4 Cara Mengatasi Mabuk Durian, Minum Air Kelapa Disarankan

Yasinta Rahmawati | Suara.com

Rabu, 13 Juli 2022 | 12:55 WIB
4 Cara Mengatasi Mabuk Durian, Minum Air Kelapa Disarankan
Ilustrasi buah durian. (Freepik)

Suara.com - Durian menjadi salah satu buah favorit banyak orang. Namun, jika durian dikonsumsi dalam jumlah yang besar dapat menyebabkan efek mabuk durian. Ternyata di balik kelezatan durian, ada pantangan untuk tidak terlalu banyak memakannya. Lalu bagaimana cara mengatasi mabuk durian ini? Simak ulasannya berikut ini.

Buah durian yang merupakan buah yang dijuluki "Raja Buah-Buahan" dikenal memiliki karakteristik yang unik seperti aroma yang menyengat, tekstur daging yang lembut hingga memiliki kulit berduri. 

Durian memiliki banyak manfaat untuk kesehatan seperti meredakan gejala tekanan darah tinggi, meredakan demam, meredakan gejala liver, mempercepat penyembuhan luka dan lain sebagainya. Meskipun memiliki banyak kegunaan untuk kesehatan, jika dikonsumsi dalam jumlah besar akan menyebabkan mabuk durian.

Mabuk durian ini bisa dinyatakan sebagai salah satu kondisi keracunan makanan jika mengonsumsinya secara berlebihan. Ada beberapa cara untuk mengatasi mabuk durian ini sebagai berikut.

1. Meminum air hangat dicampur dengan garam

Cara mengatasi mabuk durian yang pertama adalah dengan meminum air hangat yang dicampur dengan garam secukupnya. Meskipun tidak memiliki penjelasan secara ilmiah, air garam yang hangat ini dapat membantu menetralkan tubuh saat mabuk durian.

Ilustrasi durian. (Unsplash.com/  Jim Teo)
Ilustrasi durian. (Unsplash.com/ Jim Teo)

2. Meminum segelas susu

Selain menggunakan campuran air hangat dengan garam, susu juga dipercaya dapat menetralkan kandungan gas pada durian dalam tubuh. Susu mengandung protein (kasein) yang dapat melawan alkohol. Namun tidak disarankan untuk minum susu bersamaan dengan memakan durian karena dapat menaikan kadar glukosa secara drastis.

3. Meminum air kelapa

Air kelapa dikenal sebagai obat alami yang dapat mengatasi mabuk durian. Pasalnya, air kelapa ini mengandung gula alami dan kalium yang digunakan untuk mengatasi dehidrasi setelah mabuk dan keracunan. Air kelapa juga berfungsi untuk menjaga keseimbangan cairan dalam tubuh.

4. Memakan buah manggis

Menurut penelitian buah manggis mengandung vitamin B kompleks yang cocok untuk dimakan saat mabuk durian. Buah manggis aman dikonsumsi baik bersamaan dengan makan buah durian.

Nah, itulah 4 cara yang dapat dilakukan untuk mengatasi mabuk durian yang dapat Anda ketahui. Selain dengan beberapa cara di atas, Anda dapat membatasi jumlah konsumsi durian untuk mencegah terjadinya mabuk durian. Semoga bermanfaat!

Kontributor : Muhammad Zuhdi Hidayat

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Beli Durian Seharga Rp 394 Ribu, Pria Ini Kecewa saat Buka Isinya Zonk: Kosong Melompong

Beli Durian Seharga Rp 394 Ribu, Pria Ini Kecewa saat Buka Isinya Zonk: Kosong Melompong

News | Kamis, 07 Juli 2022 | 17:34 WIB

Unik! Unboxing Durian Mungil, Ukuran Buah Tak Disangka Sebesar Ini, Warganet: Aku Mau

Unik! Unboxing Durian Mungil, Ukuran Buah Tak Disangka Sebesar Ini, Warganet: Aku Mau

Your Say | Rabu, 06 Juli 2022 | 12:48 WIB

Pelatih RANS Nusantara FC Rasakan Sensasi Belah Duren di Sukabumi: Lebih Pulen!

Pelatih RANS Nusantara FC Rasakan Sensasi Belah Duren di Sukabumi: Lebih Pulen!

Bekaci | Jum'at, 01 Juli 2022 | 17:13 WIB

Terkini

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Konsultasi Kesehatan Pakai AI? Waspada Halusinasi Medis yang Berbahaya

Health | Senin, 27 April 2026 | 20:44 WIB

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Menyeimbangkan Karier dan Anak, Daycare Berkualitas Jadi Kunci Dukungan untuk Ibu Bekerja

Health | Senin, 27 April 2026 | 12:52 WIB

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Tidak Perlu Keluar Rumah, Pesan Obat di Apotek K-24 Kini Bisa Lewat BRImo

Health | Senin, 27 April 2026 | 11:14 WIB

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Diskon 20 Persen Medical Check-Up di RS Siloam: Tanpa Batas Maksimal untuk Nasabah BRI!

Health | Minggu, 26 April 2026 | 19:17 WIB

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Raditya Dika Pilih Repot di Depan: Strategi Cegah Dengue demi Jaga Produktivitas

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 12:21 WIB

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Sering Dibilang Overthinking? Ternyata Insting Ibu adalah Deteksi Medis Paling Akurat untuk Anak

Health | Sabtu, 25 April 2026 | 11:28 WIB

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Jangan Panik, Ini Cara Bijak Kelola Benjolan di Tubuh dengan Pendekatan Alami yang Holistik

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 17:38 WIB

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Biaya Vaksin HPV dan Waktu Terbaik Vaksinasi untuk Cegah Kanker Serviks

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 13:30 WIB

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Gejala Virus HPV pada Pria dan Wanita, Waspadai Kutil Kelamin

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 11:58 WIB

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Gaya Hidup Modern Picu Risiko Penyakit Kronis, Dokter Tekankan Pentingnya Monitoring Berkala

Health | Jum'at, 24 April 2026 | 08:43 WIB