telapak kaki. (Pixabay)

1. Memakai pelembap

Salah satu mengobati kulit kaki pecah-pecah dengan cara pengobatan rumahan yaitu memakai pelembap. Usahakan untuk menggunakan pelembap yang kental yang memiliki kandungan seperti shea butter, gel lidah buaya, dan petroleum jelly. 

Jika semakin berminyak tekstur pelembapnya, maka semakin ampuh khasiat untuk menyembuhkan kulit kaki pecah-pecah. Gunakan krim pelembab tiap malam sebelum tidur. Selain itu, gunakan juga pelembap setelah mandi agar mendapatkan hasil terbaik.

2. Menggunakan batu apung

Selain mengoles krim pelembap, Anda juga bisa menggunakan batu apung untuk menggosok bagian kaki yang pecah-pecah. Batu apung dipercaya mampu membuat kulit kaki lebih halus. Namun bagi penderita neuropati atau diabetes, cara seperti ini tak disarankan untuk dilakukan. Pasalnya, batu apung ini dapat memicu kulit kaki luka dan berisiko infeksi.

3. Mengoleskan senyawa keratolitik

Jika kulit kaki Anda terasa tebal bahkan sampai mengelupas, Anda bisa mengatasinya dengan cara mengoleskan senyawa keratolitik pada bagian kulit kaki yang pecah-pecah. Keratolitik ini adalah senyawa bermanfaat untuk menipiskan kulit yang tebal. Adapun beberapa senyawa yang masuk dalam kategori keratolitik yaitu AHA (Asam alfa hidroksi), urea, dan asam salisilat. 

4. Pijat dengan minyak

Cara lainnya untuk melembapkan kulit kering dan terhindar dari pecah-pecah yaitu memberikan pijatan dengan minyak. Ini adalah pengobatan terbaik yang dapat membantu mengobati kulit pecah-pecah. Minyak dapat bekerja lebih baik dibandingkan losion untuk mengatasi kulit kering dan pecah-pecah. 

Adapun jenis minyak yang bisa Anda gunakan yaitu minyak zaitun, minyak kelapa, hingga almon. Selain itu, Anda juga dapat mengonsumsi vitamin E untuk membantu penyembuhan hingga mencegah timbulnya kaki pecah-pecah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Tanda Lain dari Dehidrasi, Tidak Melulu Haus

4 Tanda Lain dari Dehidrasi, Tidak Melulu Haus

Health | Senin, 20 Juni 2022 | 14:13 WIB

5 Jenis Makanan untuk Mengatasi Kulit Kering dan Tampak Keriput

5 Jenis Makanan untuk Mengatasi Kulit Kering dan Tampak Keriput

Your Say | Kamis, 16 Juni 2022 | 12:10 WIB

Bisa Bikin Gatal, ini 7 Cara Mengatasi Kulit Kering

Bisa Bikin Gatal, ini 7 Cara Mengatasi Kulit Kering

Lifestyle | Selasa, 14 Juni 2022 | 12:38 WIB

Terkini

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Rahim Ayu Aulia Diangkat Gegara Tumor Ganas, Benarkah Riwayat Aborsi Jadi Pemicunya?

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 18:25 WIB

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Gatal-Gatal Tak Kunjung Sembuh? Bisa Jadi Tanda Gangguan Liver yang Sering Diabaikan

Health | Rabu, 13 Mei 2026 | 17:00 WIB

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Turun 10 Kg dalam 8 Minggu, Ini Perjalanan Vicky Shu Jaga Berat Badan dengan Pendampingan Medis

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:34 WIB

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Panas Ekstrem Ancam Ibu Hamil, Risiko Prematur hingga Bayi Lahir Mati Meningkat

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 17:02 WIB

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Konsumsi Gula Orang Indonesia Tembus 75 Gram Sehari: Ancaman Serius Bagi Kesehatan Gigi

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 16:59 WIB

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Kasus Hantavirus Ada di Provinsi Indonesia Mana Saja? Korban Meninggal Capai 3 Orang

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:56 WIB

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Hantavirus Ada Sejak Kapan? Menilik Sejarah dan Munculnya Kasus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 15:05 WIB

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Gejala Awal Mirip Flu, Apa Perbedaan Hantavirus dan Corona?

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 14:46 WIB

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Waspada! 7 Jenis Tikus di Sekitar Rumah Ini Bisa Jadi Penyebab Hantavirus di Indonesia

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 10:53 WIB

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

4 Penyebab Hantavirus dan Gejala Awalnya, Ramai Dibahas usai Kasus MV Hondius

Health | Selasa, 12 Mei 2026 | 07:58 WIB