Kasus Cacar Monyet di Amerika Serikat Lebih Tinggi dari yang Tercatat, Kenapa?

Bimo Aria Fundrika

Rabu, 29 Juni 2022 | 18:08 WIB
Kasus Cacar Monyet di Amerika Serikat Lebih Tinggi dari yang Tercatat, Kenapa?
perbedaan gejala cacar monyet dan cacar air (freepik)

Suara.com - Wabah cacar monyet yang terjadi di Amerika Serikat mungkin tidak terlalu buruk dibandingkan dengan negara lain. Sejak epidemi internasional dimulai pada Mei, AS telah mencatat 201 kasus cacar monyet.

Sebaliknya, Inggris memiliki hampir 800 kasus. Spanyol dan Jerman keduanya memiliki lebih dari 500.

Tetapi di AS, jumlah kasus resmi menyesatkan, ujar ahli epidemiologi Keletso Makofane, dari Universitas Harvard seperti dikutip dari NPR. Wabah ini lebih besar – mungkin jauh lebih besar – daripada jumlah kasus yang diperkirakan.

Untuk banyak kasus yang dikonfirmasi, pejabat kesehatan tidak tahu bagaimana orang tersebut tertular virus. Mereka yang terinfeksi belum bepergian atau melakukan kontak dengan orang lain yang terinfeksi. Itu berarti virus menyebar di beberapa komunitas dan kota, secara samar.

Ilustrasi Cacar - Sudah Masuk Singapura, Waspadai Penyebaran Cacar Monyet di Indonesia (Pexels)
Ilustrasi Cacar - Sudah Masuk Singapura, Waspadai Penyebaran Cacar Monyet di Indonesia (Pexels)

"Fakta bahwa kita tidak dapat merekonstruksi rantai penularan berarti bahwa kita mungkin kehilangan banyak mata rantai dalam rantai itu," ujar Jennifer Nuzzo, seorang ahli epidemiologi di Brown University.

"Dan itu berarti orang-orang yang terinfeksi itu tidak memiliki kesempatan untuk menerima obat-obatan untuk membantu mereka pulih lebih cepat dan tidak mengembangkan gejala yang parah.

"Tetapi itu juga berarti bahwa mereka mungkin menyebarkan virus tanpa mengetahui fakta bahwa mereka terinfeksi," tambahnya.

Dengan kata lain: "Kami tidak memiliki konsep skala wabah cacar monyet di AS," kata ahli biologi Joseph Osmundson di New York University. "

Mengapa begitu sedikit kasus yang terdeteksi? Dalam banyak hal, AS telah gagal dalam pengujian monkeypox.

baca juga

Di seluruh negeri, lembaga kesehatan masyarakat menjalankan tes terlalu sedikit - terlalu sedikit, kata Osmundson.

"Pejabat negara bagian menolak tes orang karena mereka menggunakan definisi sempit cacar monyet untuk memutuskan siapa yang menerima tes. Mereka menguji hanya dalam jumlah kasus yang sangat terbatas."

Makofane mengatakan situasi pengujian saat ini sangat "buruk" di AS sehingga ia meluncurkan penelitiannya sendiri, yang disebut RESPND-MI, untuk mengetahui prevalensi cacar monyet di New York City dan untuk membantu teman-teman berbagi informasi tentang monkepox.

CDC tidak akan membocorkan kepada NPR berapa banyak tes telah dilakukan di seluruh negeri, juga tidak akan mengatakan di mana transmisi komunitas kemungkinan terjadi di AS.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada Tertular, Kenali Penyebab Penyakit Cacar Monyet

Waspada Tertular, Kenali Penyebab Penyakit Cacar Monyet

Video | Rabu, 29 Juni 2022 | 18:00 WIB

Keren! Pemkab Mahulu Keker Pasar Ekspor Biji Kakao di Amerika Serikat

Keren! Pemkab Mahulu Keker Pasar Ekspor Biji Kakao di Amerika Serikat

Kaltim | Rabu, 29 Juni 2022 | 15:30 WIB

Truk Trailer Angkut Migran Lintasi Rute Populer Penyelundupan Manusia, Puluhan Penumpang Ditemukan Tak Bernyawa

Truk Trailer Angkut Migran Lintasi Rute Populer Penyelundupan Manusia, Puluhan Penumpang Ditemukan Tak Bernyawa

Otomotif | Rabu, 29 Juni 2022 | 12:50 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

×