Selain Transfusi Darah, Begini Cara Mengatasi Kadar Hemoglobin Rendah seperti Ruben Onsu

Yasinta Rahmawati, Rosiana Chozanah

Kamis, 21 Juli 2022 | 16:04 WIB
Selain Transfusi Darah, Begini Cara Mengatasi Kadar Hemoglobin Rendah seperti Ruben Onsu
Ruben Onsu dan Sarwendah Ditemui di Lebak Bulus, Jakarta Selatan, Sabtu (9/7/2022) [Suara.com/Rena Pangesti].

Suara.com - Presenter Ruben Onsu sempat dilarikan ke ICU akibat kadar hemoglobinnya sangat rendah, yakni sampai turun di angka 4 g/dL. Namun, dua minggu kemudian, kadarnya tidak meningkat meski sudah transfusi darah.

"Dua minggu kemudian, cek darah lagi, untuk ngeliat transfusi yang kemarin bisa bekerja dengan baik atau enggak ternyata Hb-nya masih 5. Makanya, dokter bingung dengan jangka waktu yang dekat, gua masih harus transfusi lagi, transfusi lagi," kata Ruben, dikutip dari tayangan FYP Trans 7 Official, Kamis (21/7/2022).

Meski begitu, Ruben mengaku dirinya tidak mengalami gejala apa pun hingga membuat dokter terheran-heran.

"Jadi dokter bilang, 'Kok lu gak black out ya?', gak ada," sambungnya.

Seseorang disebut kekurangan hemoglobin ketika kadarnya di bawah 13 g/dL untuk laki-laki dewasa dan 12 g/dL untuk wanita dewasa.

Potret Ruben Onsu Kembali Dirawat di ICU (YouTube/The Onsu Family)
Potret Ruben Onsu Kembali Dirawat di ICU (YouTube/The Onsu Family)

Sementara untuk anak-anak usia 1-6 tahun, kadar normalnya adalah 11,5 g/dL dan anak hingga remaja usia 6-18 tahun berkisar 12 g/dL.

Meningkatkan kadar hemoglobin bisa dilakukan dengan berbagai cara, salah satunya transfusi darah.

Berdasarkan Alodokter, berikut beberapa cara mengatasi kadar hemoglobin rendah:

1. Meningkatkan asupan zat besi, vitamin B12, dan folat

baca juga

Zat besi, vitamin B12, dan folat merupakan nutrisi yang berperan dalam memproduksi sel darah merah yang mengandung hemoglobin.

Dokter biasanya akan menyarankan untuk mengubah pola makan kaya zat besi atau suplementasi yang mengandung ketiga nutrisi tersebut.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyarankan suplemen zat besi dengan dosis 30-60 mg untuk orang dewasa untuk mencegah kekurangan darah dan menambah hemoglobin.

2. Transfusi darah

Transfusi darah dilakukan ketika tubuh pasien tidak mampu memproduksi Hb secara normal. Biasanya diakibatkan oleh penyakit tertentu, seperti penyakit thalasemia dan anemia sel sabit.

Prosedur ini juga dilakukan ketika pasien mengalami anemia berat, saat kadar Hb sangat rendah di bawah normal.

3. Terapi eritropoietin

Terapi eritropoietin merupakan terapi hormon untuk merangsang produksi sel darah merah. Umumnya terapi ini dilakukan pada pasien dengan penyakit ginjal berat, yang menyebabkan produksi hormon eritropoietin tidak memadai.

Hormon eritropoietin juga dapat mengobati anemia karena efek samping kemoterapi, gangguan sumsum tulang, dan anemia akibat kanker.

4. Terapi sel punca (stem cell therapy)

Terapi ini dilakukan dengan operasi cangkok atau transplantasi sumsum tulang untuk menunjang produksi hemoglobin secara normal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kadar Hemoglobin Ruben Onsu Sangat Rendah sebelum Dilarikan ke ICU, Apa Penyebabnya?

Kadar Hemoglobin Ruben Onsu Sangat Rendah sebelum Dilarikan ke ICU, Apa Penyebabnya?

Health | Kamis, 21 Juli 2022 | 15:26 WIB

Terpopuler Kesehatan: Penjelasan Blaming Culture yang Bikin Depresi, Bob Tutupoly Hemoglobin Rendah Sebelum Meninggal

Terpopuler Kesehatan: Penjelasan Blaming Culture yang Bikin Depresi, Bob Tutupoly Hemoglobin Rendah Sebelum Meninggal

Health | Selasa, 05 Juli 2022 | 22:13 WIB

Bob Tutupoly Alami Penurunan Hemoglobin sebelum Meninggal Dunia, Kenali Penyebabnya!

Bob Tutupoly Alami Penurunan Hemoglobin sebelum Meninggal Dunia, Kenali Penyebabnya!

Health | Selasa, 05 Juli 2022 | 11:56 WIB

Terkini

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Mendorong Anak Down Syndrome Tumbuh Mandiri Lewat Terapi dan Pelatihan

Health | Senin, 06 Juli 2026 | 16:40 WIB

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Bukan Sekadar Ambil Rapor, Kehadiran Ayah Ternyata Jadi Bekal Penting Anak Menyambut Sekolah

Health | Sabtu, 04 Juli 2026 | 14:00 WIB

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Panas Ekstrem Kian Meluas, 22 Persen Penduduk Dunia Kini Alami Heat Stress

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 18:05 WIB

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Indonesia Catat Sejarah Baru dengan Operasi Saluran Cerna Robotik Pertama

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 15:18 WIB

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Ruang Ekspresi dan Bonding Keluarga Jadi Kunci Anak Tumbuh Percaya Diri dan Bahagia

Health | Kamis, 02 Juli 2026 | 14:46 WIB

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Tak Cukup IQ, Psikolog Ingatkan Pentingnya Kecerdasan Emosi dan Sosial untuk Masa Depan Anak

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 18:09 WIB

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Pertama di Indonesia, Transplantasi Ginjal dengan Teknologi Robotik Berhasil Dilakukan di RS Ini

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 13:42 WIB

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Dokter Ungkap Bahaya 'Lelaki Tidak Bercerita', Bisa Picu Obesitas hingga Diabetes

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 11:13 WIB

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Masih Dianggap Sepele, 9 Penyakit Tropis Ini Diam-Diam Bisa Bikin Kantong Jebol

Health | Rabu, 01 Juli 2026 | 07:35 WIB

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

×